alexametrics

Perdana Sejak Dilantik Menteri, Prabowo Temui Wapres Maruf Amin

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari
Perdana Sejak Dilantik Menteri, Prabowo Temui Wapres Maruf Amin
Menhan Prabowo Subianto saat menemui Wapres Maruf Amin. (Keterangan Foto: Dokumentasi KIP Setwapres)

Pertemuan intim keduanya dilakukan untuk yang pertama kali sejak Prabowo dilantik menjadi menteri Kabinet Indonesia Maju.

Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin menerima kedatangan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto di kediaman dinasnya, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2020).

Pertemuan intim keduanya dilakukan untuk yang pertama kali sejak Prabowo dilantik menjadi menteri Kabinet Indonesia Maju.

Juru bicara Wapres Maruf, Masduki Baidlowi mengatakan Prabowo insiatif untuk berkunjung. Prabowo disebut datang pada pukul 15.00 WIB.

"Prabowo datang ke (Rumah Dinas) Diponegoro, dia datang sendiri ya silaturahim, karena memang sejak pelantikan kan belum pernah bertemu secara resmi," kata Masduki saat dihubungi, Kamis.

Baca Juga: Adly Fairuz Masih Ada Hubungan Keluarga dengan Ma'ruf Amin, Tapi Jauh

Masduki menjelaskan inti pembicaraan keduanya berkutat pada program pengembangan pangan atau food estate untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Sebagaimana diketahui, Prabowo ditunjuk Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai leader untuk program food estate.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo melaporkan sekitar 1,4 juta hektar lahan di berbagai daerah bakal dijadikan lumbung pangan. Ada yang dikhususkan untuk beras dan non beras seperti singkong, sagu, jagung dan tanaman lainnya.

"Kata Prabowo laporannya ke Wapres sedang survei, awal 2021 sudah mulai penanaman," ujarnya.

Maruf pun menyambut baik atas laporan mantan Danjen Kopassus tersebut. Sebab, Prabowo mengungkapkan ada empat negara yang tertarik untuk investasi dalam sektor food pangan. Empat negara yang dimaksud ialah Korea Selatan, Abu Dhabi, Qatar dan China.

"Mereka tertarik untuk berinvestasi di sektor pangan ini, karena memang ini semuanya akan berebut pangan ke depan, maka ke depan itu dimungkinkan Indonesia bisa kolaborasi," pungkasnya.

Baca Juga: Kata Adly Fairuz, Ma'ruf Amin yang Duluan Sebut Dirinya Cucu

Komentar