Dulu PKI Suka Nuduh Lawan Antek Nekolim, Communist-Phobia, 7 Setan Desa

Siswanto

Senin, 28 September 2020 | 15:22 WIB
Dulu PKI Suka Nuduh Lawan Antek Nekolim, Communist-Phobia, 7 Setan Desa
Ilustrasi menonton film G30S/PKI (Suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Di bulan September 2020 ini kembali ramai pembahasan isu kebangkitan PKI. Seperti tahun-tahun lampau, tuntutan supaya film Pengkhianatan G30S/PKI kembali diputar di lembaga-lembaga penyiaran publik, khususnya milik pemerintah, mengemuka. Salah satu alasannya, agar generasi sekarang tahu tentang sejarah kelam bangsa ini lewat film itu.

Analis politik dan ekonomi Rustam Ibrahim mengatakan tidak salah jika ada yang mau menonton maupun memutar kembali memutar film Pengkhianatan G30S/PKI. Yang keliru, kata Rustam, ketika ada yang memaksa-maksa supaya film diputar dan ditonton.

"Sebetulnya, yang mau nonton film G30S/PKI silakan. Jika ada stasiun televisi yang mau memutar film tersebut silakan. Tetapi jika ada yang memaksa agar film itu diputar, menunjukkan sikap otoriter, seperti rezim Orde Baru. Jika berkuasa bisa-bisa menjadi diktator," kata dia.

Melalui media sosial, Rustam berpendapat untuk menyoroti kalangan yang menuduh adanya kebangkitan PKI tanpa bukti. Jika hanya begitu, menurut dia, sama saja mereka menggunakan cara-cara yang dulu juga dipakai partai terlarang itu untuk menyerang lawan politik. 

"Sebetulnya, kalau mau jujur, yang suka menuduh-nuduh adanya (kebangkitan) PKI tanpa data bukti, sama juga cara-cara PKI. Yakni, tujuan menghalalkan cara - the ends justify the means. Dulu PKI suka menuduh lawan-lawan politiknya dengan kata-kata "antek-antek nekolim," "communist-phobia," "7 setan desa,"  dan lain-lain," kata Rustam.

Pendapat Rustam memancing diskusi, terutama pada bagian kalimat: the ends justify the means. Irman Abdurrahman menanggapinya dengan sebuah pertanyaan, "benarkah "the ends justify the means" identik dengan komunisme? Postulat tersebut justru lebih sering dinisbatkan kepada utilitarianisme, yang filsuf-filsuf malah lebih dekat dengan kapitalisme."

Trotsky, kata Irman, memang pernah menyinggung postulat tersebut. "Tapi lengkapnya begini: "the end may justify the means as long as there is something that justifies the end."

"Jadi, nilai etis dalam postulat tersebut bisa diterapkan oleh siapa pun. Saat membom atom Hiroshima dan Nagasaki, AS juga gunakan dalih seperti itu," katanya.

Menanggapi Irman, Rustam mencoba memberikan argumentasi pada pernyataannya tadi. "Saya tidak menyebut komunisme, saya menyebut PKI. Istilah-istilah yang saya tuliskan banyak sekali dilontarkan oleh PKI pada awal-awal 1960-an sebelum terjadi peristiwa G30S."

baca juga

Tetapi Irman tidak mau melebar. Dia menekankan yang menjadi konsen tanggapannya adalah pada bagian, "the ends justify the means." "Saya hanya berfokus pada "the ends justify the means," yang sering keliru diidentikkan dengan komunisme, bukan hanya PKI, dan bukan hanya di Indonesia, tapi sudah persepsi global. Istilah-istilah lain, saya sependapat itu dinyatakan PKI pada masanya."

Rustam kemudian menjelaskan: "the ends justify the means - mungkin suatu ajaran filsafat moral. Jika tujuan secara moral baik, apapun cara mencapainya bisa dilakukan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Kelam Palembang Berdarah: Luka 1965 yang Tertinggal di Sungai Musi

Sejarah Kelam Palembang Berdarah: Luka 1965 yang Tertinggal di Sungai Musi

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Belajar dari Sejarah: Membedah Canggihnya Pengorganisasian Akar Rumput PKI

Belajar dari Sejarah: Membedah Canggihnya Pengorganisasian Akar Rumput PKI

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Nonton Lagi Film Pengkhianatan G30S/PKI Karya Arifin C Noer Malam Ini di Trans TV

Nonton Lagi Film Pengkhianatan G30S/PKI Karya Arifin C Noer Malam Ini di Trans TV

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 15:23 WIB

Siapa Jenderal yang Dibunuh dalam Peristiwa G30S?

Siapa Jenderal yang Dibunuh dalam Peristiwa G30S?

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:10 WIB

Apa Itu G30S PKI secara Singkat? Ini Sejarah Peristiwa Kelamnya

Apa Itu G30S PKI secara Singkat? Ini Sejarah Peristiwa Kelamnya

News | Rabu, 30 September 2026 | 09:20 WIB

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 07:38 WIB

Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!

Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 18:05 WIB

Sebagai Alumni Tak Terima GMNI Dicap Underbow PKI, Ganjar: Itu Tidak Betul, Segera Koreksi!

Sebagai Alumni Tak Terima GMNI Dicap Underbow PKI, Ganjar: Itu Tidak Betul, Segera Koreksi!

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:08 WIB

Tuding GMNI Underbow PKI, Kepala Kanwil Kemenag Jatim Dilaporkan ke Bareskrim!

Tuding GMNI Underbow PKI, Kepala Kanwil Kemenag Jatim Dilaporkan ke Bareskrim!

News | Rabu, 23 September 2026 | 08:37 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×