Kecam Dua Kasus Penyerangan Tokoh Agama, Ini Kata Menag Fachrul Razi

Dany Garjito | Hernawan | Suara.com

Selasa, 15 September 2020 | 12:57 WIB
Kecam Dua Kasus Penyerangan Tokoh Agama, Ini Kata Menag Fachrul Razi
Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Fachrul Razi, Menteri Agama RI mengaku tidak habis pikir sekaligus mengecam dua kejadian beruntun serangan terhadap tokoh agama yang baru terjadi belakangan ini.

Ia mengecam kasus penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung dan kasus pembunuhan seorang Imam Shalat Subuh di Tanjung Rancing, Kayu Agung, Ogan Komering Hilir, Sumatera Selatan.

Pasalnya, Fahri menilai perilaku keji seperti itu tidak pantas untuk dilakukan. Terlebih lagi apabila perbuatan tersebut disengaja untuk menyasar ulama seperti yang dilakukan Alpin terhadap Syekh Ali Jaber.

"Dalam Islam, ulama adalah pewaris para nabi. Mereka lah yang mendapatkan amanah menyampaikan pesan-pesan Ilahi dan kemanusiaan di muka bumi. Membunuhnya adalah sebuah kejahatan ganda," tutur Menag dalam keterangan resmi, Selasa (15/9/2020).

Menanggapi insiden tersebut, Fachrul Razi mengingatkan publik akan kisah sahabat nabi yang membunuh musuh bersyahadat. Menag berharap agar semua pihak bisa belajar dari kisah Usamah bin Zaid, seorang panglima perang termuda yang pernah membunuh lawannya saat perang jihad fi sabilillah.

Menteri Agama Fachrul Razi. [Suara.com/Arry Saputra]
Menteri Agama Fachrul Razi. [Suara.com/Arry Saputra]

Berdasarkan cerita yang dituturkan oleh Menag, Usamah selepas perang bercerita kepada Rasulullah bahwa ia berhadapan dengan seorang lelaki bernama Mirdas Bin Nahik. Saat Usamah berhasil memojokkan dan hendak menghabisinya, Mirdas mengucapkan syahadat. Akan tetapi, Usama tetap menusuk dan membunuhnya.

Menag melanjutkan, usai mendengar cerita Usamah Rasul menegurnya. Rasul menanyakan bagaimana bisa Usamah membunuh seseorang yang telah mengucapkan kalimat Syahadat karena seorang Muslim sesungguhnya tidak berhak menilai isi hati dan kebenaran keislaman seseorang.

Fachrul Razi menceritakan ulang kisah Usamah bin Zaid untuk mengingatkan publik bahwa agama tidak mengajarkan untuk menyakiti bahkan sampai membunuh sesama.

"Dalam pesan terakhirnya ketika haji wada', Rasulullah tegas berpesan bahwa haram bagi setiap insan untuk menumpahkan darah saudaranya. Ini adalah pesan kemanusiaan tertinggi dalam Islam," jelas Fachrul Razi.

Menurut cerita Fachrul Razi, Usamah sangat menyesali perbuatannya tersebut. Kemudian ia berjanji tidak akan lagi membunuh orang atau musuk yang mengucapkan Syahadat. Saat ada perselihian antara Khalifah Ali dan Mu'awiyah, Usaman bahkan memilih untuk netral bersama dengan sejumlah sahabat lainnya.

Fachrul mengungkapkan bahwa membunuh atau menumpahkan darah sesama manusia tanpa alasan kuat sangat bertolak belakang dengan esensi ajaran agama. Apalagi Indonesia adalah negara hukum yang konstitusinya dirumuskan dengan melibatkan para pemuka agama.

"Jangankan segama, mencederai atau membunuh warga negara beda agama pun adalah sebuah kejahatan hukum," sambungnya.

Terakhir, Fachrul lagi-lagi mengungkapkan bahwa dirinya mengecam kejadian penyerangan dan pembunuhan terhadap ulama yang baru belakangan terjadi.

"Karenanya saya sangat mengecam kejadian penyerangan dan pembunuhan terhadap Ulama ini. Semoga ini yang terakhir kalinya terjadi. Saya percaya penegak hukum bisa tuntas mengusut dan menindak pelakunya, sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Menag Fachrul Razi.

Pernyataan atas kecaman Menteri Agama Fachrul Razi ini dirilis oleh tim humas Kementerian Agama lewat laman resmi kementeriannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penikam Syekh Ali Jaber Diduga Gila, Kriminolog: Bisa Saja Diperalat Orang

Penikam Syekh Ali Jaber Diduga Gila, Kriminolog: Bisa Saja Diperalat Orang

News | Selasa, 15 September 2020 | 11:01 WIB

Zaman Soeharto Kasus Kekerasan ke Ulama Nggak Nonjol, Beda Dengan Sekarang

Zaman Soeharto Kasus Kekerasan ke Ulama Nggak Nonjol, Beda Dengan Sekarang

News | Selasa, 15 September 2020 | 10:50 WIB

Cerita Mahfud MD Usai Jenguk Syekh Ali Jaber

Cerita Mahfud MD Usai Jenguk Syekh Ali Jaber

News | Selasa, 15 September 2020 | 09:53 WIB

Terkini

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10 WIB

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:44 WIB

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:32 WIB

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:13 WIB

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:00 WIB

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:30 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:32 WIB

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB