Penikam Syekh Ali Jaber Diduga Gila, Kriminolog: Bisa Saja Diperalat Orang

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Selasa, 15 September 2020 | 11:01 WIB
Penikam Syekh Ali Jaber Diduga Gila, Kriminolog: Bisa Saja Diperalat Orang
Alpin Andria, Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber (ist)

Suara.com - Polresta Bandar Lampung masih memeriksa kejiwaan Alpin Adrian (24), tersangka kasus penusukan terhadap pendakwah Syekh Ali Jaber.

Hal itu dilakukan untuk memastikan pernyataan pihak keluarga tersangka yang menyebut bahwa anaknya mengidap gangguan kejiwaan sejak empat tahun terakhir.

Kriminologi dari Universitas Indonesia, Ferdinand Andi Lolo mengungkap, indikasi seorang yang mengalami gangguan kejiwaan  kemungkinan bisa diperalat oleh orang lain untuk melakukan aksi kejahatan. Sebab, kata dia, seseorang dalam kondisi mental yang kurang baik bisa melakukan berbagai hal yang berbahaya tanpa disadarinya.

"Namanya seorang yang tidak dalam kondisi mental yang bagus dia bisa melakukan berbagai hal yang berbahaya. Baik karena pengaruh kejiwaannya sendiri, atau bisa juga diperalat oleh orang lain," kata Ferdinand saat dihubungi Suara.com, Selasa (15/9/2020).

"Misalnya, ada orang gila kemudian dikasih batu disuruh lempar kaca jendela orang, ada yang mau melakukan itu tapi dia tidak sadar. Intinya dia tidak sadar. Jadi kalau ditanya apakah dia bisa diperalat, mungkin saja," dia menambahkan.

Kendati begitu, Ferdinand mengemukakan, sepengatahuan dirinya hingga kekinian aparat kepolisian belum pernah mengungkap adanya suatu tindak kejahatan yang dilakukan oleh seseorang dengan gangguan kejiwaan yang diperalat oleh orang lain atau kelompok tertentu. Meski, kata dia, mungkin saja hal itu pernah terjadi.

"Biasanya pihak kepolisian hanya mengungkapkan bahwa si A ini mentalnya sehat sehingga bisa dipertanggungjawabkan (secara hukum) atau si A ini mentalnya tidak sehat sehingga tidak bisa dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Menurutnya, yang terpenting ialah menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan yang tengah dilakukan oleh tim dokter dan psikiater kepolisian.

Dia berharap, publik tak perlu berspekulasi terlalu jauh ihwal kasus tersebut.

baca juga

"Kita kan bukan ahlinya. Biarkan hukum yang berjalan secara ilmiah. Jadi diperiksa dulu kejiwaannya nanti baru ditentukan setelah itu. Kalau kemudian ternyata dia tidak gangguan jiwa baru ditentukan lagi dia bertindak sendiri atau merupakan bagian dari kelompok. Itu bisa diteruskan seperti itu," pungkasnya.

Ditusuk saat Ceramah

Syekh Ali Jaber sebelumnya ditusuk oleh orang tidak dikenal saat tengah berdakwah di Masjid Falahuddin, Bandar Lampung, Minggu (13/9) sore. Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 17.15 WIB saat Syekh Ali Jaber tengah berdialog dengan jamaah.

Tiba-tiba, seorang pria tidak dikenal menghampiri Syekh Ali Jaber dan menusukkan pisau hingga mengenai lengan bahu kanannya.

Akibat penyerangan tersebut Syekh Ali Jaber mengalami luka sobek hingga dijahit sebanyak 10 jahitan.

Gangguan Jiwa

Belakangan diketahui, pelaku penusukan tersebut diduga mengidap gangguan kejiwaan. Berdasar keterangan orang tua tersangka, pemuda bernama Alpin tersebut mengidap gangguan kejiwaan sejak tahun 2016.

Namun, polisi belum dapat memastikan terkait riwayat kejiwaan tersangka. Rencananya, tersangka akan diperiksa kejiwaannya di Biddokkes Polda Lampung hari ini.

"Belum bisa dipastikan yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa. Kita sudah koordinasi dengan Biddokkes Polda untuk cek kondisi kejiwaan yang bersangkutan," kata Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya saat dikonfirmasi suara.com, Senin (14/9/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Syekh Ali Jaber Bocorkan Amalan Ringan Sambil Tunggu Azan Subuh, Lebih Moncer dari Baca Al Quran

Syekh Ali Jaber Bocorkan Amalan Ringan Sambil Tunggu Azan Subuh, Lebih Moncer dari Baca Al Quran

Lifestyle | Rabu, 13 Maret 2024 | 20:53 WIB

Ini Empat Amalan Istimewa di Hari Jumat, Syekh Ali Jaber: Doa Tidak Akan Ditolak!

Ini Empat Amalan Istimewa di Hari Jumat, Syekh Ali Jaber: Doa Tidak Akan Ditolak!

Your Say | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 13:09 WIB

Irish Bella Masih Sering Lapar Mata Saat Buka Puasa, Nasihat Mendiang Syekh Ali Jaber Patut Diingat

Irish Bella Masih Sering Lapar Mata Saat Buka Puasa, Nasihat Mendiang Syekh Ali Jaber Patut Diingat

Lifestyle | Selasa, 04 April 2023 | 15:17 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×