Puan Singgung Minang, Analis Politik: Bisa Digoreng Kalau Dia Nyapres 2024

Iwan Supriyatna, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 05 September 2020 | 09:51 WIB
Puan Singgung Minang, Analis Politik: Bisa Digoreng Kalau Dia Nyapres 2024
Ketua DPP PDIP Puan Maharani. [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Suara.com - Analis Politik Sekaligus Direktur Esksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai, ucapan Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang meminta masyarakat Minang Sumatera Barat menjadi provinsi yang mendukung negara Pancasila justru akan menjadi boomerang jika putri presiden ke-5 maju di Pilpres 2024 mendatang.

"Jelas pernyataan ini akan sangat merugikan dirinya sendiri, katanya Puan mau maju menjadi capres atau cawapres di Pilpres 2024, namun sudah mulai mengeluarkan statmen yang blunder," kata Pangi dalam keterangannya seperti dikutip Suara.com, Sabtu (5/9/2020).

Pangi mengatakan, apa yang dilakukan oleh Puan bisa menjadi jebakan yang membuat dirinya sulit untuk mendapat dukungan bertarung di Pilpres mendatang. Apalagi, jejak digital nantinya bisa dikorek.

"Jejak digital bisa digoreng lawan politiknya dikemudian hari. Saya tidak habis pikir menggapa Puan sangat berani mengeluarkan statmen yang kurang tepat, melenceng dari sejarah, kita tidak menyangka beliau mencurigai ke-pancasilaisan orang minang. Semestinya sikap politisi berkelas, merangkul bukan memukul," ungkapnya.

Sementara itu terkait momen Pilkada 2020, Pangi menilai pasangan Mulyadi-Ali Mukhni yang diusung koalisi Partai Demokrat dan PDIP sebagai calon Gubernur/Wakil Gubernur Sumbar dapat dirugikan dengan adanya ucapan Ketua DPR RI tersebut.

"Kerja keras pasangan kandidat selama ini bisa buyar akibat pernyataan blunder ini, pasangan ini akan berpotensi menuai sentimen negatif dan resistensi pemilih orang minang tinggi," tuturnya.

Lebih lanjut, Pangi meminta putri Megawati Soekarnoputri tersebut untuk lebih jernih lagi dalam berpikir. Menurutnya, tidak ada keuntungan yang bisa diambil dari ucapan kontroversi Puan tersebut.

PDIP Buka Suara

Ketua DPD PDIP Sumatera Barat, Alex Indra Lukman angkat bicara menanggapi polemik pernyataan kontroversi Puan.

baca juga

Alex meminta semua pihak memahami bahwa apa yang disampaikan Puan yang meminta masyarakat Sumatera Barat menjadi provinsi yang mendukung negara Pancasila hanya disampaikan untuk pengurus PDIP saja.

"Semua warga negara sama kedudukannya dalam hukum," kata Alex kepada Suara.com, Jumat (4/9/2020).

"Tetapi dalam kaitannya dengan pesan Mbak Puan Maharani dalam rapat internal partai yang terbuka untuk umum sudah saya jelaskan bahwa pesan tersebut untuk kami para pengurus partai yang hadir secara virtual," sambungnya.

Alex menjelaskan, pernyataan Puan disampaikan hanya untuk internal yang pesertanya adalah seluruh pengurus tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Pada rapat internal yang digelar Rabu (2/9/2020) menurutnya kebetulan bersifat terbuka yang bisa diikuti secara virtual.

“Mbak Puan sebenarnya tengah menugaskan kami, jajaran pengurus PDI Perjuangan di Sumatera Barat, untuk mempertahankan nilai-nilai Pancasila terutama soal musyawarah dan mufakat yang berasal dari kearifan lokal masyarakat Minang. Inilah pesan dan harapan Mbak Puan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Alex menyebut Puan merupakan putri dari Taufik Kiemas, yang memiliki gelar adat Datuk Basa Batuah dari Kanagarian Sabu, Batipuh Ateh, Tanahdatar.

Ibunya, Megawati Sukarnoputri juga dianugerahi gelar adat, Puti Reno Nilam. Menurutnya, Puan dekat dengan masyarakat minang.

Alex berharap, masyarakat Sumatera Barat memahami suasana kebatinan rapat internal partai yang digelar secara terbuka itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Protes Ucapan Puan, Natalius: Bro Fadli Zon Harapanmu Jadi Presiden Ditutup

Protes Ucapan Puan, Natalius: Bro Fadli Zon Harapanmu Jadi Presiden Ditutup

News | Sabtu, 05 September 2020 | 06:20 WIB

Diiringi Bregada Gedruk dan Beksan Togog, PDIP Gunungkidul Daftarkan BaBe

Diiringi Bregada Gedruk dan Beksan Togog, PDIP Gunungkidul Daftarkan BaBe

Jogja | Jum'at, 04 September 2020 | 19:17 WIB

Bareskrim Polri Tolak Laporan PPMM Terhadap Puan Maharani

Bareskrim Polri Tolak Laporan PPMM Terhadap Puan Maharani

Video | Jum'at, 04 September 2020 | 18:20 WIB

Terkini

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 21:16 WIB

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:15 WIB

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:13 WIB

3 Hal Seru di Film Sihir Tanah Kubur: Kiesha Alvaro Rapal Mantra hingga Perubahan Shareefa Daanish

3 Hal Seru di Film Sihir Tanah Kubur: Kiesha Alvaro Rapal Mantra hingga Perubahan Shareefa Daanish

Entertainment | Senin, 20 Juli 2026 | 21:11 WIB

Buenos Aires Rusuh! Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026, Suporter Ngamuk, 2 Orang Tewas

Buenos Aires Rusuh! Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026, Suporter Ngamuk, 2 Orang Tewas

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:07 WIB

Usulan CCTV Berbasis AI, Solusi Pantau Juru Parkir Bandel Jakarta

Usulan CCTV Berbasis AI, Solusi Pantau Juru Parkir Bandel Jakarta

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:07 WIB

Berkas Perkara Rampung, Polda Jabar Segera Serahkan Taufik Hidayat ke Kejaksaan

Berkas Perkara Rampung, Polda Jabar Segera Serahkan Taufik Hidayat ke Kejaksaan

Jabar | Senin, 20 Juli 2026 | 21:03 WIB

Buntut Aksi 'Bogor Bersih LGBT', Pemerintah Warning Kelompok Pemuda yang Main Hakim Sendiri

Buntut Aksi 'Bogor Bersih LGBT', Pemerintah Warning Kelompok Pemuda yang Main Hakim Sendiri

Bogor | Senin, 20 Juli 2026 | 20:55 WIB

Tak Hanya Gaji Naik 280 Persen, Prabowo Janji Bangun Rumah Buat Semua Hakim

Tak Hanya Gaji Naik 280 Persen, Prabowo Janji Bangun Rumah Buat Semua Hakim

News | Senin, 20 Juli 2026 | 20:55 WIB

Hindari Bau dan Air Lindi, Area Sampah Terbuka di Bantargebang Mulai Ditutup

Hindari Bau dan Air Lindi, Area Sampah Terbuka di Bantargebang Mulai Ditutup

News | Senin, 20 Juli 2026 | 20:49 WIB

×