Tenaga Kesehatan Mulai Kewalahan: Entah Sampai Kapan Kita Bertahan?

Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio | Suara.com

Senin, 21 September 2020 | 14:29 WIB
Tenaga Kesehatan Mulai Kewalahan: Entah Sampai Kapan Kita Bertahan?
[Unsplash/Markus Spiske]

Suara.com - Jumlah pasien positif virus corona covid-19 tak kunjung menunjukkan penurunan, bahkan terus melonjak setiap harinya yang berdampak pada kekuatan tenaga medis dalam menangani pandemi.

Kepala Bidang Koordinator Relawan Medis STCP-19, Jossep F. William, menyebut gelombang pasien baru positif covid-19 yang masuk ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet saja sudah sangat banyak, bahkan sampai membuka tower baru untuk isolasi pasien tanpa gejala.

"Kalau kita terus seperti ini, ini semua sistem akan ambruk ya karena over semua ini sistem kesehatan kita, meskipun kita sekarang masih tahan, cuma pertanyaannya sampai kapan kita tahan ini?," kata Jossep dari Gedung BNPB, Jakarta, Senin (21/9/2020).

Dia mengatakan bahwa tenaga kesehatan saat ini sudah kelelahan melayani banyaknya pasien, untuk mengatasi hal itu mereka langsung meminta bantuan dari organisasi profesi dokter dan perawat untuk mengirimkan bantuan tenaga medis tambahan.

"Saat ini kurang lebih perawat kita masih standby sekitar 2000-an, bidan masih cukup banyak, tenaga kesehatan yang lain ini yang mulai habis, kita sedang meminta kembali ke organisasi profesi seperti IDI dan PPNI untuk menambah," jelasnya.

Diketahui, Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat membuka satu tower, (tower 4) untuk menampung pasien positif covid-19 yang semakin bertambah setiap harinya.

Tower 4 sudah selesai diperbaiki dan siap digunakan mulai Senin (21/9/2020) hari ini dengan total kapasitas 1.546 tempat tidur.

Sementara tower 5 yang khusus untuk pasien tanpa gejala sudah terisi 1.497 pasien atau 95,35 persen dari total kapasitas 1.570 tempat tidur.

Kemudian Tower 6 yang merawat pasien dengan gejala ringan sudah terisi 994 atau 76,46 persen dari total 1.300 tempat tidur, artinya tinggal tersisa 306 tempat tidur di Tower 6.

Sama halnya dengan Tower 7 yang juga merawat merawat pasien dengan gejala ringan sudah terisi 1.361 atau 86,24 persen dari total 1.578 tempat tidur, artinya tinggal tersisa 217 tempat tidur di Tower 7.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Pelecehan Oknum Medis di Bandara Soetta, Polisi Cek Kamera CCTV

Kasus Pelecehan Oknum Medis di Bandara Soetta, Polisi Cek Kamera CCTV

Jakarta | Senin, 21 September 2020 | 12:05 WIB

Patuhi Protokol Covid-19, Turut Bantu Tenaga Medis

Patuhi Protokol Covid-19, Turut Bantu Tenaga Medis

Riau | Senin, 21 September 2020 | 11:58 WIB

Polisi Kirim Tim ke Bali, Usut Kasus Pelecehan Seksual Oknum Medis Bandara

Polisi Kirim Tim ke Bali, Usut Kasus Pelecehan Seksual Oknum Medis Bandara

Bali | Senin, 21 September 2020 | 10:53 WIB

Istri Wali Kota Pontianak Positif Virus Corona, Kini Jalani Isolasi

Istri Wali Kota Pontianak Positif Virus Corona, Kini Jalani Isolasi

Kalbar | Senin, 21 September 2020 | 10:33 WIB

Polisi Temui Korban Pelecehan Seksual Oknum Medis Bandara Soetta di Bali

Polisi Temui Korban Pelecehan Seksual Oknum Medis Bandara Soetta di Bali

News | Senin, 21 September 2020 | 09:51 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB