Pemerintah Susun Kelompok yang Dapat Prioritas Pertama Divaksin Covid-19

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Selasa, 29 September 2020 | 18:56 WIB
Pemerintah Susun Kelompok yang Dapat Prioritas Pertama Divaksin Covid-19
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito / Foto : Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden

Suara.com - Pemerintah mulai menyusun prioritas kelompok masyarakat yang akan mendapatkan vaksin virus corona covid-19. Nantinya setelah vaksin tersebut siap akan langsung diberikan ke kelompok tersebut.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan pembagian prioritas vaksin akan mempertimbangkan berbagai macam hal.

"Kami sedang mengkaji tentang sasaran prioritas vaksin sesuai dengan kelompok resikonya, begitu juga dengan elemen yang diperlukan dalam vaksinasi tersebut mulai dari supply pembiayaan mekanisme dan infrastruktur yang perlu disiapkan dalam rangka vaksinasi tersebut," kata Wiku dalam konferensi pers dari Istana Negara, Selasa (29/9/2020).

Wiku menyebut daftar prioritas itu masih dibahas pemerintah sehingga belum bisa disampaikan ke publik secara gamblang.

"Nanti pada saatnya setelah semua rencananya matang dan jelas akan kami sampaikan kepada masyarakat tentang rencana vaksinasi itu lebih detail dan tentunya itu sesuai dengan ketersediaan vaksin yang ada untuk melindungi seluruh masyarakat indonesia," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan kelompok dosen dan guru akan masuk dalam prioritas vaksin periode pertama.

Sementara Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan para tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, dan bidan juga masuk dalam dalam prioritas vaksin periode pertama.

Kemudian Ketua Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan bahwa ada lima kelompok yang akan masuk dalam prioritas vaksin periode pertama.

Kelima kelompok itu antara lain; garda terdepan penanganan covid-19, orang dengan kontak erat positif covid-19, orang yang bertugas di bidang pelayanan publik, masyarakat umum, dan tenaga pendidik atau PNS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Klaim Selalu Dengarkan Masukan Pakar soal Penanganan Covid-19

Pemerintah Klaim Selalu Dengarkan Masukan Pakar soal Penanganan Covid-19

News | Selasa, 29 September 2020 | 18:45 WIB

Pegawai Positif Corona, Kantor Sudinakertrans Jaktim Lockdown

Pegawai Positif Corona, Kantor Sudinakertrans Jaktim Lockdown

News | Selasa, 29 September 2020 | 18:39 WIB

Studi Denmark: Tertib Jaga Jarak Bisa Lebih Efekif Daripada Batasi Wilayah

Studi Denmark: Tertib Jaga Jarak Bisa Lebih Efekif Daripada Batasi Wilayah

Health | Selasa, 29 September 2020 | 18:31 WIB

Buat Cakada, Jangan Ada Lagi Kampanye Pakai Kumpulkan Massa, Please

Buat Cakada, Jangan Ada Lagi Kampanye Pakai Kumpulkan Massa, Please

News | Selasa, 29 September 2020 | 18:27 WIB

Terkini

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 07:00 WIB

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB