Gegara Ributan Penumpang, Sopir Angkot di Padang Tewas Ditusuk Rekan

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 15 September 2020 | 16:02 WIB
Gegara Ributan Penumpang, Sopir Angkot di Padang Tewas Ditusuk Rekan
Ilustrasi penikaman atau penusukan. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang sopir angkot berinisial YG (21), meninggal dunia setelah mendapatkan sejumlah luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya. Korban menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju rumah sakit, Senin (14/9/2020).

Kapolsek Lubuk Alung, AKP Harmon mengatakan korban YG ditikam dengan senjata tajam oleh rekannya sesama sopir angkot di Pasar Lubuk Alung.

Menurut Harmon, diduga sebanyak lima orang terlibat dalam peristiwa penganiayaan terhadap YG. Sebelum terjadi penusukan, korban sempat terlibat cekcok dengan salah seorang pelaku berinsial MA, 20 tahun.

“Mereka ini kenal dekat, berteman, karena memang sesama sopir angkot. Sakit hati karena sewa penumpang, terjadilah penusukan itu,” kata Harmon melalui sambungan telepon seperti dikutip dari padangkita.com - jaringan Suara.com, Selasa (15/9/2020).

Peristiwa itu, kata Harmon, terjadi pada Senin (14/9/2020) sekitar pukul 21.00 WIB, dipicu karena berebut penumpang. Pada saat itu, korban memberhentikan angkotnya di batas kota (Padang-Padang Pariaman) untuk menaikkan penumpang.

Namun, karena korban terlalu lama “ngetem” angkotnya, MA yang juga ingin mencari penumpang pun merasa sakit hati. Kebetulan pada waktu itu, angkot korban memang banyak mendapatkan penumpang. MA pun menegur dan marah kepada korban.

Korban yang tak terima dimarahi kemudian mendatangi MA dan mengajaknya bertemu di Pasar Lubuk Alung. Tujuannya untuk menyelesaikan permasalahan antara mereka berdua. MA pun mengiyakan ajakan korban.

MA, lanjut Harmon, mengajak empat temannya untuk menemui korban. Salah satu di antaranya, AS, 17 tahun, merupakan adik MA yang juga sopir angkot dan kenal dekat dengan korban.

“Korban ini sudah menunggu pelaku di Pasar Lubuk Alung sekitar pukul 20.30 WIB, dia lebih dulu datang,” ujar Harmon.

Setelah pelaku datang, kata Harmon, korban pun turun dari angkotnya dan naik ke angkot milik MA. Namun, setelah naik, ternyata di dalam angkot tersebut telah ada empat orang lainnya yang juga dikenal oleh korban.

Tidak berselang lama, pelaku AS tiba-tiba menusuk korban dengan senjata tajam beberapa kali. Korban yang mendapat tusukan berusaha keluar dan meminta pertolongan kepada warga.

“Korban ini sempat lari ke arah pasar, di sana ada sebuah kedai, dan meminta tolong ke warga, dan pelaku ini tidak mengejar lagi,” ucapnya.

Warga yang melihat kondisi korban penuh luka berusaha menolong dan membawanya ke Puskesmas Lubuk Alung.

“Dari Puskesmas, korban dirujuk ke RSUD Padang Pariaman di Sicincin. Tidak sampai 10 menit, korban ini meninggal,” kata Harmon.

MA dan AS saat ini telah diamankan di Mapolres Padang Pariaman beserta barang bukti. AS yang merupakan pelaku penusukan telah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi pun masih memburu tiga orang rekan MA yang ikut saat peristiwa itu terjadi.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Kotak Amal, Detik-detik Arif Ditusuk saat Pimpin Salat di Masjid

Gegara Kotak Amal, Detik-detik Arif Ditusuk saat Pimpin Salat di Masjid

Jakarta | Selasa, 15 September 2020 | 15:40 WIB

Jenguk Syekh Ali Jaber, Ini yang Dikatakan Moeldoko

Jenguk Syekh Ali Jaber, Ini yang Dikatakan Moeldoko

Sumut | Selasa, 15 September 2020 | 15:37 WIB

Syekh Ali Jaber Doakan Presiden Jokowi: Selalu Diberikan Kesehatan

Syekh Ali Jaber Doakan Presiden Jokowi: Selalu Diberikan Kesehatan

Sulsel | Selasa, 15 September 2020 | 15:29 WIB

Sakit Hati Rebutan Penumpang, Sopir Angkot Ditikam Tewas Mengenaskan

Sakit Hati Rebutan Penumpang, Sopir Angkot Ditikam Tewas Mengenaskan

Banten | Selasa, 15 September 2020 | 15:24 WIB

Moeldoko Jenguk Syekh Ali Jaber, Pastikan Kasut Diusut Tuntas

Moeldoko Jenguk Syekh Ali Jaber, Pastikan Kasut Diusut Tuntas

Sulsel | Selasa, 15 September 2020 | 15:15 WIB

Terkini

Modus Perusahaan Cangkang, Bareskrim Sikat Penyelundup 56 Ribu iPhone Ilegal Senilai Rp235 Miliar!

Modus Perusahaan Cangkang, Bareskrim Sikat Penyelundup 56 Ribu iPhone Ilegal Senilai Rp235 Miliar!

News | Rabu, 22 April 2026 | 10:24 WIB

Amerika Terancam Krisis Rudal Jika Perang Berlanjut dengan Iran

Amerika Terancam Krisis Rudal Jika Perang Berlanjut dengan Iran

News | Rabu, 22 April 2026 | 10:22 WIB

Tumpahan Minyak Raksasa di Teluk Persia, Perang AS vs Iran Picu Bencana Ekologis

Tumpahan Minyak Raksasa di Teluk Persia, Perang AS vs Iran Picu Bencana Ekologis

News | Rabu, 22 April 2026 | 10:20 WIB

UU PPRT Disahkan Usai 22 Tahun Mangkrak, Aktivis: Kami Apresiasi Dasco

UU PPRT Disahkan Usai 22 Tahun Mangkrak, Aktivis: Kami Apresiasi Dasco

News | Rabu, 22 April 2026 | 10:13 WIB

Gelapkan Uang Zakat Rp800 M, Pelaku Pakai Dana Umat untuk Investasi dan Beli Mobil Mewah

Gelapkan Uang Zakat Rp800 M, Pelaku Pakai Dana Umat untuk Investasi dan Beli Mobil Mewah

News | Rabu, 22 April 2026 | 10:10 WIB

Ungkap Pertemuan Prabowo-Dudung, Seskab Teddy: Bahas Kondisi Pertahanan hingga Geopolitik Global

Ungkap Pertemuan Prabowo-Dudung, Seskab Teddy: Bahas Kondisi Pertahanan hingga Geopolitik Global

News | Rabu, 22 April 2026 | 10:01 WIB

Julukan Scambodia Picu Amarah Phnom Penh, Pemerintah Kamboja Serang Media AS

Julukan Scambodia Picu Amarah Phnom Penh, Pemerintah Kamboja Serang Media AS

News | Rabu, 22 April 2026 | 09:56 WIB

Jawab Tantangan Gubernur Pramono, Bank Jakarta Pasang Target Jadi Orkestrator Ekonomi Ibu Kota

Jawab Tantangan Gubernur Pramono, Bank Jakarta Pasang Target Jadi Orkestrator Ekonomi Ibu Kota

News | Rabu, 22 April 2026 | 09:42 WIB

Silent Treatment Ala Iran Usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

Silent Treatment Ala Iran Usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

News | Rabu, 22 April 2026 | 09:38 WIB

Tentara Israel yang Hancurkan Patung Yesus di Lebanon Dijatuhi Hukuman Ringan

Tentara Israel yang Hancurkan Patung Yesus di Lebanon Dijatuhi Hukuman Ringan

News | Rabu, 22 April 2026 | 09:32 WIB