Soal Polemik Pilkada 2020, Ketua DPP PKS: Desakan Masyarakat Harus Didengar

Reza Gunadha, Hernawan

Rabu, 23 September 2020 | 13:18 WIB
Soal Polemik Pilkada 2020, Ketua DPP PKS: Desakan Masyarakat Harus Didengar
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 masih menuai pro dan kontra. Kali ini, giliran Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera yang ikut buka suara menyarankan agar pelaksanaan Pilkada ditunda saja.

Pasalnya, menurut Mardani kini kian banyak desakan dari masyarakat sipil terkait penundaan Pilkada. Hal ini tentu saja harus didengar oleh Pemerintah selaku pihak yang berwenang mengambil keputusan.

"Desakan masyarakat sipil terkait penundaan Pilkada serentak 2020 harus amat didengar," tulisnya lewat akun Twitter @MardaniAliSera, Selasa (22/9/2020).

Menurut Mardani, keselamatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 adalah hal yang menjadi prioritas. Politisi PKS ini mengatakan Pilkada 2020 baiknya memang diundur apabila kondisi kasus infeksi covid-19 kian bertambah.

"Keselamatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 adalah hal yang harus menjadi prioritas. Baiknya Pilkada 2020 ditunda jika kondisi kasus infeksi Covid-19 masih terus bertambah," lanjutnya.

Cuitan Mardani Ali Sera Soal Pilkada Serentak 2020 (Twitter/@mardanialisera)
Cuitan Mardani Ali Sera Soal Pilkada Serentak 2020 (Twitter/@mardanialisera)

Dalam cuitan lainnya, Mardani juga menuturkan bahwa Pilkada lebih baik ditunda apabila Pemerintah tidak mengeluarkan aturan tegas dan menegakan disiplin yang ketat.

Lebih lanjut lagi, Mardani juga menyoroti kasus pendaftaran peserta Pilkada 4-6 September silam yang dinilai amburadul.

"Semakin tingginya positive rate covid-19 di Indonesia dan dari pendaftaran peserta 4-6 September yang amburadul. Sudah selayaknya ada alternatif kebijakan yang lebih baik untuk keselamatan masyarakat," jelasnya.

Tidak hanya itu saja, Ketua DPP PKS ini juga mengatakan bahwa perangkat aturan pemerintah saja tidak cukup untuk memaksa pasangan calon dan masyarakat untuk selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan pecegahan Covid-19.

baca juga

Kecuali apabila Pemerintah mampu bertindak tegas dan lugas dengan membuat membuat aturan dengan paradigma Covid-19.

Lebih dalam lagi, Mardani pun mengatakan bahwa pemerintah jangan sampai mengorbankan banyak nyawa untuk kepentingan elitis di Pilkada serentak 2020.

"Jangan sampai mengorbankan ribuan nyawa rakyat bahkan jutaan untuk kepenting elitis semata," tegas Mardani.

"Tunda atau Pak @jokowi mengorkestasi lebih baik lagi penyelenggara pemilu (KPU, Bawaslu), Kemendagri, Pemda, dan semua unsur yang terlibat seperti Satpol PP dan Ormas lainnya," sambungnya.

Orkestrasi yang dimaksud oleh Mardani yakni ketegasan dalam peraturan kepada peserta agar tidak mengumpulkan orang dalam jumlah banyak dan juga adanya hukuman bagi pelanggar. Di dalamnya termasuk tidak memperbolehkan konser musik dalam kampanye politik.

"Tidak tidak ada perubahan peraturan dan ketegasan dalam penegakan disiplin, Pilkada 2020 dapat jadi klaster baru Covid-19. Tanpa ada aturan tegas dan penegakan disiplin yang ketat, Pilkada sebaiknya ditunda," ucap Mardani lanjut.

"Setelah beberapa tahapan berjalan, saya merasa kita belum siap," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terima Masukan, Tapi Jokowi Ingin Pilkada Berjalan di Masa Pandemi

Terima Masukan, Tapi Jokowi Ingin Pilkada Berjalan di Masa Pandemi

News | Selasa, 22 September 2020 | 18:16 WIB

Pilkada Serentak Tetap Lanjut, Fraksi PKS Minta Jokowi Terbitkan Perppu

Pilkada Serentak Tetap Lanjut, Fraksi PKS Minta Jokowi Terbitkan Perppu

News | Selasa, 22 September 2020 | 17:55 WIB

Pilkada Jalan Terus Saat Pandemi, Din Syamsuddin Sebut Pemerintah Diktator

Pilkada Jalan Terus Saat Pandemi, Din Syamsuddin Sebut Pemerintah Diktator

News | Selasa, 22 September 2020 | 17:50 WIB

Terkini

Andai Sekolah Tetap Masuk saat Karhutla, Ini Dampak Kabut Asap bagi Kesehatan Anak

Andai Sekolah Tetap Masuk saat Karhutla, Ini Dampak Kabut Asap bagi Kesehatan Anak

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 16:05 WIB

Premanisme Berkedok Ormas Bayangi Kawasan Industri, Polda Jatim Bentuk Posko Lindungi Investasi

Premanisme Berkedok Ormas Bayangi Kawasan Industri, Polda Jatim Bentuk Posko Lindungi Investasi

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 16:05 WIB

Sempat 'Panas', Erick Thohir Peluk Erat Shin Tae-yong di Senayan

Sempat 'Panas', Erick Thohir Peluk Erat Shin Tae-yong di Senayan

Bola | Selasa, 01 September 2026 | 16:05 WIB

Warga Malang Hadapi Harga BBM Baru: Pertalite Jadi Primadona, Antrean Mengular hingga Stok Ludes

Warga Malang Hadapi Harga BBM Baru: Pertalite Jadi Primadona, Antrean Mengular hingga Stok Ludes

Malang | Selasa, 01 September 2026 | 16:04 WIB

5 Poin Kontrak Jam'iyyah Gus Kikin Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Haram Jabatan Politik

5 Poin Kontrak Jam'iyyah Gus Kikin Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Haram Jabatan Politik

News | Selasa, 01 September 2026 | 16:04 WIB

Persib Bandung Lolos ke ACL Two, Igor Tolic Alihkan Fokus Lawan PSM Makassar

Persib Bandung Lolos ke ACL Two, Igor Tolic Alihkan Fokus Lawan PSM Makassar

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 16:04 WIB

Mengenal Proses Terbentuknya Gunung Berapi dan Tipe Letusannya

Mengenal Proses Terbentuknya Gunung Berapi dan Tipe Letusannya

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 16:02 WIB

Turun Gunung, BI Mau Ikut Atasi Kelangkaan Stok Cabai dan Bawang Merah

Turun Gunung, BI Mau Ikut Atasi Kelangkaan Stok Cabai dan Bawang Merah

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 16:02 WIB

Jangan Ditunda Lagi! Cak Imin Desak DPR Segera Sahkan RUU Masyarakat Adat

Jangan Ditunda Lagi! Cak Imin Desak DPR Segera Sahkan RUU Masyarakat Adat

News | Selasa, 01 September 2026 | 16:01 WIB

Kapan Pemadaman Listrik Makassar Berakhir ? Ini Jawaban PLN

Kapan Pemadaman Listrik Makassar Berakhir ? Ini Jawaban PLN

Sulsel | Selasa, 01 September 2026 | 16:00 WIB

×