Donald Trump Datang ke Lokasi Kebakaran Hutan California: Kayu Bisa Meledak

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 15 September 2020 | 16:51 WIB
Donald Trump Datang ke Lokasi Kebakaran Hutan California: Kayu Bisa Meledak
Presiden Amerika Serikat Donald Trump . [Foto / AFP]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat menyebut pohon-pohon tumbang di kawasan hutan California yang sudah kering bisa meledak begitu saja ketika terkena api.

Menyadur Independent, Selasa (15/9/2020) Donald Trump melakukan kunjungan ke California yang mengalami kebakaran hebat pada Senin (14/9).

Kebakaran tersebut telah menyebar ke Pantai Barat, dari California hingga ke Oregon dan negara bagian Washington.

Presiden Donald Trump mengkritik pejabat negara bagian dan lokal di kawasan itu karena dinilai gagal dalam mengelola hutan di daerahnya.

"Mereka tidak melakukan itu," katanya pada hari Senin ketika dia mendarat di Sacramento untuk pengarahan tentang kebakaran dan acara lainnya.

"Ketika pohon tumbang setelah ... 18 bulan ... mereka menjadi kering seperti batang korek api," kata Trump.

"Mereka meledak begitu saja. Mereka bisa meledak." tegas Trump.

Tidak jelas apakah dia hanya menggunakan ekspresi untuk menjelaskan maksudnya, atau benar-benar mengira pepohonan meledak ketika menjadi sangat kering.

"Mereka harus melakukan sesuatu. Mereka harus melakukan pemotongan di antaranya," katanya tentang para pemimpin negara.

Gubernur California Gavin Newsom, pada briefing bersama Donald Trump, mengatakan bahwa negara bagiannya mengalami kebakaran dari perbatasan utara dengan Oregon hingga selatan dengan Meksiko. Dua puluh empat orang telah meninggal sejauh ini, katanya.

"Tidak ada yang membantahnya," kata Newsom tentang klaim Trump bahwa negara Barat tidak berbuat banyak dalam pengelolaan hutan. Namun dia mengatakan sebagian besar lahan hutan berada di bawah kewenangan pemerintah federal, bukan negara bagiannya.

"Sudah terbukti dengan sendirinya bahwa perubahan iklim itu nyata dan panasnya semakin panas." jelas Gavin.

Trump, yang telah mengambil banyak sisi dalam debat krisis iklim, tidak membantah apa yang dikatakan gubernur California itu.

Namun beberapa saat kemudian, Trump berkata tentang krisis tersebut: "Sebenarnya saya tidak yakin sains tahu,". Tanpa bukti pendukung, dia berpikir suhu akan menjadi lebih dingin.

Para pejabat mengatakan kepada presiden bahwa 1.100 titik kebakaran telah terjadi selama 29 hari terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selamatkan Tiktok di AS, ByteDance Pilih Oracle Jadi Partner

Selamatkan Tiktok di AS, ByteDance Pilih Oracle Jadi Partner

Sumut | Selasa, 15 September 2020 | 14:08 WIB

Unik, Ada Hari Kakek dan Nenek Nasional di Amerika Serikat

Unik, Ada Hari Kakek dan Nenek Nasional di Amerika Serikat

Health | Selasa, 15 September 2020 | 11:45 WIB

Mayoritas Warga Bahrain Tolak Normalisasi Hubungan dengan Israel

Mayoritas Warga Bahrain Tolak Normalisasi Hubungan dengan Israel

News | Selasa, 15 September 2020 | 13:43 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB