59 Negara Tutup Pintu Untuk WNI, Said Didu: BuzzerRp Ditunggu Bully Kalian

Reza Gunadha, Hernawan

Rabu, 09 September 2020 | 14:42 WIB
59 Negara Tutup Pintu Untuk WNI, Said Didu: BuzzerRp Ditunggu Bully Kalian
Muhammad Said Didu - (Twitter/@msaid_didu)

Suara.com - Muhammad Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN ikut buka suara atas ditutupnya pintu masuk 59 negara bagi Warga Negara Indonesia (WNI).

Lewat akun Twitternya, Said Didu tampak menyinggung buzzeRp dan para influenceRp yang biasanya dinilai ikut campur soal urusan politik negara.

Ia tampak bertanya-tanya apa yang kira-kira akan dilakukan oleh buzzerRp dan influenceRp dalam menanggapi kasus yang tengah jadi perhatian publik ini.

"Kira-kira para buzzeRp dan influenceRp gunakan bahasa apa mem-bully 59 negara yang melarang warga negara Indonesia masuk ke negaranya?" tulis Said Didu pada Selasa (8/9/2020), dikutip oleh Suara.com.

Said Didu menambahkan bahwa dirinya menunggu bully-an dari para buzzeRp dan influenceRp tersebut.

Cuitan Said Didu (Twitter/@msaid_didu).
Cuitan Said Didu (Twitter/@msaid_didu).

"Kami menunggu bully kalian. Saatnya kalian bangkit," pungkas Said Didu.

Cuitan Said Didu direspons oleh warga Twitter. Hingga Rabu (9/9/2020) siang, cuitan tersebut telah menembus 1.200 retweets dan disukai oleh lebih dari 4.700 pengguna Twitter.

Tidak hanya itu, unggahan ini juga menuai pro dan kontra. Berbagai komentar warganet membanjiri cuitan Said Didu ini.

Soal buzzer, seorang warganet tampak menimpali cuitan Mantan Sekretaris Kementerian BUMN ini.

baca juga

"Pak Didu bisanya hanya berisik seperti tetangga sebelah si Manchester Biru, sepatutnya kita bangga dengan pencapaian ini. Indonesia mulai ditakuti lagi di dunia dan kembali menjadi macan asia. Ketikan ku sudah mirip buzzeRp tidak?" ujar seorang warganet,

Said Didu menanggapi cuitan tersebut dengan telak, hingga ia bertanya apakah sudah bak koordinator buzzeRp.

"Boleh lah tapi masih kelas D-, honornya Rp 2,5 tiap retweet, plus Rp 1,5 tiap like, tapi dipotong Rp 5,0 tiap komentar yang ada tidak bisa jawab. Kira-kira sudah seperti koordinator buzzeRp?" balas Said Didu.

Ini Kata Satgas Covid-19 Soal WNI Ditolak di 59 Negara

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito memahami keputusan 59 negara yang menolak warga Indonesia karena khawatir terjangkit wabah Covid-19. Jumlah kasus infeksi virus mematikan itu memang sedang tinggi-tingginya di Tanah Air.

"Bahwa di dunia ini covid 19 masih Pandemi, jadi tidak ada negara yang bebas dari Covid-19. Semua negara pasti berusaha untuk melindungi warganya atau masyarakatnya dan tidak terkecuali negara Indonesia," ujar Wiku dalam jumpa pers, Selasa (8/9/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1 Nyawa Sangat Berharga, Tapi Kematian Jauh Lebih Tinggi Jika Ada Kelaparan

1 Nyawa Sangat Berharga, Tapi Kematian Jauh Lebih Tinggi Jika Ada Kelaparan

News | Rabu, 09 September 2020 | 11:50 WIB

Satgas Covid-19: Kasus Positif Bisa Ditekan Jika 75% Penduduk Pakai Masker

Satgas Covid-19: Kasus Positif Bisa Ditekan Jika 75% Penduduk Pakai Masker

Health | Rabu, 09 September 2020 | 05:20 WIB

Warga Indonesia Ditolak di 59 Negara, Ini Kata Satgas Covid-19

Warga Indonesia Ditolak di 59 Negara, Ini Kata Satgas Covid-19

News | Selasa, 08 September 2020 | 22:56 WIB

Terkini

16 Kode Redeem FF 20 September 2026: Klaim Skin dan Bundle Eksklusif Naruto Shippuden

16 Kode Redeem FF 20 September 2026: Klaim Skin dan Bundle Eksklusif Naruto Shippuden

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 09:04 WIB

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 09:00 WIB

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Batam | Minggu, 20 September 2026 | 08:58 WIB

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Jogja | Minggu, 20 September 2026 | 08:30 WIB

Kehidupan Sebelumnya Anakku

Kehidupan Sebelumnya Anakku

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 08:28 WIB

Ramalan Zodiak 20-26 September 2026: Ini 5 Zodiak Paling Hoki Pekan Ini

Ramalan Zodiak 20-26 September 2026: Ini 5 Zodiak Paling Hoki Pekan Ini

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 08:22 WIB

Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan

Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 08:05 WIB

Kereta Sleeper Mewah Nusantara Explorer Mulai Diuji KAI

Kereta Sleeper Mewah Nusantara Explorer Mulai Diuji KAI

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 08:00 WIB

Riyadh Diguncang Serangan Houthi, Pasokan Minyak Global di Ujung Tanduk!

Riyadh Diguncang Serangan Houthi, Pasokan Minyak Global di Ujung Tanduk!

News | Minggu, 20 September 2026 | 07:45 WIB

Kecelakaan di Tol Bangkinang, Ustaz dan Dosen Meninggal

Kecelakaan di Tol Bangkinang, Ustaz dan Dosen Meninggal

Riau | Minggu, 20 September 2026 | 07:42 WIB

×