Menteng Rawan Corona, Masjid Sunda Kelapa Tutup Mulai Senin 14 September

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 11 September 2020 | 14:59 WIB
Menteng Rawan Corona,  Masjid Sunda Kelapa Tutup Mulai Senin 14 September
Massa dari sejumlah kelompok kembali akan menggelar aksi bertajuk mengawal hasil sidang sengketa Pilpres 2019. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

Suara.com - Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa akan mengikuti kebijakan Pemprov DKI Jakarta terkait penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total mulai Senin (14/9/2020).

Sekretaris Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK) Ismed Hasan Putro mengatakan wilayah Masjid Sunda Kelapa yang berada di Kawasan Menteng merupakan daerah rawan Covid-19.

Sehingga pengurus memutuskan untuk menutup sementara proses peribadatan secara terbuka untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Karena daerah menteng tempat dimana posisi Masjid Sunda Kelapa berada itu merupakan daerah yang rawan dengan terpapar virus Covid-19," ujar Ismed saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (11/9/2020).

Ismed menuturkan, nantinya Masjid Sunda Kelapa akan menyesuaikan ketentuan dan kebijakan Pemprov DKI. Penutupan sementara dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Menurutnya, Masjid Sunda Kelapa sudah menerapkan protokol kesehatan dan melakukan langkah pencegahan yakni mengikuti kebijakan PSBB di DKI.

"Masjid Sunda Kelapa kan termasuk masjid jami yang jamaahnya nggak semata-mata dari lingkungan tapi juga pendatang. Oleh karena itu, tentu saja itu rawan penyebaran Covid-19 karena kita tidak tahu jemaah datang darimana dan kita tidak tahu kondisinya," kata dia.

Kebijakan PSBB kata Ismed, perlu dilakukan demi keselamatan umat dan jamaah.

Sementara itu pelaksanaan Salat Jumat hari ini tetap digelar. Sebab PSBB total di DKI baru akan diberlakukan pada Senin (14/9/2020).

baca juga

"Hari ini tetap Salat Jumat. Kan ketentuannya kan tanggal 14 kan. Nanti tanggal 14 itu sampai kapan kita menaati itu," katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk menarik rem darurat demi mencegah penularan corona kian meluas. Anies memutuskan untuk kembali menerapkan PSBB yang lebih ketat.

Dengan kebijakan ini, maka kegiatan yang sudah sempat diizinkan dengan pembatasan kapasitas kembali dilarang. Misalnya seperti bekerja di kantor, hingga beribadah.

"Kita semua dalam pertemuan tadi bersepakat untuk tarik rem darurat, yaitu bekerja di rumah, belajar dari rumah, dan usahakan beribadah juga dari rumah," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (9/9/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cawali Surabaya Machfud Arifin Akui Dirinya Positif Covid-19

Cawali Surabaya Machfud Arifin Akui Dirinya Positif Covid-19

Jatim | Jum'at, 11 September 2020 | 14:53 WIB

Kritik PSBB Total, Bima Arya ke Anies: Bunuh Nyamuk Jangan Pakai Meriam

Kritik PSBB Total, Bima Arya ke Anies: Bunuh Nyamuk Jangan Pakai Meriam

Jakarta | Jum'at, 11 September 2020 | 14:51 WIB

Sehari 30, Pembeli Peti Mati Khusus Covid di Jakarta Meningkat 3 Kali Lipat

Sehari 30, Pembeli Peti Mati Khusus Covid di Jakarta Meningkat 3 Kali Lipat

News | Jum'at, 11 September 2020 | 14:49 WIB

Duh, Warung Makan Bu Fat Jadi Klaster Penyebaran Covid-19

Duh, Warung Makan Bu Fat Jadi Klaster Penyebaran Covid-19

Jawa Tengah | Jum'at, 11 September 2020 | 14:36 WIB

Bima Arya Kritik PSBB Total Jakarta Anies Tak Efektif, Dampak Ekonomi Besar

Bima Arya Kritik PSBB Total Jakarta Anies Tak Efektif, Dampak Ekonomi Besar

Jakarta | Jum'at, 11 September 2020 | 14:32 WIB

Terkini

Sekolah Tetap Masuk Saat Karhutla Kalteng, Mendikdasmen: Jangan Paksa Anak Jika Berisiko Kesehatan

Sekolah Tetap Masuk Saat Karhutla Kalteng, Mendikdasmen: Jangan Paksa Anak Jika Berisiko Kesehatan

News | Rabu, 02 September 2026 | 12:16 WIB

Belanja ke Pasar Medan Pakai Uang Palsu, Pria Ini Ditangkap, Barbuk Beli Online

Belanja ke Pasar Medan Pakai Uang Palsu, Pria Ini Ditangkap, Barbuk Beli Online

Sumut | Rabu, 02 September 2026 | 12:13 WIB

Laba SMGR Meledak 471%, Penjualan Semen Tembus 18,28 Juta Ton di Semester I 2026

Laba SMGR Meledak 471%, Penjualan Semen Tembus 18,28 Juta Ton di Semester I 2026

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 12:11 WIB

Produksi Jagung Nasional Diproyeksikan Tembus 14,25 Juta Ton, Naik 1,25%

Produksi Jagung Nasional Diproyeksikan Tembus 14,25 Juta Ton, Naik 1,25%

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 12:09 WIB

Insiden Jembatan Gantung Pongpet Picu Evaluasi, Bupati Pangandaran Bidik Jembatan Permanen

Insiden Jembatan Gantung Pongpet Picu Evaluasi, Bupati Pangandaran Bidik Jembatan Permanen

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 12:06 WIB

DBS Indonesia Satukan Layanan Perbankan hingga Pasar Modal

DBS Indonesia Satukan Layanan Perbankan hingga Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 12:06 WIB

TradingPRO Memperkenalkan Akun IDR Khusus untuk Indonesia

TradingPRO Memperkenalkan Akun IDR Khusus untuk Indonesia

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 12:06 WIB

Kejati Usut Dugaan Korupsi di BKK Pekalongan: Kerugian Capai Rp141 Miliar

Kejati Usut Dugaan Korupsi di BKK Pekalongan: Kerugian Capai Rp141 Miliar

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 12:04 WIB

Pemkab Siak Minta Bantuan 11 Perusahaan Perbaiki Dua Jalan Kabupaten yang Rusak

Pemkab Siak Minta Bantuan 11 Perusahaan Perbaiki Dua Jalan Kabupaten yang Rusak

Riau | Rabu, 02 September 2026 | 12:01 WIB

6 Sampo Uban Terbaik,yang Mudah Ditemukan di Toko Online, Praktis Tutup Rambut Putih Sekejap

6 Sampo Uban Terbaik,yang Mudah Ditemukan di Toko Online, Praktis Tutup Rambut Putih Sekejap

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 12:01 WIB

×