Kasus Pembunuhan Wartawan Demas Laira, Polisi Sudah Punya Calon Tersangka?

Chandra Iswinarno | Suara.com

Selasa, 22 September 2020 | 13:52 WIB
Kasus Pembunuhan Wartawan Demas Laira, Polisi Sudah Punya Calon Tersangka?
Wartawan Mamuju Tengah Demas Laira. (istimewa)

Suara.com - Misteri kematian wartawan Demas Laira hingga kini masih buram. Meski mendapat tekanan dari sejumlah lembaga pers di tanah air, sudah hampir sebulan polisi belum menemui titik terang mengenai dalang dan pelaku di balik kematian wartawan sulawesion.com itu.

Kepada Pojokcelebes.com-jaringan Suara.com, Kepolisian Daerah (Polda Sulbar) terus melakukan penyelidikan untuk bisa mengungkap motif misteri kematian wartawan asal Mamuju Tengah itu.

Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Syamsu Ridwan mengemukakan, tim gabungan penyidik dari Polda Sulbar dan Polres Mamuju Tengah berupaya mengumpulkan bukti untuk bisa mengungkap kasus kematian Demas Laira.

”Intinya baik penyidik polres berasama Tim Polda Sulbar, masih terus mendalami kasus ini dengan mencari alat bukti. Karena persoalan penetapan tersangka harus memiliki Dua alat bukti. Tidak bisa serta merta tanpa alat bukti yang kuat lakukan penetapan tersangka, dan pasti polisi menyalahi aturan penyidikan, ” katanya seperti dilansir pada Selasa (22/9/2020).

Masih kata dia, pihaknya meyakini motif pembunuhan korban Demas Laira, masih diyakini bukan karena ada hubungannya dengan profesi sebagai wartawan. Namun lebih mengarah ke indikasi kehidupan pribadi korban.

”Motifnya masih kami yakni adalah masalah pribadi korban dan tidak ada hubungannya dengan profesi korban. Tetapi ini semua masih indikasi ya, tetapi kepastiannya setelah ada tersangkanya. Dan ini akan kami beberkan jika sudah ada tersangkanya seperti apa motif yang sebenarnya kasus ini," katanya

Selain itu, polisi mengakui sudah ada calon tersangka atau ada orang-orang yang diduga. Hanya saja belum cukup miliki alat bukti untuk mentersangkakan bagi orang yang diduga tersebut.

”Memang ada yang kami curigai alias orang-orang yang diduga, namun untuk mentersangkakan dia, alat bukti belum cukup. Sampai saat ini, itu yang menjadi kendala. Namun kami juga sudah kirim beberapa alat bukti ke Lab Forensik di Makassar," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Demas Laira ditemukan tergeletak di sisi jalan poros Sulawesi Mamuju Tengah, dengan penuh tusukan dan hingga saat ini belum diketahui motif pembunuhan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Bulan Pembunuhan Jurnalis Demas Laira, TPF Tagih Janji Polda Sulbar

Satu Bulan Pembunuhan Jurnalis Demas Laira, TPF Tagih Janji Polda Sulbar

Sulsel | Senin, 21 September 2020 | 11:01 WIB

Sudah Tiga Pekan, Pembunuh Wartawan Demas Laira Masih Berkeliaran

Sudah Tiga Pekan, Pembunuh Wartawan Demas Laira Masih Berkeliaran

Jabar | Sabtu, 12 September 2020 | 15:53 WIB

Penetapan Tersangka Pembunuhan Wartawan Demas Laira Terkendala Ini

Penetapan Tersangka Pembunuhan Wartawan Demas Laira Terkendala Ini

Sulsel | Sabtu, 12 September 2020 | 15:10 WIB

Terkini

2 Masalah Besar Ini Jadi Alasan Donald Trump Pilih Damai Sementara dengan Iran

2 Masalah Besar Ini Jadi Alasan Donald Trump Pilih Damai Sementara dengan Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:58 WIB

Perubahan Iklim Memperluas Risiko Kebakaran Hutan: Ribuan Spesies Terancam Punah

Perubahan Iklim Memperluas Risiko Kebakaran Hutan: Ribuan Spesies Terancam Punah

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:55 WIB

Biaya Penerbangan Haji Terancam Naik hingga 51 persen, Pemerintah Pastikan Tak Bebani Jemaah

Biaya Penerbangan Haji Terancam Naik hingga 51 persen, Pemerintah Pastikan Tak Bebani Jemaah

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:54 WIB

Keracunan MBG di Jakarta Timur Berangsur Pulih, Mayoritas Pasien Segera Pulang

Keracunan MBG di Jakarta Timur Berangsur Pulih, Mayoritas Pasien Segera Pulang

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:48 WIB

BPOM Perluas Vaksin Campak untuk Dewasa, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas

BPOM Perluas Vaksin Campak untuk Dewasa, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:41 WIB

Dalih AI Tak Mempan! JK Resmi Polisikan Rismon Sianipar: Dia Hanya Bantah Pembuatnya, Bukan Isinya!

Dalih AI Tak Mempan! JK Resmi Polisikan Rismon Sianipar: Dia Hanya Bantah Pembuatnya, Bukan Isinya!

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:40 WIB

30 Negara Bersatu Rancang Strategi Pembukaan Selat Hormuz Pasca Gencatan Senjata

30 Negara Bersatu Rancang Strategi Pembukaan Selat Hormuz Pasca Gencatan Senjata

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:36 WIB

KPK Ungkap Ada Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi Diintimidasi, Rumahnya Dibakar

KPK Ungkap Ada Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi Diintimidasi, Rumahnya Dibakar

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:28 WIB

Terungkap! AS Sudah 'Ngemis' Minta Ampun Sejak Hari ke-10 Perang, Kini Tunduk pada 10 Syarat Iran

Terungkap! AS Sudah 'Ngemis' Minta Ampun Sejak Hari ke-10 Perang, Kini Tunduk pada 10 Syarat Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:28 WIB

Unggah Pernyataan Iran di Medsos Pribadi, Donald Trump Diledek Jadi 'Jubir Iran'

Unggah Pernyataan Iran di Medsos Pribadi, Donald Trump Diledek Jadi 'Jubir Iran'

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:22 WIB