Berlayar di Perbatasan, Pejabat Korsel Ditembak Mati Militer Korut

Rendy Adrikni Sadikin | Arief Apriadi
Berlayar di Perbatasan, Pejabat Korsel Ditembak Mati Militer Korut
Sebuah kapal patroli angkatan laut Korea Utara terlihat di antara kapal penangkap ikan Korea Utara di Laut Kuning pada tahun 2009. [AFP]

Pejabat itu dilaporkan hilang dari kapal patroli perikanan Korea Selatan ketika berada sekitar 10 km di selatan Garis Batas Utara.

Suara.com - Seorang pejabat perikanan Korea Selatan yang hilang pada Senin 21 September lalu, kemungkinan ditembak mati pasukan Korea Utara, sebagaimana dilaporkan kantor berita Yonhap, Kamis (24/9/2020).

Menyadur Channel News Asia, pejabat itu dilaporkan hilang dari kapal patroli perikanan Korea Selatan ketika berada sekitar 10 km di selatan Garis Batas Utara.

Garis Batas Utara adalah garis kontrol militer yang disengketakan yang bertindak sebagai batas laut de facto antara Korea Utara dan Selatan.

Alasan pasti mengapa pejabat berusia 47 tahun itu ditembak masih belum diketahui.

Baca Juga: Fotonya Dirusak, Kim Jong Un Ngamuk dan Pelakunya Terancam Dihukum Berat

Namun, ada asumsi bahwa kejadian itu terkait perintah anti-virus Corona yang diemban pasukan Korea Utara.

Kementerian pertahanan Korea Selatan dan Badan Intelijen Nasional tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Komandan militer AS di Korea Selatan mengatakan awal bulan ini bahwa pasukan Korea Utara telah diberi perintah khusus terkait Covid-19.

Para pasukan militer diperintahkan untuk menembak siapapun yang melewati perbtasan secara ilegal demi mencegah masuknya virus corona ke Korea Utara.

Sementara dalam beberapa waktu terakhir, penyeberangan antar kedua negara itu kerap terjadi.

Baca Juga: Segera Rilis Album RESONANCE, NCT Comeback dengan 23 Member

Sebagian besar pembelotan melibatkan warga Korea Utara yang nekat menyeberang menuju ke Korea Selatan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS