Jansen Demokrat Kena Sentilan Sujiwo Tejo Gegara Keluhkan Mahalnya Tes Swab

Dany Garjito, Farah Nabilla

Selasa, 15 September 2020 | 17:05 WIB
Jansen Demokrat Kena Sentilan Sujiwo Tejo Gegara Keluhkan Mahalnya Tes Swab
Jansen Sitindaon - (Twitter/@jansen_jsp)

Suara.com - Cuitan politisi Partai Demokrat Jansen Sitindaon soal mahalnya harga swab test mendapat sentilan pedas dari budayawan Sujiwo Tejo.

Jansen bercerita bahwa dirinya baru saja menjalani tes swab virus corona dan merogoh kocek hingga Rp 2,4 juta. Harga itu dinilai terlalu mahal lantaran masyarakat Indonesia masih mengalami kesulitan ekonomi di tengah pandemi.

Ia kemudian menulis utasan lewat Twitter-nya agar Kementerian Kesehatan segera mengeluarkan standarisasi harga swab test mandiri.

"Buat terjangkau dan harganya sama di semua RS. Orang secara sadar sudah mau tes dirinya malah mahal sekali. Kemarin saya swab kena 2,3 juta. RT keras!" cuit Jansen sembari menunjukkan foto-foto kala dirinya menjalani tes.

Namun, cuitan ini justru mendapat sentilan dari Sujiwo Tejo. Budayawan itu menganggap bahwa harga swab test tersebut bukan apa-apa untuk seorang Jansen yang juga berpofesi sebagai pengacara.

"Untuk pengacara apakah arti 2,4 juta? Heuheuheu," tulis Sujiwo Tejo menyentil Jansen.

Mengetahui sang budayawan nyentrik menyentilnya, Jansen langsung minta ampun dan menjelaskan bahwa utasannya soal harga swab test yang kelewat mahal adalah sebuah kritik agar bisa ditindaklanjuti pemerintah.

"Ampun mbahh.. Twit itu sebagai informasi agar harga swab mandiri ini (jikapun masih harus bayar) dibenahi pemerintah. Minimal harganya dibuat seragam di seluruh RS di Indonesia. Karena corona ini tak tahu kita kapan berakhirnya, sedangkan tes wajib rutin terus kita lakukan," jelas Jansen.

Jansen Sitindaon kena sentilan Sujiwo Tejo. (Twitter/@jansen_jsp)
Jansen Sitindaon kena sentilan Sujiwo Tejo. (Twitter/@jansen_jsp)

Dalam utasan yang dibuat Jansen pada Selasa (15/9/2020), Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu menyoroti tugas pemerintah dan masyarakat yang harus dilakukan ketika menghadapi pandemi virus corona.

baca juga

"Tugas pemerintah 3T: Test, Tracing, dan Treatment. Tugas rakyat 3M: Menjaga jarak, Masker, Mencuci tangan. Jika swab murah maka rakyat bisa lakukan M ke-4: Melakukan tes. Inilah jalan menyelamatkan keluarga, teman dll dari penularan dan ringankan beban negara melakukan tracing," papar Jansen.

Pada Agustus lalu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, pengaturan harga swab test tersebut dilakukan agar penerapan tarif yang diberlakukan ke masyarakat tidak terlalu tinggi.

Menurut dia, tingginya harga swab test tersebut menyebabkan masyarakat keberatan melakukan swab test secara mandiri.

Meski demikian, kata dia, selama ini swab test bagi pasien dan dilakukan di fasilitas kesehatan rujukan pemerintah, tidak dikenakan biaya.

"Demikian juga dalam konteksnya tracing, apabila dilakukan testing terhadap swabnya akan menjadi tanggungan pemerintah," jelas Wiku.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan menetapkan batas tarif maksimal rapid test (tes cepat) sebesar Rp 150 ribu.

Tarif tersebut berlaku mulai 6 Juli 2020, setelah selama pandemi berlangsung tidak ada pengaturan harga dari pemerintah.

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Bambang Wibowo mengatakan besaran tarif tersebut berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan rapid test atas permintaan sendiri.

"Pemeriksaan rapid test harus dilaksanakan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dan berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan," ujar Bambang melalui siaran pers.

Harga swab test saat ini di sejumlah rumah sakit di Indonesia cukup tinggi mencapai jutaan rupiah. [ANADOLU AGENCY]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apes, Lelaki Inggris Telan Alat Swab Saat Tes Covid-19

Apes, Lelaki Inggris Telan Alat Swab Saat Tes Covid-19

Health | Sabtu, 12 September 2020 | 11:36 WIB

Ketua DPRD Brebes Positif Covid-19, Seluruh Staf dan Anggota Tes Swab

Ketua DPRD Brebes Positif Covid-19, Seluruh Staf dan Anggota Tes Swab

Jawa Tengah | Jum'at, 11 September 2020 | 20:04 WIB

PT LIB Tanggung Biaya Swab Test COVID-19 Klub Peserta Liga 1 2020

PT LIB Tanggung Biaya Swab Test COVID-19 Klub Peserta Liga 1 2020

Bola | Jum'at, 11 September 2020 | 17:46 WIB

Ini Jadwal dan Tempat Tes Swab Gratis di Enam Kecamatan Kota Makassar

Ini Jadwal dan Tempat Tes Swab Gratis di Enam Kecamatan Kota Makassar

Sulsel | Jum'at, 11 September 2020 | 16:48 WIB

Bukan PSBB, Ini Strategi Pemkot Makassar Keluar dari Daftar Zona Merah

Bukan PSBB, Ini Strategi Pemkot Makassar Keluar dari Daftar Zona Merah

Sulsel | Jum'at, 11 September 2020 | 13:21 WIB

Wasekjen Partai Demokrat: Istana dan Balai Kota Jakarta Dekat, Tapi...

Wasekjen Partai Demokrat: Istana dan Balai Kota Jakarta Dekat, Tapi...

News | Jum'at, 11 September 2020 | 13:19 WIB

Terkini

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 14:51 WIB

5 Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Kering dan Bersisik agar Lembap Seharian

5 Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Kering dan Bersisik agar Lembap Seharian

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:51 WIB

Dune 3 hingga Avengers: Doomsday, Ini 5 Tontonan yang Rilis di Akhir Tahun 2026

Dune 3 hingga Avengers: Doomsday, Ini 5 Tontonan yang Rilis di Akhir Tahun 2026

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:50 WIB

Tarif Listrik November 2026 Terbaru, Cek Daftar Harga per kWh untuk Semua Golongan Pelanggan

Tarif Listrik November 2026 Terbaru, Cek Daftar Harga per kWh untuk Semua Golongan Pelanggan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:49 WIB

Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin

Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 14:48 WIB

Sempat Diragukan Warga, Usaha BRILink Agen Ini Kini Layani 100 Transaksi Sehari!

Sempat Diragukan Warga, Usaha BRILink Agen Ini Kini Layani 100 Transaksi Sehari!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 14:47 WIB

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 14:45 WIB

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:43 WIB

×