Teddy PKPI Mengaku Pernah Hajar Gatot Nurmantyo saat Masih Panglima TNI

Rifan Aditya | Farah Nabilla
Teddy PKPI Mengaku Pernah Hajar Gatot Nurmantyo saat Masih Panglima TNI
Teddy Gusnaidi. [Twitter]

"Demi NKRI, saat masih menjabat Panglima TNI sudah saya "hajar" dia," kata Teddy.

Suara.com - Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi kembali melontarkan komentarnya dengan menyinggung Gatot Nurmantyo. Kali ini ia mengaku sudah pernah 'menghajar' sang mantan Panglima.

Melalui cuitan balasan yang ditujukan kepada seorang pengguna Twitter, pengakuan itu diceritakan Teddy kala Gatot Nurmantyo masih menjadi Panglima TNI.

Kendati tak menyebut secara spesifik aksi 'hajar' yang ia maksud untuk menyinggung Gatot Nurmantyo, namun Teddy bahkan bersumpah demi NKRI telah melakukan aksi tersebut kepada deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu.

"Demi NKRI, saat masih menjabat Panglima TNI sudah saya "hajar" dia, apalagi sekarang yang sudah bukan siapa-siapa," tulis Teddy sambil mencantumkan akun Twitter milik Gatot Nurmantyo.

Baca Juga: Kritik Pernyataan Refly Soal Pencopotan Gatot, Ferdinand: Terlalu Bodoh

Cuitan Teddy Gusnaidi mengaku pernah hajar Gatot Nurmantyo. (Twitter/@TeddyGusnaidi)
Cuitan Teddy Gusnaidi mengaku pernah hajar Gatot Nurmantyo. (Twitter/@TeddyGusnaidi)

Bukan kali ini saja Teddy menyerang Gatot lewat cuitan. Sebelumnya, Teddy juga menantang Gatot agar menyatakan bahwa mantan presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur adalah bagian dari Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Pak Gatot, kalau Anda benar-benar lelaki, saya tantang anda untuk menyatakan secara terbuka bahwa Gus Dur adalah PKI," kata Teddy.

Teddy juga mengatakan apabila Gatot Nurmantyo berhasil memenuhi tantangan tersebut, ia akan mencabut anggapannya yang mengatakan bahwa Mantan Panglima TNI tersebut pengecut.

"Jika Anda lakukan, saya cabut anggapan saya bahwa anda seorang pengecut," tegas Teddy sembari menandai akun Twitter Gatot Nurmantyo.

Sebelumnya, melalui saluran Youtube Hersubeno Point, Gatot Nurmantyo mengatakan, kebangkitan PKI memang tidak bisa dilihat, namun bisa dirasakan. Itulah mengapa, sejak 12 tahun lalu, dia sudah mewaspadai hal tersebut.

Baca Juga: Musni Umar: Tidak Benar Kalau Komunis Sudah Mati dan Tidak Diminati

“Saya mengamati tentang kemungkinan-kemungkinan bangkitnya gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI) gaya baru. Ini diawali sejak 2008, setelah saya mendapat informasi-informasi. Sehingga, saya menyatakan, membungkus semua gerakan ini dengan proxy war,” terang Gatot.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS