Suami Tinggal di Belanda, Ibu Pembunuh Balita Ternyata Istri Ketiga

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Senin, 07 September 2020 | 17:47 WIB
Suami Tinggal di Belanda, Ibu Pembunuh Balita Ternyata Istri Ketiga
Polisi saat merilis kasus tewasnya balita WNA yang dibunuh ibu kandungnya di Apartemen Pavilion, Tanah Abang, Jakpus. (Suara.com/M Yasir).

Suara.com - Bayi berinisial SHM yang mayatnya ditemukan di Apatemen Pavilion, Tanah Abang, Jakarta Pusat ternyata menjadi korban pembunuhan. Tak disangka, pelaku yang telah menghabisi nyawa balita asal Maroko itu adalah ibu kandungnya sendiri.

Dalam kasus ini, polisi telah meringkus ML terkait aksinya yang diduga menganiaya balitanya hingga tewas.

Terkuaknya kasus ini, korban yang tewas itu adalah anak dari hasil pernikahannya dengan H pria berkebangsaan Maroko yang tinggal di Belanda. Pelaku adalah istri ketiganya.

Hal itu diungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat menggelar rilis kasus pembunuhan balita WNA di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (7/9/2020).

"Pelaku adalah istri ketiga dari suaminya di Belanda," kata Yusri.

Yusri mengemukakan, dari hasil visum ditemukan luka gigitan dan memar di sekujur tubuh korban. Adapun, penyebab kematian korban diduga akibat luka benturan benda tumpul di belakang kepala.

"Kondisi lebam yang diderita oleh korban, termasuk gigitan, benturan benda tumpul di bagian belakang kepala menjadi penyebab kematian," ungkap Yusri.

Ngaku Cuma Gigit

Setelah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, polisi akan memeriksa kejiwaan ML.

baca juga

Yusri mengatakan rencana tes kejiwaan itu lantaran ML berdalih bahwa putrinya tewas usai terjatuh di kamar mandi.

"Ibunya (tersangka ML) ngaku menggigit. Tapi yang lain dia (ngaku) enggak melakukan," ungkap Yusri.

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 76C jo Pasal 80 ayat (3) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan atau denda paling banyak Rp 3 miliar.

Penghuni Apartemen Pavilion, Tanah Abang, Jakarta Pusat sebelumnya digemparkan dengan penemuan sesosok mayat wanita berusia lima tahun pada Rabu (3/9/2020) petang.

Dikutip dari Antara, identitas mayat tersebut berinisial SHM. Saat kali pertama ditemukan, terdapat luka lebam di tubuh korban.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Tahan Marpaung ketika itu menyampaikan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban.

"Iya ada (penemuan) mayat (di Tanah Abang), kami masih lakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP)," kata Tahan saat dihubungi, di Jakarta, Kamis (9/3).

Menurutnya, kasus penemuan mayat balita itu kini ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Pusat.

Sejak ditemukan tak bernyawa, petugas telah mengevakuasi mayat korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk diautopsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibu-ibu di Jagakarsa Tega Banting Bayinya hingga Tewas, TY Ternyata Pernah jadi Pasien Rumah Sakit Jiwa

Ibu-ibu di Jagakarsa Tega Banting Bayinya hingga Tewas, TY Ternyata Pernah jadi Pasien Rumah Sakit Jiwa

News | Kamis, 08 Agustus 2024 | 09:10 WIB

Misteri Janda Simpan Mayat Bayi di Lemari, Kasus Terungkap usai Anaknya yang Lain Cium Bau Busuk

Misteri Janda Simpan Mayat Bayi di Lemari, Kasus Terungkap usai Anaknya yang Lain Cium Bau Busuk

News | Rabu, 26 Juni 2024 | 05:10 WIB

Terkini

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:29 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:23 WIB

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:15 WIB

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 12:11 WIB

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:02 WIB

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:00 WIB

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:52 WIB

×