Sekuriti Perumahan yang Ngamuk dan Habisi Nyawa Dua Bersaudara Ditangkap

Chandra Iswinarno | Suara.com

Selasa, 08 September 2020 | 16:59 WIB
Sekuriti Perumahan yang Ngamuk dan Habisi Nyawa Dua Bersaudara Ditangkap
Polisi Saat Olah Tempat Kejadian Perkara. [Ist]

Suara.com - Kisah perundungan berakhir dengan pembunuhan terjadi di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa (8/9/2020).

Akibat kerap dibully, seorang sekuriti Perumahan Green Mutiara di Rimbo Data, Kecamatan Lubuk Kilangan menghabisi nyawa dua orang sekaligus di pintu masuk perumahan tersebut.

Kapolsek Lubuk Kilangan AKP Edryan Wiguna mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa dini hari sekira pukul 02.00 WIB.

Pelaku diketahui berinisial A alias F yang merupakan warga Jalan Binuang Nomor 5, RT 001, RW 002, Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

Pihaknya mendapat informasi ada dua orang warga yang tergeletak didepan gerbang perumahan Green Mutiara.

"Kemudian anggota kami bergerak dan didapati bahwasanya dua orang tersebut adalah korban penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka inisial A," katanya di Mapolsek Lubuk Kilangan seperti dilansir Klikpositif.com-jaringan Suara.com pada Selasa (8/9/2020).

Edryan menjelaskan, motif sekuriti pembunuhan yang dilakukan sekuriti perumahan tersebut karena diduga sakit hati kerap diejek korban.

"Diduga karena korban sering mengejek dan mengajak pelaku untuk cek-cok. Pelaku dan korban hanya teman biasa tapi ada kemungkinan ada unsur sakit hati karena ditegur agar tidak berenang di dalam perumahan tersebut," katanya.

Dia mengemukakan, kedua korban merupakan warga sekitar perumahan tersebut.

"Alat yang digunakan untuk menghabisi korban pisau. Korban sendiri berinisial AJ (35) dan A (44), korban AJ merupakan keponakan oleh korban A," ujarnya.

Usai menghabisi nyawa dua korbannya, pelaku kabur ke Bukittinggi. Namun, petugas berusaha meyakinkan keluarga pelaku.

Pun tiba-tiba pelaku menghubungi salah seorang keluarganya dengan menyatakan akan menyerahkan diri.

"Saat itu pelaku sedang berada di Bukittinggi, pelaku meminta kepada keluarga untuk menjemputnya di Kasang, Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman," ujarnya.

Pelaku yang turun dari angkutan umum, langsung masuk ke mobil keluarga untuk selanjutnya di bawa ke Polsek Lubuk Kilangan.

Saat ini pelaku ditahan di Polsek Lubuk Kilangan untuk penyidikan lebih lanjut sesuai dengan laporan polisi nomor: LP/126/B/IX/2020/Sektor Luki.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesal Diubun-ubun, Satpam Perumahan The Green Mutiara Bunuh Tante-Keponakan

Kesal Diubun-ubun, Satpam Perumahan The Green Mutiara Bunuh Tante-Keponakan

Jakarta | Selasa, 08 September 2020 | 16:04 WIB

Terkuak Misteri Mayat Gadis Muda Tergantung di Perumahan BTN

Terkuak Misteri Mayat Gadis Muda Tergantung di Perumahan BTN

Jakarta | Selasa, 08 September 2020 | 14:41 WIB

Kesal Ibunya Dihina di Depan Umum, Remaja Bunuh Ayah Sendiri

Kesal Ibunya Dihina di Depan Umum, Remaja Bunuh Ayah Sendiri

News | Selasa, 08 September 2020 | 11:07 WIB

Terkini

Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan

Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:15 WIB

Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul

Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:35 WIB

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:54 WIB

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:29 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:40 WIB