Surat Terbuka Para Nakes kepada Presiden Jokowi

Siswanto | Suara.com

Kamis, 24 September 2020 | 18:00 WIB
Surat Terbuka Para Nakes kepada Presiden Jokowi
Ilustrasi tenaga medis (pixabay/DarkoStojanovic)

Suara.com - Para tenaga kesehatan Indonesia mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo dan pemimpin negara-negara pemilik hutan lainnya agar merespons pandemi Covid-19 dengan melakukan perlindungan hutan guna mencegah wabah baru dan asap kebakaran hutan dan lahan.

Dalam surat terbuka yang dibacakan dokter yang juga dosen Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Arif Wicaksono dalam Indonesia Forest Forum yang digelar secara daring diakses dari Jakarta, Kamis (24/9/2020), menyebutkan profesional tenaga kesehatan (nakes) Indonesia menyerukan para pemimpin di Indonesia, Malaysia, Brasil, Bolivia, dan Komisi Eropa untuk bertindak segera mencegah kebakaran hutan dan lahan sebagai bagian dari respons terhadap Covid-19.

Setiap tahun kebakaran hutan dan lahan menciptakan krisis lingkungan dan kesehatan masyarakat. Dan secara global, nyaris seluruh kejadian tersebut terjadi karena aktivitas manusia yang secara sengaja membuka lahan industri agrikultur, seperti kelapa sawit, peternakan, kedelai, dan kayu.

Tanpa pandemi, kebakaran sudah berdampak fatal bagi kesehatan. Terlebih lagi sekarang, kebakaran hutan, dan lahan berpotensi memperparah penyakit dan penularan Covid-19.

Asap kebakaran mengandung partikel berbahaya yang mencemari kualitas udara secara meluas, dan paparannya terbukti meningkatkan angka kematian akibat penyakit pernafasan sehingga memaksa orang untuk mengungsi.

Selain itu, ia menyebutkan tidak bisa lagi menambah beban sistem kesehatan kita dengan ancaman ganda pada paru-paru kita disebabkan Covid-19 dan karhutla. Gagal mencegah karhutla sejak dini dapat meningkatkan risiko terburuk Covid-19 pada banyak orang.

Selain itu, deforestasi juga terkait dengan kemunculan dan penyebaran wabah baru, seperti Ebola, Zika, dan penyakit zoonosis lainnya.

Deforestasi juga salah satu pendorong utama krisis iklim, dengan emisi karbon penjebak panas dan berkurangnya kapasitas hutan untuk menyerap karbon dioksida maka perubahan iklim yang muncul juga dapat menciptakan kondisi yang lebih "ideal" untuk penyebaran penyakit menular ke geografi yang baru.

Senior Public Health Advisor Yayasan Alam Sehat Lestari, dokter gigi Monica Nirmala, mengatakan di masa pandemi Covid-19 seperti ini, jika terjadi kabut asap kebakaran hutan dan lahan, maka akan semakin menambah beban berat rumah sakit. Kondisi tersebut menjadi "serangan ganda" bagi kesehatan masyarakat.

Kecenderungan masyarakat yang ada di lokasi rawan kebakaran ketika asap mulai muncul berdiam diri dalam rumah tertutup dengan penyejuk udara. Padahal, ia mengatakan kondisi ruang tertutup berpenyejuk udara dengan kondisi ramai orang di dalamnya dapat terjadi superspreader event jika salah satu ternyata sudah terinfeksi SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Dokter gigi itu mengatakan sektor kesehatan berada di hilir, yang mengatasi persoalan kesehatan dari dampak kerusakan lingkungan dan krisis iklim.

"Kami juga ingin menyuarakan agar yang di hulu juga bersama-sama mencari solusi untuk mengimplementasikan solusi berkelanjutan. Sehingga kami di hilir tak terus menanggung beban kesehatan dampak masalah ketidakseimbangan di hulu yang sebenarnya bisa di-address."

Ketua Satgas Covid-19 yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo mengatakan karthula yang terjadi 90 persen lebih dipicu karena intervensi manusia. Selain itu, 80 persen lahan bekas terbakar berubah menjadi kebun.

Pemadaman, menurut dia, bukan menjadi solusi mengatasi persoalan karhutla di Indonesia, karena selain mahal pemadaman menjadi sangat sulut dilakukan jika terjadi di lahan gambut. Karenanya langkah pencegahan karhutla menjadi prioritas yang dilakukan dengan pelibatan masyarakat. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'

Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:18 WIB

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Reshuffle Kabinet Terkini, Kenapa Prabowo Pilih Senin Wage dan Tinggalkan Tradisi Rabu Pon Jokowi?

Reshuffle Kabinet Terkini, Kenapa Prabowo Pilih Senin Wage dan Tinggalkan Tradisi Rabu Pon Jokowi?

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 16:22 WIB

Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente

Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:10 WIB

Reformasi Setengah Hati: Peneliti Soroti Tren Remiliterisasi dari Era SBY hingga Prabowo

Reformasi Setengah Hati: Peneliti Soroti Tren Remiliterisasi dari Era SBY hingga Prabowo

News | Jum'at, 24 April 2026 | 19:44 WIB

Sebut JK Idola, Pakar Komunikasi: Gibran Sudah Belajar Banyak, Tak Lagi Terpancing Kritik Pedas

Sebut JK Idola, Pakar Komunikasi: Gibran Sudah Belajar Banyak, Tak Lagi Terpancing Kritik Pedas

News | Jum'at, 24 April 2026 | 09:40 WIB

Warisan Jokowi Buat RI Kebagian Duit Rp147 Triliun Dalam 3 Bulan

Warisan Jokowi Buat RI Kebagian Duit Rp147 Triliun Dalam 3 Bulan

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 17:47 WIB

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

Jusuf Kalla di Pusaran Kasus Ijazah Jokowi, Murni Hukum atau Manuver Politik?

Jusuf Kalla di Pusaran Kasus Ijazah Jokowi, Murni Hukum atau Manuver Politik?

Liks | Rabu, 22 April 2026 | 17:29 WIB

Gibran soal Pernyataan Peran Jusuf Kalla di Karier Jokowi: Beliau Teladan Kita Semua

Gibran soal Pernyataan Peran Jusuf Kalla di Karier Jokowi: Beliau Teladan Kita Semua

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:24 WIB

Terkini

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB