Ada Standar Ganda, Fadli Zon: Baru TNI yang Berani Sebut Separatis Teroris

Dany Garjito, Farah Nabilla

Senin, 21 September 2020 | 07:26 WIB
Ada Standar Ganda, Fadli Zon: Baru TNI yang Berani Sebut Separatis Teroris
Ilustrasi Fadli Zon. (Suara.com/Ema Rohima)

Suara.com - Politisi Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan ada standar ganda untuk menamai seseorang atau sebuah kelompok sebagai teroris.

Ia menjelaskan ada beberapa label yang disematkan untuk kelompok Islam hingga menimbulkan Islamophobia. Beberapa istilah itu di antaranya adalah radikal, teroris, dan fundamentalis.

Sementara itu, label berbeda disematkan kepada kelompok yang jelas menggunakan senjata dan kekerasan yaitu 'kelompok kriminal bersenjata'.

Fadli berpendapat, sejauh ini hanya TNI yang berani sebut Separatis Teroris.

"Kita double standard melihat teroris. Biasanya "radikal", "teroris", "fundamentalis" disematkan kepada yang berbau Islam sehingga menimbulkan Islamophobia. Teroris yang jelas-jelas menggunakan senjata dan kekerasan masih disebut "kelompok kriminal bersenjata". Baru TNI yang berani sebut Separatis Teroris," papar Fadli melalui cuitannya, Minggu (20/9/2020).

Cuitan Fadli Zon soal istilah teroris. (Twitter/@fadlizon)
Cuitan Fadli Zon soal istilah teroris. (Twitter/@fadlizon)

Pendapat Fadli tersebut merujuk pada sebuah twit yang diunggah akun Twitter Pusat Penerangan TNI yang membagikan foto-foto para prajurit.

"Gerombolan Separatis Teroris Papua Makin Beringas Menjelang Sidang Umum PBB #separatis #kkb #papua #PapuaIndonesia," demikian bunyi keterangan unggahan @Puspen_TNI.

Jelang Sidang Umum PBB

Seorang pendeta ditembak mati di Papua. Pendeta itu bernama Yeremia Zanambani. Dia ditembak dan dilaporkan meninggal dunia akibat ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Hipadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

baca juga

"Memang benar ada laporan tentang meninggalnya tokoh agama akibat luka tembak di Kampung Hitadipa, Distrik Hitadipa, Intan Jaya pada Sabtu (19/9)," kata Kapen Kogabwihan III, Kol Czi IGN Suriastawa melalui rilisnya, di Jayapura, Minggu (20/9/2020).

Tidak benar korban ditembak TNI, seperti yang disebar di media sosial karena itu fakta yang diputarbalikkan.

"Selain itu, apa yang dilakukan KKB dan kelompoknya adalah mencari momen untuk menarik perhatian menjelang Sidang Umum PBB," ujar Kol Suriastawa.

Dalam bulan September tercatat tiga kasus penyerangan dan penembakan terhadap warga sipil.

TNI hingga menewaskan dua anggota TNI-AD dan satu warga sipil serta dua sipil lainnya terluka.

Adapun nama-nama korban, yaitu pada kejadian Selasa (15/9), dua tukang ojek terluka, Kamis (17/9) dua orang meninggal, yakni Serka Sahlan dan Badawi yang berprofesi tukang ojek, serta pada Sabtu (19/9) dua orang meninggal, yakni Pratu Dwi Akbar Utomo dan Pdt Yeremia Zanambani. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Fahri Hamzah Berubah, Musni Umar: Saya Prihatin Ia Dibully Luar Biasa

Sebut Fahri Hamzah Berubah, Musni Umar: Saya Prihatin Ia Dibully Luar Biasa

News | Minggu, 20 September 2020 | 19:20 WIB

DOORR! Pendeta di Papua Ditembak Mati di Intan Jaya

DOORR! Pendeta di Papua Ditembak Mati di Intan Jaya

News | Minggu, 20 September 2020 | 15:50 WIB

Wacana TNI-Polri Gandeng Ormas Jalankan Protokol Covid-19 Kian Menguat

Wacana TNI-Polri Gandeng Ormas Jalankan Protokol Covid-19 Kian Menguat

Jakarta | Sabtu, 19 September 2020 | 16:48 WIB

Fadli Zon Labeli Indonesia Negara Cukongkrasi, Mahfud MD: Boleh Saja

Fadli Zon Labeli Indonesia Negara Cukongkrasi, Mahfud MD: Boleh Saja

News | Sabtu, 19 September 2020 | 15:04 WIB

Oknum TNI Ngaku Tak Sadar Tabrak dan Lindas Anggota Polisi Hingga Tewas

Oknum TNI Ngaku Tak Sadar Tabrak dan Lindas Anggota Polisi Hingga Tewas

News | Sabtu, 19 September 2020 | 10:39 WIB

Bikin Haru, Pemuda Ini Menangis Saat Lihat Salju di Negeri Sendiri

Bikin Haru, Pemuda Ini Menangis Saat Lihat Salju di Negeri Sendiri

Jogja | Minggu, 20 September 2020 | 11:20 WIB

Terkini

Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim

Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:34 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram

Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:34 WIB

Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM

Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:29 WIB

Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat

Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Menhut Raja Juni Sebut Karhutla di Riau Terus Mengecil

Menhut Raja Juni Sebut Karhutla di Riau Terus Mengecil

Riau | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna

Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam

Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS

Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat

Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat

Riau | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:39 WIB

8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui

8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:35 WIB

×