Tembak dan Bakar Pejabat Korsel, Kim Jong-un Minta Maaf

Rendy Adrikni Sadikin, Arief Apriadi

Jum'at, 25 September 2020 | 13:53 WIB
Tembak dan Bakar Pejabat Korsel, Kim Jong-un Minta Maaf
Kim Jong Un (AP)

Suara.com - Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jon-un menyampaikan permintaan maaf atas penembakan dan pembakaran seorang pejabat pemerintah Korea Selatan yang dilakukan pasukan militer negaranya.

Menyadur Deutsche Welle, permintaan maaf diucapkan Kim Jong-un kepada Korea Selatan pada Jumat (25/9/2020) atau satu hari setelah insiden penembakan itu terjadi.

Dalam komentar yang disiarkan kantor berita Korea Selatan, Yonhap, Kim Jong-un mengatakan bahwa dia sangat menyesal dan berharap bahwa insiden ini tidak merusak kepercayaan antar kedua negara Korea.

Pejabat militer dari Selatan mengatakan bahwa pasukan menginterogasi, menembak dan kemudian membakar tubuh seorang pegawai pemerintah yang ditemukan di perairan Korea Utara awal pekan ini.

Pemerintah Korea Selatan sempat menduga bahwa pejabat tersebut mungkin berlayar ke perairan Korea Utara sebagai upaya membelot.

Pria berusia 47 tahun itu, seorang pejabat dari Kementerian Perikanan Korea Selatan, dilaporkan hilang dari kapal pemerintah di dekat perbatasan laut yang disengketakan antara negara-negara saingan.

Korea Utara mengatakan lebih dari 10 tembakan ditembakkan ke pria itu yang dianggap mengganggu perairan Korea Utara.

Ketegasan Korea Utara terhadap penyusup dilakukan sebagai bagian dari langkah-langkah ketat untuk mencegah wabah virus korona, menurut Yonhap.

Korut mengatakan telah membakar benda mengambang yang membawa pria itu, tetapi tidak membakar tubuhnya.

baca juga

Penasihat keamanan nasional Korea Selatan mengatakan dalam sebuah pengarahan bahwa Kim dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in telah bertukar surat pribadi.

"Kim sangat menyesal karena mengecewakan Presiden Moon dan menyebut insiden itu tidak terduga dan tidak menguntungkan," kata pejabat itu.

Sangat tidak biasa bagi seorang pemimpin Korea Utara untuk mengeluarkan permintaan maaf kepada Selatan.

Pemerintah Korea Selatan sebelumnya mengutuk negara tetangganya itu atas insiden penembakan yang berlangsung Kamis.

"Militer kami mengutuk keras kekejaman seperti itu, dan sangat menuntut Korea Utara memberikan penjelasan dan menghukum mereka yang bertanggung jawab," kata Jenderal Korea Selatan Ahn Young-ho pada konferensi pers.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejam! Tentara Korut Bunuh Pejabat Korsel Lalu Mayatnya Dibakar

Kejam! Tentara Korut Bunuh Pejabat Korsel Lalu Mayatnya Dibakar

News | Jum'at, 25 September 2020 | 06:50 WIB

Berlayar di Perbatasan, Pejabat Korsel Ditembak Mati Militer Korut

Berlayar di Perbatasan, Pejabat Korsel Ditembak Mati Militer Korut

News | Kamis, 24 September 2020 | 12:05 WIB

BTS Sampaikan Pesan di Sidang Umum PBB, Pernah Nyanyikan Lagu Hyundai IONIQ

BTS Sampaikan Pesan di Sidang Umum PBB, Pernah Nyanyikan Lagu Hyundai IONIQ

Jatim | Kamis, 24 September 2020 | 06:10 WIB

2 Negara Menunda Pemilu di Masa Pandemi Covid-19, 3 Lainnya Tetap Lanjut

2 Negara Menunda Pemilu di Masa Pandemi Covid-19, 3 Lainnya Tetap Lanjut

News | Rabu, 23 September 2020 | 17:13 WIB

Terkini

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

×