Tujuh Bulan Ditutup Akibat Pandemi Covid-19, Wuhan Kembali Buka Sekolah

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Kamis, 03 September 2020 | 14:45 WIB
Tujuh Bulan Ditutup Akibat Pandemi Covid-19, Wuhan Kembali Buka Sekolah
Siswa dan siswi sekolah di kota Wuhan, China, selaku tempat pertama yang mencatatkan munculnya virus Corona telah membuka kembali proses belajar dan mengajar di sekolah. [AFP]

Suara.com - Siswa dan siswi sekolah di kota Wuhan, China, selaku tempat pertama yang mencatatkan munculnya virus Corona telah membuka kembali proses belajar dan mengajar di sekolah.

Menyadur Channel News Asia (CNA), Kamis (3/9/2020), air mata dan kegembiraan dari para siswa menyapa para guru menandai pembukaan sekolah usai ditutup selama tujuh bulan.

Kota tempat dimulainya pandemi Covid-19 secara global itu mulai membuka sekolah pada 1 September lalu. Sekitar 1,4 juta siswa akan kembali menjalani proses belajar mengajar seperti biasa.

Meski kasus infeksi virus Corona di Wuhan maupun China daratan telah melandai, para orang tua masih merasa khawatir dengan keselamatan anak-anaknya saat bersekolah tatap muka.

"Selama epidemi, anak-anak berada di rumah selama lebih dari setengah tahun dan dalam semua aspek tidak dapat belajar sebaik mungkin di sekolah," kata Wei Fanling, orang tua salah satu murid berusia 12 tahun.

Walaupun merasa sedikit khawatir, keputusan pemerintah kota Wuhan membuka kembali sekolah turut Wei Fanling apresiasi. Dia lega anaknya bisa kembali ke kelas.

"(Anak saya) seperti monster yang baru dikeluarkan dari kandangnya," jelas Wei menggambarkan suka cita sang anak bisa kembali belakar di sekolah.

"Namun, meski epidemi ini sudah berakhir, kami tetap tidak bisa santai," tambahnya.

Sementara lembaga pendidikan Wuhan mencoba untuk melupakan tahun yang penuh gejolak akibat keberadaan virus Corona ini.

Demi mencegah menyebaran virus, mereka masih melakukan tindakan khusus, di mana anak-anak harus menjalani tes suhu secara teratur sebelum ke kelas.

Pemerintah telah menyarankan para orang tua untuk sebisa mungkin menghindari transportasi umum.

Para orang tua diminta untuk naik bus setengah kosong, atau mengantarkan anak-anaknya ke kelas dengan mobil pribadi.

Pemerintah telah menyarankan para orang tua untuk sebisa mungkin menghindari transportasi umum. Bus setengah kosong, dengan siswa diantar ke kelas dengan mobil pribadi atau dengan skuter listrik.

Selain sekolah, Universitas di Wuhan juga turut dibuka pemerintah. Kegiatan belajar mengajar telah aktif lebih dari sepekan meskipun kampus masih menuytup diri bagi pihak-pihak yang tak bersangkutan.

Semua mahasiswa akan dites Covid-19 sebelum diizinkan kembali ke kampus. Dan bagi mereka yang kembali dari luar negeri akan dikarantina di penginapan kampus selama 14 hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Perempuan Ogah Punya Anak Saat Pandemi Covid-19, Kenapa?

Banyak Perempuan Ogah Punya Anak Saat Pandemi Covid-19, Kenapa?

Health | Kamis, 03 September 2020 | 13:50 WIB

Balas Dendam, Kini Giliran Amerika yang Batasi Pergerakan Diplomat China

Balas Dendam, Kini Giliran Amerika yang Batasi Pergerakan Diplomat China

News | Kamis, 03 September 2020 | 14:11 WIB

Pemerintah India Larang Aplikasi PUBG Mobile, Orang Tua Senang Anak Sedih

Pemerintah India Larang Aplikasi PUBG Mobile, Orang Tua Senang Anak Sedih

News | Kamis, 03 September 2020 | 12:58 WIB

27 Tahun Jadi Korban Salah Tangkap, Orang Ini Gugat Negara Rp 65 Miliar

27 Tahun Jadi Korban Salah Tangkap, Orang Ini Gugat Negara Rp 65 Miliar

News | Kamis, 03 September 2020 | 12:58 WIB

Taiwan Buat Paspor Baru, Hilangkan Tulisan Republic Of China

Taiwan Buat Paspor Baru, Hilangkan Tulisan Republic Of China

News | Kamis, 03 September 2020 | 12:58 WIB

Terkini

Begal Bersenpi Ditangkap di Pasar Rebo, Sudah Beraksi di 6 Lokasi Jakarta Timur hingga Bekasi

Begal Bersenpi Ditangkap di Pasar Rebo, Sudah Beraksi di 6 Lokasi Jakarta Timur hingga Bekasi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:31 WIB

ICW Pertanyakan Komitmen Pemerintah Usai Purbaya Wacanakan Pemutihan Rokok Ilegal

ICW Pertanyakan Komitmen Pemerintah Usai Purbaya Wacanakan Pemutihan Rokok Ilegal

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:24 WIB

Dituntut 5 Tahun Penjara! Ini Dasar KPK Jerat Noel Ebenezer Pakai Pasal Suap dan Gratifikasi

Dituntut 5 Tahun Penjara! Ini Dasar KPK Jerat Noel Ebenezer Pakai Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:24 WIB

Indonesia Pantau 9 WNI yang Diculik Israel, KBRI Siapkan Skenario Evakuasi Darurat

Indonesia Pantau 9 WNI yang Diculik Israel, KBRI Siapkan Skenario Evakuasi Darurat

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:21 WIB

Susul Gus Yaqut, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketua Kesthuri ke Penjara!

Susul Gus Yaqut, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketua Kesthuri ke Penjara!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:02 WIB

Peneliti Kembangkan Peta Lokasi PLTS untuk Tekan Konflik Lahan dan Risiko Deforestasi

Peneliti Kembangkan Peta Lokasi PLTS untuk Tekan Konflik Lahan dan Risiko Deforestasi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:00 WIB

Libatkan 500 TNI, Total 14 Ribu Aparat Gabungan Jaga Titik Demo Harkitnas di DPR hingga Kejagung

Libatkan 500 TNI, Total 14 Ribu Aparat Gabungan Jaga Titik Demo Harkitnas di DPR hingga Kejagung

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 08:41 WIB

Kasus Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

Kasus Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 08:25 WIB

Waspada Siasat Maling! Polresta Tangerang Bongkar Modus Teror 'Pocong' untuk Takuti Warga

Waspada Siasat Maling! Polresta Tangerang Bongkar Modus Teror 'Pocong' untuk Takuti Warga

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:59 WIB

Update! 9 WNI Diculik Tentara Israel di Kapal Global Sumud Flotilla

Update! 9 WNI Diculik Tentara Israel di Kapal Global Sumud Flotilla

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:32 WIB