Ustaz Felix Siauw: Curigain Good Looking yang Suka ke Masjid Itu Jahat Pak

Reza Gunadha, Hernawan

Senin, 07 September 2020 | 15:59 WIB
Ustaz Felix Siauw: Curigain Good Looking yang Suka ke Masjid Itu Jahat Pak
Uztad Felix Siauw Buka Suara Terkait Pernyataan Menag Fachrul Razi (Instagram.com/@felixsiauw).

Suara.com - Ustaz Felix Siauw ikut buka suara dan merespons pernyataan Fachrul Razi, Menteri Agama RI yang menyebut bahwa radikalisme masuk masjid melalui anak good looking.

Melalui akun Instagramnya @felixsiauw pada Minggu (6/9/2020), Uztaz Felix menyampaikan empat poin jawaban atas tuduhan pola radikalisme di Masjid.

Pertama, Ustaz Felix menuturkan bahwa penguasa sekarang mengesankan seolah-olah masalah dan ancaman terbesar bagi Indonesia adalah radikalisme sehingga dilakukan berbagai upaya de-radikalisasi, termasuk pengangkatan 3-4 menteri yang khusus diangkat unuk de-radikalisasi.

"Sejak awal 2017, di Masjid Gede Kauman Jogja saya sudah sampaikan, saya curiga program De-Radikalisasi dari penguasa sebenarnya adalah De-Islamisasi," tulis Ustaz Felix, seperti dikutip oleh suara.com.

"Kenapa? Sebab semua program De-Radikalisasi ini hanya tertuju kaum Muslim, terutama yang disebut "Barisan 212", atau Muslim yang selama ini punya pandangan berbeda dengan mereka," sambungnya.

Uztad Felix Siauw Buka Suara Terkait Pernyataan Menag Fachrul Razi (Instagram.com/@felixsiauw).
Uztad Felix Siauw Buka Suara Terkait Pernyataan Menag Fachrul Razi (Instagram.com/@felixsiauw).

Lebih lanjut lagi, Ustaz Felix Siauw ini mengungkapkan penguasa menjadikan radikalisme sebagai threat, ancaman, ketakutan, lantas menjual "obat" dari radikalisme tersebut.

Ustaz Felix menyebut mereka bak pahlawan padahal sarat akan kepentingan.

"Misal menuduh PTN radikal, membesar-besarkan di media, lalu mengganti rektor, menghapus program kaderisasi Masjid, dan diberikan pada siapa pun pendukungnya, agar tak ada kritik," tutur Pria kelahiran Palembang ini.

"Dalam kasus 'Radikalis Good-Looking', Menag jelas menawarkan solusi 'agar pengurus masjid itu dari pemerintah', agar bisa kendalikan aktivitas Masjid. Persis kaya di Cina ya?" lanjut Ustaz Felix.

baca juga

Dalam responsnya tersebut, Ustaz Felix pun tampak bertanya-tanya. Termasuk soal dirinya yang disebut sebagai ustaz paling radikal kedua.

"Apa indikasi radikalisme itu? Standarnya apa? Lucu kan ketika salah satu lembaga survei menjadikan saya ustadz no.2 paling radikal? Apa ukuran radikal? Kalah ganteng? Kalah pintar?" tanya Ustaz Felix.

"Bagi Fir'aun, Musa itu radikal abis. Bagi peradaban jahil, Islam itu mengubah secara radikal blas. Ukuran radikal apa? Kasih ahu dong? dan jangan jadi bola liar, ditentuin seenaknya," tuntutnya lanjut.

Tidak hanya itu, Ustaz Felix Siaw juga menyebutkan bahwa saat ini masih ada banyak masalah yang lebih mengerikan dari radikalisme.

Ustaz Felix menyebut beberapa kasus seperti pesta sex sesama jenis, kemesuman di berbagai kanal media sosial, dan ekonomi yang dinilai meroket tidak karuan. Menurutnya, masalah-masalah ini lebih baik mendapatkan penanganan lebih dini daripada terus meributkan masalah radikalisme.

Bagi Ustaz Felix, radikalisme sekarang ini seperti hanya sebatas cara untuk membungkam orang-orang yang berseberangan dengan penguasa agar semua diam terhadap kedzaliman.

"Gak mau taat terserahlah, tapi jangan tuduh yang mau taat itu radikal. Gak hafidz gak dosa, gak good looking gak apa. Tapi curigain good-looking yang demen ke masjid itu jahat Pak," pungkas Ustaz yang sempat disebut radikal ini.

Sampai Senin (7/9/2020) siang, respons unggahan Felix Siauw tersebut telah disukai oleh lebih dari 63.000 pengguna Instagram.

Tidak sampai disitu saja, unggahan ini juga dibanjiri reaksi warganet.

Sejumlah warganet setuju dengan pernyataan yang dibuat oleh Ustaz Felix.

"Statement yang mantap," ujar @ruruchan.

"Akhirnya ustaz menulis statement, udah nungguin kemarin ada berita ini di TV bikin gemas benar," timpal @ranatirtha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MUI Kecam Menag soal Pernyataan Radikalisme Lewat Anak Good Looking

MUI Kecam Menag soal Pernyataan Radikalisme Lewat Anak Good Looking

News | Minggu, 06 September 2020 | 07:57 WIB

Wakil Ketua Pembina Perti: Sila-sila Dalam Pancasila Ada Dalam Al Quran

Wakil Ketua Pembina Perti: Sila-sila Dalam Pancasila Ada Dalam Al Quran

Jakarta | Minggu, 06 September 2020 | 04:05 WIB

Begini Lho Maksud Fachrul Razi Bilang Radikalisme Lewat Anak Good Looking

Begini Lho Maksud Fachrul Razi Bilang Radikalisme Lewat Anak Good Looking

News | Sabtu, 05 September 2020 | 06:25 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×