Usul Ahok Dicopot dari Komut, Andre Rosiade Malah Diserang soal Kasus PSK

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 16 September 2020 | 15:18 WIB
Usul Ahok Dicopot dari Komut, Andre Rosiade Malah Diserang soal Kasus PSK
Partai Gerindra Andre Rosiade. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Anggota DPR RI Andre Rosiade mengusulkan agar Basuki Tjahaja Purnma alias Aahok dicopot dari jabatannya sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero). Namun, usulan Andre tersebut justru dibalas serangan isu PSK dari publik.

Awalnya, Andre -- politisi yang belum lama ini membuat kontroversi karena ikut terlibat menggerebek PSK di hotel -- mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo untuk memberhentikan Ahok.

Hal itu disampaikan oleh Andre Rosiade melalui akun Twitter miliknya @andre_rosiade.

"Pak Presiden @jokowi yang saya hormati, setelah melihat kinerja dan perilaku saudara @basuki_btp sebagai komut @pertamina. Saya usulkan ke pak @jokowi dan pak menteri @erickthohir untuk mencopot saudara BTP dari jabatannya," kata Andre seperti dikutip Suara.com, Rabu (16/9/2020).

Andre Rosiade usul Ahok dicopot dari Komut Pertamina (Twitter/andre_rosiade)
Andre Rosiade usul Ahok dicopot dari Komut Pertamina (Twitter/andre_rosiade)

Alasan Andre meminta Jokowi mencopot Ahok dari jabatan Komut Pertamina lantaran Ahok dinilai telah menimbulkan kegaduhan.

Tak hanya itu, Andre juga menilai kinerja Ahok selama menjadi pimpinan perusahaan plat merah itu biasa-biasa saja.

"Karena menimbulkan kegaduhan dan kinerja yang bersangkutan juga biasa-biasa saja," imbuh Andre.

Cuitan tersebut langsung ramai diprotes oleh publik. Beberapa warganet balik menyerang Andre dengan menyinggung kasus penggerebekan PSK terdahulu.

"Pak @prabowo yang saya hormati, setelah melihat kinerja dan perilaku sdr @andre_rosiade sebagai anggota DPR dari @Gerindra, saya usulkan ke bapak untuk mencopotnya dari kader Gerindra karena suka bikin gaduh. Mosok sekelas DPR cuma bisa gerebek PSK. Lagian kinerja yang bersangkutan juga sangat biasa-biasa saja," cuit @narkosun.

baca juga

Warganet lainnya juga mempertanyakan kinerja Andre Rosiade sebagai anggota DPR RI yang ikut mengerebek PSK beberapa waktu lalu. Bahkan beberapa warganet juga menyinggung fisik Andre sebagai bahan kritik.

"Pak @prabowo yang saya hormati, setelah melihat muka dan perilaku saudara @andre_rosiade sebagai kader @Gerindra, saya usulkan ke bapak dan saudara @sandiuno untuk mencopot saudara @andre_rosiade sebagai kader partai anda, karena menimbulkan kegaduhan dan muka yang bersangkutan juga biasa-biasa saja," tulis @danrem.

"Apakah @andre_rosiade menggrebek dan menjebak PSK di hotel itu relevan dengan tugas anggota @DPR_RI komisi VI?" tanya @syarman59.

Cuitan tersebut langsung dibalas oleh admin Partai Gerindra. Partai di bawah naungan Ketua Umum Prabowo Subianto itu memberikan pembelaan terhadap Andre yang terus menerus diserang publik.

"Kami rasa perbandingan anda tidak apple to apple. Yang dikritik oleh Pak Andre adalah kinerja, bukan fisik. Kritik yang dilayangkan oleh Pak Andre masih relevan, karena beliau adalah anggota Komisi VI DPR RI, yang mempunyai ruang lingkup tugas di bidang BUMN," kata Gerindra.

Meski demikian, Gerindra mempersilakan publik untuk mengkritik Andre dengan kasus penggerebekan PSK. Sebab, hal itu berkaitan dengan kinerja Andre sebagai wakil rakyat.

"Pernyataan ini juga relevan jika digunakan untuk mengkritik kinerja pak Andre. Tidak seperti pernyataan yang kami sanggah, membandingkan kinerja dengan fisik itu sangat tidak relevan," balas admin Gerindra.

Gerindra bela Andre Rosiade soal usulan copot Ahok (Twitter/gerindra)
Gerindra bela Andre Rosiade soal usulan copot Ahok (Twitter/gerindra)

Ahok Disorot

Ahok melalui YouTube bercerita tentang posisinya di Pertamina. Dia bilang bukan lagi sebagai pengawas direksi, tetapi eksekutor.

Ahok mengibaratkan posisi komisaris di BUMN seperti "neraka lewat, surga belum masuk". Sebab, semua keputusan rapat umum dan pemegang saham yang menentukan Key Performance Indicator dewan kerja komisaris dan direksi dilakukan di Kementerian BUMN.

Ahok menambahkan, semua keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang menentukan Key Performance Indicators yakni penilaian kinerja dewan komisaris dan direksi dilakukan di kementerian BUMN.

Itulah sebabnya, Ahok menyarankan agar kementerian BUMN dibubarkan.

"Harusnya Kementerian BUMN itu dibubarkan sebetulnya, kita harus membangun semacam TEMASEK, Indonesia Incorporation," kata Ahok.

Ahok juga mengungkapkan mayoritas komisaris di Pertamina merupakan titipan.

"Jadi direksi-direksi semua mainnya lobinya ke menteri, karena yang menentukan menteri. Komisaris pun rata-rata titipan kementerian-kementerian," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahok Bilang Kadrun Siap Demo, Denny: Hahaha, Gelar Kadrun Ternyata Melekat

Ahok Bilang Kadrun Siap Demo, Denny: Hahaha, Gelar Kadrun Ternyata Melekat

News | Rabu, 16 September 2020 | 12:27 WIB

Andre Rosiade: Ahok Kebanyakan Bacot

Andre Rosiade: Ahok Kebanyakan Bacot

Jakarta | Rabu, 16 September 2020 | 11:42 WIB

Ahok Buka Aib Pertamina, Said Didu: Kasihan Erick Thohir 'Ditelanjangi'

Ahok Buka Aib Pertamina, Said Didu: Kasihan Erick Thohir 'Ditelanjangi'

News | Rabu, 16 September 2020 | 12:19 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Gedung Baru, Pramono Didesak Prioritaskan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

Bukan Sekadar Gedung Baru, Pramono Didesak Prioritaskan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:05 WIB

Amerika Ngamuk Lagi, Habis-habisan Gempur Fasilitas Militer Iran

Amerika Ngamuk Lagi, Habis-habisan Gempur Fasilitas Militer Iran

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:01 WIB

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF 2026

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:00 WIB

Pasar Ngijon Siap 'Digemparkan', Mulai dari Jathilan, Talkshow Menarik hingga Hiburan Gratis!

Pasar Ngijon Siap 'Digemparkan', Mulai dari Jathilan, Talkshow Menarik hingga Hiburan Gratis!

Jogja | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:00 WIB

Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi

Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:55 WIB

Korban Tewas Gempa Jepang Terus Bertambah, Ada Warga Negara Asing

Korban Tewas Gempa Jepang Terus Bertambah, Ada Warga Negara Asing

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:48 WIB

Usia 25 Belum Menikah, Kenapa Perempuan Masih Sering Dianggap Terlambat?

Usia 25 Belum Menikah, Kenapa Perempuan Masih Sering Dianggap Terlambat?

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:45 WIB

Cetak Generasi Melek Finansial, BRI Region 16 Masifkan Tabungan SimPel untuk Pelajar

Cetak Generasi Melek Finansial, BRI Region 16 Masifkan Tabungan SimPel untuk Pelajar

Bri | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:43 WIB

Redam Bentrok Antar Ormas: Debt Collector Pembacok Valet Ambyar Club Diserahkan ke Polisi

Redam Bentrok Antar Ormas: Debt Collector Pembacok Valet Ambyar Club Diserahkan ke Polisi

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:42 WIB

Tetesan Darah Bongkar Kematian Wanita di Kamar Kos Grogol Petamburan

Tetesan Darah Bongkar Kematian Wanita di Kamar Kos Grogol Petamburan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:41 WIB

×