alexametrics

Kebijakan Covid-19 Queensland, Dilarang Berdansa namun Boleh Pesta Seks

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus
Kebijakan Covid-19 Queensland, Dilarang Berdansa namun Boleh Pesta Seks
Ilustrasi berdansa saat pernikahan. (Shutterstock)

Kebijakan Queensland mengenai pembatasan Covid-19 menuai kritikan.

"Mereka adalah pemilik bisnis seperti kita dan mereka ingin terus menghasilkan uang dan mereka berhak melakukan itu. Saya tidak ingin melihat mereka tutup, merugikan bisnis lain." ujar Edser.

Mr Edser mengatakan saat ini merupakan masa-masa kritis bagi industri pernikahan setelah pandemi Covid-19 menyerang.

"Setelah larangan menari dicabut, enam bulan setelah tanggal itu adalah saat saya merasa kami akan mulai kembali lagi." ujar Edser.

Pendekatan Queensland terhadap pembatasan virus corona telah menjadi sumber kontroversi, terutama terkait kontrol perbatasan yang ketat.

Baca Juga: Diancam Pemerintah China, Dua Jurnalis Australia Dipulangkan

Perdana Menteri Annastacia Palaszczuk dituduh menutup negara bagian dari seluruh negeri karena alasan politik, dan tidak berdasarkan nasihat kesehatan, menjelang pemilihan.

NSW Premier Gladys Berejiklian mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Queensland Premier tidak positif, tetapi bukan karena kurangnya usaha.

"Saya telah mencoba membangun hubungan yang positif, tetapi agak sulit ketika keputusan dibuat tanpa memberi tahu kami," kata Berejiklian.

"Dapatkah saya membandingkannya dengan Dan Andrews dan Perdana Menteri? Kami bertiga bekerja bersama dalam keputusan yang sangat sulit tentang perbatasan Victoria dan NSW, dan saya ingin hal itu diterapkan di semua perbatasan.

"Saya pikir pada tahap pandemi ini, kita semua harus berpikir tentang bagaimana kita dapat membuat hidup lebih mudah bagi warga kita, apa yang dapat kita lakukan daripada apa yang tidak dapat kita lakukan dan itu tentu saja merupakan ruang utama kita di NSW."

Baca Juga: Awal Tahun Depan, Australia Siap Gunakan Vaksin Covid-19 Buatan AstraZeneca

Seorang juru bicara Queensland Health mengatakan perencanaan untuk menghadapi pandemi Covid-19 menjadi tantangan bagi departemen kesehatan di seluruh dunia.

Komentar