Pakar UGM Sarankan MBG Dimasak Langsung di Sekolah

Muhamad Yasir, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 17 September 2026 | 18:40 WIB
Pakar UGM Sarankan MBG Dimasak Langsung di Sekolah
Ilustrasi pelajar di Kabupaten Pati keracunan MBG. [Dok Suara.com/AI]
baca 10 detik
  • Guru Besar FTP UGM Endang Sutriswati Rahayu menyarankan program MBG dimasak langsung di sekolah.
  • Pengiriman makanan matang berisiko memicu pertumbuhan bakteri berbahaya akibat suhu perjalanan yang tidak terjaga.
  • Makanan harus segera dikonsumsi setelah matang untuk menghindari bakteri penghasil toksin seperti Bacillus cereus.

Suara.com - Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), Endang Sutriswati Rahayu, menilai makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) lebih aman dimasak langsung di sekolah dan segera dikonsumsi.

Menurut Endang, pengiriman makanan matang dari dapur penyedia ke sekolah memiliki risiko terhadap keamanan pangan, terutama jika suhu makanan tidak terjaga selama perjalanan.

"Ya kalau saya ditanya, ya masaknya di sekolahan itu aja. Ya paling aman itu ya dimasak di mana, di tempat (saat dikonsumsi)," kata Endang saat dihubungi, Kamis (17/9/2026).

Endang menjelaskan penggunaan kendaraan biasa tanpa pengendalian suhu dapat membuat suhu makanan meningkat selama pengiriman. Kondisi tersebut dapat memicu pertumbuhan bakteri.

"Kalau dikirim kan berisiko, suhu pengirimannya di mobil boks biasa. Nah kalau suhu naik kan ya bakteri lebih senang tumbuh," tandasnya.

Selain proses pengiriman, jeda antara makanan selesai dimasak hingga disajikan juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Makanan yang terlalu lama berada pada suhu ruang berisiko mengalami peningkatan jumlah bakteri.

Endang menyebut Bacillus cereus sebagai salah satu mikroorganisme yang perlu diwaspadai. Sporanya dapat bertahan dari proses pemasakan biasa dan kemudian menghasilkan toksin ketika bakteri tumbuh.

"Bacillus cereus itu penghasil toksin, sporanya itu enggak rusak kalau dimasak biasa. Nah terus nanti dia tumbuh, kalau tumbuh menghasilkan toksin," ungkapnya.

Selain Bacillus cereus, Endang menyebut Staphylococcus aureus dan Salmonella sebagai bakteri yang dapat memicu gangguan kesehatan apabila keamanan makanan tidak terjaga.

baca juga

Karena itu, Endang menekankan makanan MBG harus memenuhi standar keamanan pangan secara penuh.

"Aman itu 100 persen loh. Harus. Makanan wajib aman, udah itu aja," tegasnya.

Ia menilai makanan sebaiknya langsung dikonsumsi setelah matang untuk meminimalkan waktu makanan berada pada kondisi yang memungkinkan bakteri berkembang.

"Kalau saya ditanya, ya masak aja di sekolahan. Mateng terus langsung dimakan, kan gitu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BGN Rancang Marketplace Khusus MBG, Diklaim Anti Kickback dan Hanky Panky

BGN Rancang Marketplace Khusus MBG, Diklaim Anti Kickback dan Hanky Panky

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:08 WIB

Daftar Penerima MBG Dirombak, 1.653 Sekolah Dicoret!

Daftar Penerima MBG Dirombak, 1.653 Sekolah Dicoret!

News | Kamis, 17 September 2026 | 17:36 WIB

Pakar UGM Buka Suara Soal Bakteri 'Tahan Panas' di Kasus Keracunan MBG

Pakar UGM Buka Suara Soal Bakteri 'Tahan Panas' di Kasus Keracunan MBG

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:26 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×