Anies Tarik Rem Darurat, Ketum PKPI: Mungkin Kemarin Ugal-ugalan

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 12 September 2020 | 22:04 WIB
Anies Tarik Rem Darurat, Ketum PKPI: Mungkin Kemarin Ugal-ugalan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (11/9/2020). [Suara.com/Fakhir Fuadi Muflih]

Suara.com - Keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menarik tuas rem dadakan yakni menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) telah menuai pro dan kontra di tengah masyarakat.

Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Diaz Hendropriyono menyindir istilah rem darurat atau rem dadakan yang diucapkan Anies tersebut lantaran sebelumnya sempat menyetir secara ugal-ugalan.

Untuk yang kedua kalinya, Anies bakal memberlakukan PSBB yang rencananya dimulai pada 14 September mendatang.

Keputusan menarik tuas rem mendadak itu diputuskan Anies karena kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta bertambah dengan jumlah besar setiap harinya.

"Rem mendadak? Oh, mungkin kemarin nyetirnya ugal-ugalan. Ya kita semua siap-siap saja ya pake sabuk pengaman," kata Diaz dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (12/9/2020).

"Semoga remnya enggak blong," tambahnya.

Diaz tidak menjelaskan maksud dari sindirannya tersebut. Hanya saja juru bicara PKPI, Sonny Tulung yang ikut berkomentar seolah memberikan penjelaskan maksud Diaz.

Menyetir ugalan-ugalan yang dimaksud Diaz ialah ketika Anies tidak bisa mengendalikan penanganan Covid-19 di daerahnya sendiri.

Selama menerapkan PSBB transisi, kasus Covid-19 di ibu kota bukannya menurun malah bertambah banyak.

"Setuju dengan Ketum Masbos, jangan sampai kesalahan Anies terulang soal PSBB, lebih hati-hati lagi menyetir," ujar Sonny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bakal PSBB Total, Lalu Lintas ke Luar Masuk DKI Jakarta Tak Perlu SIKM

Bakal PSBB Total, Lalu Lintas ke Luar Masuk DKI Jakarta Tak Perlu SIKM

Jakarta | Sabtu, 12 September 2020 | 21:58 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Anies Baswedan Konvoi Kendarai Mobil Peti Mati?

CEK FAKTA: Benarkah Anies Baswedan Konvoi Kendarai Mobil Peti Mati?

News | Sabtu, 12 September 2020 | 22:02 WIB

Sekda DKI dan Walkot Jakbar Positif Covid-19, Anies: Tapi Tanpa Gejala

Sekda DKI dan Walkot Jakbar Positif Covid-19, Anies: Tapi Tanpa Gejala

News | Sabtu, 12 September 2020 | 21:47 WIB

Sebelum ke Wisma Atlet, Pasien Covid Tanpa Gejala Bisa Daftar di Puskesmas

Sebelum ke Wisma Atlet, Pasien Covid Tanpa Gejala Bisa Daftar di Puskesmas

News | Sabtu, 12 September 2020 | 21:33 WIB

Bakal Terapkan PSBB Total, Anies Ngaku Didukung Pemerintah Pusat

Bakal Terapkan PSBB Total, Anies Ngaku Didukung Pemerintah Pusat

News | Sabtu, 12 September 2020 | 20:32 WIB

Recovery Pasar, Ini Penjualan Daihatsu Indonesia Sampai Agustus 2020

Recovery Pasar, Ini Penjualan Daihatsu Indonesia Sampai Agustus 2020

Otomotif | Sabtu, 12 September 2020 | 21:00 WIB

Terkini

Dugaan Riset Palsu WNI di Denmark Ikut Jadi Perbincangan di Australia

Dugaan Riset Palsu WNI di Denmark Ikut Jadi Perbincangan di Australia

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:30 WIB

Ungkit UU, Habiburokhman Sebut 1.098 Sapi Kurban Presiden Pakai Dana APBN Sah Secara Syari

Ungkit UU, Habiburokhman Sebut 1.098 Sapi Kurban Presiden Pakai Dana APBN Sah Secara Syari

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:26 WIB

Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI

Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:04 WIB

Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari

Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:56 WIB

Mayjen Purn TB Hasanuddin: Berantas Begal Itu Bukan Tugas TNI Tapi Polisi

Mayjen Purn TB Hasanuddin: Berantas Begal Itu Bukan Tugas TNI Tapi Polisi

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:55 WIB

Misteri Tas Hitam di Pinang Ranti: Isinya Bikin Ibu-ibu Gemetar, Siapa Pemiliknya?

Misteri Tas Hitam di Pinang Ranti: Isinya Bikin Ibu-ibu Gemetar, Siapa Pemiliknya?

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:44 WIB

Cara Turis Indonesia Dapat Fasilitas Bebas Visa Korea Selatan, Berlaku Sampai Desember 2026

Cara Turis Indonesia Dapat Fasilitas Bebas Visa Korea Selatan, Berlaku Sampai Desember 2026

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:42 WIB

Studi: Laju Dekarbonisasi Bangunan Global Belum Sejalan dengan Target Iklim, Apa Dampaknya?

Studi: Laju Dekarbonisasi Bangunan Global Belum Sejalan dengan Target Iklim, Apa Dampaknya?

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:35 WIB

Pengelolaan Air Berkelanjutan Dinilai Mendesak di Tengah Tekanan Industri dan Iklim

Pengelolaan Air Berkelanjutan Dinilai Mendesak di Tengah Tekanan Industri dan Iklim

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:19 WIB

Perjanjian Ibrahim Cara Trump Paksa Negara Arab 'Bermesraan' dengan Israel

Perjanjian Ibrahim Cara Trump Paksa Negara Arab 'Bermesraan' dengan Israel

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:14 WIB