Kamp Migran di Yunani Dilalap si Jago Merah, Ribuan Orang Melarikan Diri

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Rabu, 09 September 2020 | 21:05 WIB
Kamp Migran di Yunani Dilalap si Jago Merah, Ribuan Orang Melarikan Diri
Kamp Migran di Yunani Dilalap si Jago Merah, Ribuan Orang Melarikan Diri. (AFP/Manolis Lagoutaris)

Suara.com - Kebakaran fasilitas migran terbesar di Yunani mengakibatkan ribuan orang pencari suaka melarikan diri.

Menyadur Channel News Asia, kamp migran yang tertelak di pulau Lesbos ini terbakar sejak Selasa (8/9).

Lebih dari 12 ribu perempuan, pria, dan anak-anak dilaporkan meninggalkan tempat pengungsian dengan panik, menuju kebun zaitun untuk menghindari si jago merah.

Titik api muncul hanya beberapa jam setelah Kementerian Migrasi Yunani mengatakan bahwa 35 orang di kamp positif virus corona.

Petugas pemadam kebakaran mengatakan sebagian besar kamp Moria hancur, namun sejauh ini ini tidak ada korban jiwa.

Kamp Migran di Yunani Dilalap si Jago Merah, Ribuan Orang Melarikan Diri. (AFP/Manolis Lagoutaris)
Kamp Migran di Yunani Dilalap si Jago Merah, Ribuan Orang Melarikan Diri. (AFP/Manolis Lagoutaris)

Kendati demikian, sejumlah pengungsi menderita masalah ringan akibat paparan asap kebakaran.

Juru bicara pemerintah Stelios Petsas mengatakan keadaan darurat diumumkan di seluruh pulau dan penyebab kebakaran tengah diselidiki.

Pemerintah menyebut polisi anti huru-hara dikerahkan ke Lesbos pada Rabu (9/9), dan rapat kebinet akan diadakan guna menangani keadaan darurat.

Petsas menambahkan pihak berweanng akan melindungi para suaka yang kehilangan tempat tingga; akibat kebakaran, sekaligus melacak dan mengisolasi lusinan orang yang positif Covid-19.

baca juga

"Ada 35 kasus positif dan mereka perlu diisolasi untuk mencegah penyebaran wabah di antara penduduk lokal," kata Petsas.

Sejak adanya kasus positif, pemerintah memberlakukan karantina di kamp Moria, di mama hanya personel keamanan yang diberikan akses.

Ratusan warga kamp yang berupaya melarikan diri menuju kota pelabuhan Mytilene dihentikan oleh pihak kepolisian.

Semua penduduk Moria saat ini dilarang meninggalkan pulau itu, kata Petsas.

Situs berita lokal melaporkan kebakaran mengakibatkan kantor administrasi, kelinik di dalam kamp., dan ribuan tenda rusak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

13 Ribu Kursi Kosong Jadi Simbol Protes Krisis Kamp Migran Yunani

13 Ribu Kursi Kosong Jadi Simbol Protes Krisis Kamp Migran Yunani

News | Selasa, 08 September 2020 | 12:57 WIB

Gara-gara Isu Turki-Yunani, Musni: Intinya yang Serang Saya Itu BuzzerRp

Gara-gara Isu Turki-Yunani, Musni: Intinya yang Serang Saya Itu BuzzerRp

News | Senin, 07 September 2020 | 11:29 WIB

Luput, Bocah di Yunani Terbawa Arus hingga ke Tengah Laut

Luput, Bocah di Yunani Terbawa Arus hingga ke Tengah Laut

News | Rabu, 26 Agustus 2020 | 18:39 WIB

Terkini

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:52 WIB

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:40 WIB

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01 WIB

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:50 WIB