Ular Piton Tertua di Kebun Binatang AS Ditemukan Bertelur secara Aseksual

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 14 September 2020 | 13:43 WIB
Ular Piton Tertua di Kebun Binatang AS Ditemukan Bertelur secara Aseksual
Ular piton tertua di Amerika Serikat bertelur secara aksesual.[Facebook/St. Louis Zoo]

Suara.com - Seekor ular piton tertua di sebuah kebun binatang di Amerika Serikat berusia 62 tahun ditemukan bertelur tanpa bantuan ular jantan atau aseksual.

Menyadur The New York Times, dua bulan yang lalu penjaga di Kebun Binatang St. Louis, Missouri, Amerika Serikat menemukan seekor ular piton yang diyakini berusia sekitar 62 tahun bertelur hingga tujuh butir secara aseksual.

Ular tersebut tidak hanya tidak pernah bersentuhan dengan ular piton jantan setidaknya selama 15 tahun, namun juga usianya yang sudah melampaui harapan hidupnya.

Jarang tetapi bukan tidak mungkin ball python, salah satu spesies ular piton terkecil, bereproduksi secara aseksual.

Mark Wanner, manajer zoologi herpetologi di Kebun Binatang St. Louis, mengatakan bahwa ular piton tersebut biasanya hanya hidup sekitar 30 atau 40 tahun. "Sungguh gila python berhasil melewati 60 tahun, apalagi bertelur," katanya.

"Tidak normal melihat ular hidup sampai usia itu," katanya. Ular tertua yang pernah didokumentasikan di kebun binatang adalah ular sanca bola berusia 47 tahun di Kebun Binatang Philadelphia, kata Wanner.

Ular piton tersebut menjadikannya ular piton tertua yang pernah tercatat di Kebun Binatang St. Louis. "Itu membuatnya semakin luar biasa bahwa dia bertelur." ujar Wanner.

Dua telur diambil pada tanggal 23 Juli, digunakan untuk pengambilan sampel genetik, yang akan membantu menentukan apakah ular piton tersebut bereproduksi secara seksual atau aseksual.

Ular juga diketahui menyimpan sperma dari pertemuan sebelumnya untuk pembuahan yang tertunda, meskipun Wanner mengatakan itu tidak mungkin dalam kasus ini, karena penyimpanan sperma ular terpanjang yang didokumentasikan adalah tujuh tahun.

Sedangkan tiga telur lainnya berada di inkubator di herpetarium kebun binatang, yang menampung ular, kadal, katak, dan amfibi lainnya. Dua lainnya tidak selamat.

Dr Jonathan Losos, seorang profesor biologi evolusi di Universitas Washington di St. Louis yang mengkhususkan diri pada reptil, mengatakan para ilmuwan telah lama mengetahui bahwa ada beberapa spesies ular dan kadal betina bereproduksi secara aseksual.

"Apa yang tidak kami sadari hingga baru-baru ini adalah bahwa ada beberapa spesies yang biasanya bersifat seksual - yaitu, membutuhkan jantan dan betina untuk bereproduksi - yang terkadang dapat bereproduksi tanpa sperma," kata Dr. Losos.

Komodo, misalnya, diketahui bertelur secara aseksual, sebuah proses yang disebut partenogenesis fakultatif.

Ball python di St. Louis, yang panjangnya antara empat dan empat setengah kaki dan tidak memiliki nama, tiba di kebun binatang pada tahun 1961.

Diperkirakan berumur sekitar 3 tahun pada saat ular tersebut tiba di kebun binatang. Kebun binatang ini juga memiliki ball python jantan yang berumur sekitar 31 tahun. Mereka dipelihara berdampingan di herpetarium kebun binatang, tidak terlihat oleh publik, tetapi tidak pernah bersentuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seikat Rambut Abraham Lincoln Dilelang, Laku Rp 1,2 Miliar

Seikat Rambut Abraham Lincoln Dilelang, Laku Rp 1,2 Miliar

News | Senin, 14 September 2020 | 12:00 WIB

Defisit Anggaran AS Tembus Rp 44.400 Triliun

Defisit Anggaran AS Tembus Rp 44.400 Triliun

Sumut | Senin, 14 September 2020 | 10:36 WIB

Tengah Duduk di BMW, Pria 33 Tahun Tewasi usai Didor 3 Kali

Tengah Duduk di BMW, Pria 33 Tahun Tewasi usai Didor 3 Kali

News | Minggu, 13 September 2020 | 20:02 WIB

Terkini

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB