Hujan Ganja di Langit Israel, Warga Berebutan di Tengah Jalan

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 08 September 2020 | 22:08 WIB
Hujan Ganja di Langit Israel, Warga Berebutan di Tengah Jalan
Hujan ganja di Israel (ist)

Suara.com - Warga Israel dikejutkan oleh banyaknya plastik berisi ganja yang turun dari langit bak hujan. Sontak warga sekitar langsung berebut turun ke jalan.

Disitat dari AFP, hujan ganja itu didalangi oleh para aktivis dari organisasi pendukung legalisasi ganja di Israel.

Menggunakan sebuah pesawat nirawak alias drone, mereka menghujani kota Tel Aviv dengan plastik berisi ganja.

Pihak yang menyebut dirinya sebagai Green Drone ini, sudah merencanakan aksinya dalam beberapa waktu lalu melalui aplikasi jejaring sosial Telegram.

“Ini waktunya, teman-teman terkasih! Apakah ini sebuah burung? Apakah ini pesawat terbang? Bukan, ini adalah Green Drone yang menurunkan dan membagikan ganja gratis dari langit,” tulisnya.

Hujan ganja di Israel (ist)
Hujan ganja di Israel (ist)

Dalam rencananya, kelompok pendukung legalisasi tanaman bernama Cannabis Sativa ini akan membagikan ratusan paket setiap pekannya. Paket akan diedarkan disimpan dalam kantung plastik yang diisi sekitar dua gram ganja.

Namun, pihak aparat kepolisian segera menindak aksi tersebut. Pada pekan pertamanya, kepolisian setempat telah menangkap dua orang yang diduga sebagai operator dari pesawat nirawak tersebut.

Juru bicara kepolisian Kota Tel Aviv mengkhawatirkan keberadaan paket tersebut akan membuat masyarakat kecanduan. Terlebih ada kemungkinan diedarkan pula obat-obat lainnya yang disebar melalui paket itu.

“Kami khawatir, ada obat-obatan berbahaya lainnya yang disebar lewat paket tersebut,” kata juru bicara kepolisian setempat, dikutip dari Jerusalem Post.

Hujan ganja di Israel (ist)
Hujan ganja di Israel (ist)

Seorang pengguna media sosial Twitter membagikan video singkat hujan ganja di Israel. Ia mengungkapkan, drone tersebut terbang melintasi kota Tel Aviv, lalu membagikan ganja yang ia sebut sebagai bunga.

Drone terbang dan memberikan bunga (Ganja) di Tel Aviv. Ini hanya ada di Israel,” tulis akun dengan nama pengguna @florgolds.

Dalam unggahan lainnya di Twitter terdapat sebuah video yang memperlihatkan paket-paket ganja jatuh dari langit. Menurutnya, oknum yang bertanggung jawab dalam peristiwa terlarang ini bernama Skimmer Hijau.

“Halusinasi di Rabin Square: Skimmer menjatuhkan lusinan kantong ganja dari langit. Oknum di balik proyek ini adalah kelompok yang menyebut dirinya Skimmer Hijau,” kicau akun @ItayBlumental.

Hujan ganja di Israel (Twitter/florgolds)
Hujan ganja di Israel (Twitter/florgolds)

Tampak pula orang-orang yang berada di sekitar, turun ke jalan lalu memunguti paketan ganja yang dihamburkan melalui drone tersebut.

“Karena angin tidak dihitung dengan benar, sebagian besar material berserakan di jalan di Ibn Gvirol. Orang yang lewat menikmati jarahan,” lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produksi Tembakau Gorila, Pemuda 19 Tahun Raup Omset 500 Juta

Produksi Tembakau Gorila, Pemuda 19 Tahun Raup Omset 500 Juta

Jabar | Senin, 07 September 2020 | 15:21 WIB

Arab Saudi akan Berdamai dengan Israel Jika Palestina Diakui Sebagai Negara

Arab Saudi akan Berdamai dengan Israel Jika Palestina Diakui Sebagai Negara

News | Senin, 07 September 2020 | 10:07 WIB

Negara Mayoritas Muslim Kosovo Akui Kedaulatan Israel, Ikut Jejak UEA

Negara Mayoritas Muslim Kosovo Akui Kedaulatan Israel, Ikut Jejak UEA

News | Sabtu, 05 September 2020 | 14:26 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB