Puan Singgung Minang, Fadli Zon: Mungkin Slip of the Tongue

Reza Gunadha | Farah Nabilla | Suara.com

Jum'at, 04 September 2020 | 15:48 WIB
Puan Singgung Minang, Fadli Zon: Mungkin Slip of the Tongue
Ilustrasi Fadli Zon. (Suara.com/Ema Rohima)

Suara.com - Politisi Partai Gerindra Fadli Zon menyarankan agar Ketua DPP PDIP Puan Maharani meralat ucapannya atau meminta maaf kepada publik Sumatera Barat atas pernyataan soal Pancasila.

Politisi berdarah Minangkabau itu menganggap bahwa Puan Maharani salah bicara saat mengumumkan Calon Kepala Daerah yang diusung oleh PDIP di Sumatera Barat.

Fadli membantah jika protes yang diajukan masyarakat Minang dan sejumlah tokoh tentang pernyataan Puan itu adalah sebagai aksi penggorengan isu.

"Ini bukan menggoreng ya, saya kira dari diksinya saja sudah jelas ada semacam keraguan. Ini mungkin slip of the tongue, ada salah ucap atau salah bicara. Kalau salah ucap mudah saja, tinggal diralat atau kalau lebih jauh minta maaf," kata Fadli Zon dikutip Suara.com dari tayangan Kabar Petang TV One, Jumat (4/9/2020).

Menurut Fadli, jika Puan menolak meralat atau meminta maaf dan memilih untuk mempertahankan argumen tersebut justru akan merugikan diri sendiri karena melawan rakyat Minang.

"Tapi kalau mau mempertahankan argumentasi ini, saya kira akan merugikan diri sendiri karena orang Minang dikenal cukup kritis, egaliter, tidak feodal. Kalau salah ya pasti dikoreksi," ujar politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM).

Fadli berpendapat bahwa pernyataan Puan Maharani justru berpotensi memecah belah masyarakat.

"Justru pernyataan seperti ini yang memicu perpecahbelahan, bukan komentar setelah itu. 'Sumatera Barat mudah-mudahan semoga menjadi provensi yang memang mendukung negara Pancasila' itu jelas sekali saya kira kalau diberikan ke pelajaran Bahasa Indonesia itu maksudnya apa? Apakah itu artinya ada keraguan atau apa?" Fadli bertanya-tanya.

Politisi lulusan Universitas Indonesia ini menyimpulkan bahwa ucapan Puan soal Sumatera Barat mendukung Pancasila itu telah memuat makna yang berbeda-beda.

"Walaupun maksudnya berbeda tapi salah pengucapan? Diterimanya sudah berbeda, itu artinya ada komunikasi yang tidak berhasil atau tidak pas di sini," tukas Fadli.

Ia lantas meminta agar Puan Maharani meluruskan maksud ucapannya. Fadli menyayangkan jika masih ada saja pihak-pihak yang merasa paling Pancasila di Indonesia.

"Jangan sampai ada yang merasa paling Pancasilais di sini. Ada partai yang merasa paling Pancasilais, padahal saya kira 9 semua partai di parlemen itu semuanya sudah jelas mendukung Pancasila," tegas anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini.

Fadli juga mengingatkan agar hal-hal yang bersifat ideologis, seperti Pancasila, tidak lagi dipersoalkan.

"Jangan beretorika dengan hal-hal ideologis seperti ini yang dipersoalkan, karena ini yang menurut saya akan memecah belah seperti ini. Masalah ideologi ini sudah selesai, masalah Pancasila itu sudah selesai 18 Agustus 1945. Itu sudah selesai," tandas Fadli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernyataan Puan Singgung Warga Minang, Ini Pembelaan Ketua DPD PDIP Sumbar

Pernyataan Puan Singgung Warga Minang, Ini Pembelaan Ketua DPD PDIP Sumbar

News | Jum'at, 04 September 2020 | 15:22 WIB

Sindir Puan, Mardani: Buruk Rupa, Cermin Dibelah

Sindir Puan, Mardani: Buruk Rupa, Cermin Dibelah

News | Jum'at, 04 September 2020 | 14:32 WIB

Pemuda Minang Akan Laporkan Puan Maharani, Hasto Bilang Begini

Pemuda Minang Akan Laporkan Puan Maharani, Hasto Bilang Begini

Riau | Jum'at, 04 September 2020 | 14:30 WIB

Salah Berikan Statement, Puan Maharani akan Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Salah Berikan Statement, Puan Maharani akan Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2020 | 14:02 WIB

Singgung Puan Maharani, Fadli Zon Beri Reaksi Keras

Singgung Puan Maharani, Fadli Zon Beri Reaksi Keras

News | Jum'at, 04 September 2020 | 13:59 WIB

Terkait Ucapan Singgung Sumbar, Pemuda Minang Akan Laporkan Puan Maharani

Terkait Ucapan Singgung Sumbar, Pemuda Minang Akan Laporkan Puan Maharani

Riau | Jum'at, 04 September 2020 | 13:36 WIB

Terkini

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:31 WIB

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:21 WIB

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:15 WIB

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:11 WIB

Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal

Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:59 WIB

Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat

Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:50 WIB

Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar

Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:48 WIB

Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!

Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:43 WIB

Peringatan Terakhir! Gerindra Tak Segan Copot Achmad Syahri dari DPRD Jember Usai Viral Merokok

Peringatan Terakhir! Gerindra Tak Segan Copot Achmad Syahri dari DPRD Jember Usai Viral Merokok

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:38 WIB

Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?

Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:33 WIB