Terungkap! Ada Daerah Sengaja Kurangi Tes Corona Agar Jadi Zona Hijau

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Minggu, 20 September 2020 | 11:17 WIB
Terungkap! Ada Daerah Sengaja Kurangi Tes Corona Agar Jadi Zona Hijau
Sebagai ilustrasi: Tes virus corona di Jakarta (Antara)

Suara.com - Ketua Tim Mitigasi PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Adib Khumaidi mengungkapkan bahwa ada beberapa daerah yang menekan pelaksanaan swab test ke warga agar daerahnya selalu mendapat predikat zona hijau.

Adib tidak mengatakan secara rinci daerah mana saja yang memberlakukan hal tersebut namun kebijakan ini ini biasanya datang dari pemerintah daerah setempat.

"Saya tidak tahu itu sekarang masih ada atau tidak, tapi itu sempat kami dengar juga, sehingga untuk membuat zona daerahnya tetap hijau ya tidak usah dilakukan PCR, ya akan hijau terus karena tidak ada PCR," kata dr Adib dalam Webinar Nasional Dokterku Sayang, Dokterku Berjuang yang digelar PB IDI, Sabtu (19/9/2020).

Dia sangat menyayangkan hal ini terjadi di saat pandemi Covid-19 yang seharusnya pemerintah berkewajiban melakukan 3 T yakni testing, tracing, dan treatment untuk mengendalikan laju penyebaran pandemi Covid-19.

"Jadi salah satu hal yang saya kira untuk saat ini dengan era transparansi ya tidak bisa lagi dilakukan seperti itu, tapi sekali lagi kebijakan PCR ini saya masih mendengar ada satu dua daerah yang masih melakukan itu," ujarnya.

Di sisi lain, test PCR ini juga diberlakukan terhadap seluruh tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat yang kontak langsung dengan pasien covid-19, namun ada konsekuensi pelayanan kesehatan atas kebijakan ini.

"Ada konsekuensi bahwa dokter tersebut harus melakukan isolasi mandiri, maka tidak boleh melakukan pelayanan, nah kondisi ini jadi rumit kalau dalam wilayah tersebut dia dokter satu-satunya, ini juga jadi masalah," ungkap Adib.

Untuk diketahui, saat ini terdapat 51 kabupaten/kota zona hijau yang terdiri dari 29 kabupaten/kota tidak ada kasus dan 22 kabupaten/kota tidak terdampak.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CDC Kembali Ubah Pedomannya, Orang Tanpa Gejala Perlu Dites Virus Corona

CDC Kembali Ubah Pedomannya, Orang Tanpa Gejala Perlu Dites Virus Corona

Health | Minggu, 20 September 2020 | 06:29 WIB

Kematian Covid-19 Naik Tajam, IDI Desak Warga Disiplin Protokol Kesehatan

Kematian Covid-19 Naik Tajam, IDI Desak Warga Disiplin Protokol Kesehatan

Health | Jum'at, 18 September 2020 | 15:18 WIB

Tes Covid-19 Sangat Kurang, IDI Sentil Airlangga Soal Uang Masih Banyak

Tes Covid-19 Sangat Kurang, IDI Sentil Airlangga Soal Uang Masih Banyak

News | Jum'at, 18 September 2020 | 13:33 WIB

IDI: Kematian Tenaga Kesehatan Akibat Covid-19, Indonesia Tertinggi di Asia

IDI: Kematian Tenaga Kesehatan Akibat Covid-19, Indonesia Tertinggi di Asia

Health | Jum'at, 18 September 2020 | 12:30 WIB

Pilkada di Tengah Pandemi, IDI Riau Ingatkan Ini

Pilkada di Tengah Pandemi, IDI Riau Ingatkan Ini

Riau | Selasa, 15 September 2020 | 14:22 WIB

Dampak 115 Dokter Meninggal, 300 Ribu Penduduk Kehilangan Pelayanan Medis

Dampak 115 Dokter Meninggal, 300 Ribu Penduduk Kehilangan Pelayanan Medis

Video | Selasa, 15 September 2020 | 07:30 WIB

Jerinx SID Minta Ganti Hakim, Ini Alasannya

Jerinx SID Minta Ganti Hakim, Ini Alasannya

Sulsel | Senin, 14 September 2020 | 15:30 WIB

Terkini

Diawali Suara Ledakan, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen di Koja Ludes Terbakar

Diawali Suara Ledakan, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen di Koja Ludes Terbakar

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:55 WIB

Geger Suara Ledakan di Koja, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen Ludes Terbakar

Geger Suara Ledakan di Koja, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen Ludes Terbakar

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:50 WIB

MBG Balik Lagi! BGN Wajibkan Menu Daging Tersedia di Hari Pertama Sekolah

MBG Balik Lagi! BGN Wajibkan Menu Daging Tersedia di Hari Pertama Sekolah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:32 WIB

Efek Truk Crane Tabrak JPO: Tendean-Kuningan Macet Parah, Arus Lalu Lintas Dialihkan!

Efek Truk Crane Tabrak JPO: Tendean-Kuningan Macet Parah, Arus Lalu Lintas Dialihkan!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:17 WIB

Trump Mau 'Jajah' Iran dan Rebut Fasilitas Nuklir Rahasia

Trump Mau 'Jajah' Iran dan Rebut Fasilitas Nuklir Rahasia

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:07 WIB

Sopir Asyik Main HP, Truk Towing Hantam JPO Tendean Hingga Rusak Parah!

Sopir Asyik Main HP, Truk Towing Hantam JPO Tendean Hingga Rusak Parah!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:55 WIB

Penampakan Lusinan Pesawat Tempur AS Terbang di Selat Hormuz, Siap-siap Gempur Iran Lagi

Penampakan Lusinan Pesawat Tempur AS Terbang di Selat Hormuz, Siap-siap Gempur Iran Lagi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:50 WIB

Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?

Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:41 WIB

45 Orang Hilang di Lokasi Kebakaran Maut Bar Bangkok

45 Orang Hilang di Lokasi Kebakaran Maut Bar Bangkok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:29 WIB

Raksasa Mobil Ini Mau PHK 100 Ribu Pekerja: Kami Mau Lebi Efisien dan Kurangi Biaya

Raksasa Mobil Ini Mau PHK 100 Ribu Pekerja: Kami Mau Lebi Efisien dan Kurangi Biaya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:21 WIB

×