Terharu, Ibu Ini Wakili Wisuda Anaknya yang Meninggal karena Sakit

Chandra Iswinarno | Suara.com

Rabu, 30 September 2020 | 19:12 WIB
Terharu, Ibu Ini Wakili Wisuda Anaknya yang Meninggal karena Sakit
Rapat senat terbuka luar biasa IAIN Sultan Amai Gorontalo dengan agenda wisuda, di Aula Kampus II Limboto. [Foto istimewa]

Suara.com - Jika prosesi kelulusan mahasiswa umumnya diwarnai ungkapan kegembiraan dan sukacita, namun suasana berbeda dirasakan saat prosesi wisuda di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo pada Selasa (29/9/2020).

Suasana haru sekaligus sedih nampak dari seorang perempuan berusia lanjut berkebaya yang berdiri di depan anggota senat dan wisudawan dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa IAIN Sultan Amai Gorontalo di Aula Kampus II Limboto.

Usut punya usut, ternyata perempuan tersebut mewakili sang putri yang meninggal dunia akibat sakit. Fina Melinda Paputungan SPd, begitu nama sang putrinya.

Jika Fina masih berumur panjang, dia menjadi wisudawan terbaik karena meraih predikat cumlaude dengan IPK 3,75.

Sebagai bentuk penghargaan terakhir kepada Fina, pihak kampus membacakan profil mahasiswi Prodi Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

Fina termasuk mahasiswi yang pintar, karena masuk kampus tersebut di tahun 2016 dan merupakan mahasiswi pertama yang menyelesaikan skripsi.

Dari informasi yang dihimpun, Almarhumah Fina mulai sakit sekembalinya dari Kuliah Kerja Sibermas (KKS) pada April 2020.

Meski sedang sakit, Almarhumah Fina tetap semangat menyelesaikan skripsi. Hingga pada Agustus, dia memutuskan pulang kampung di Kotamobagu, Sulut untuk berobat.

Hingga akhirnya pada 1 September 2020, Fina mengembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Pobundayan.

“Iya benar. Di acara wisuda yang kita gelar tadi di Aula Kampus II ada seorang ibu asal Kotamobagu yang mewakili wisuda anaknya yang sudah meninggal dunia,” ujar Kasubag Humas dan Publikasi IAIN Sultan Amai Gorontalo Irma Makmur saat dikonfirmasi Gopos.id-jaringan Suara.com.

Bahkan menurut Irma, sebelum revisi skripsi Fina masih dalam keadaan sakit. Sehingga ketika yudisium Fina tidak hadir karena masih berada di rumah sakit.

Berdasarkan keterangan orang tuanya, Irma menyatakan, Fina tidak memiliki riwayat penyakit apapun. Bahkan tidak pernah ada keluhan sama sekali. Namun ketika melakukan KKS, Fina sering kerasukan.

“Setelah itu baru mulai sakit-sakitan. Itu menurut orang tuanya,” ucap Irma.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Mujahid Damopolii membenarkan perihal tadi seorang ibu yang mewakili wisuda anaknya.

"Olehnya kami pihak Institut memberikan penghargaan karena dia berhasil menyelesaikan gelarnya. Jadi kami undang orang tuanya mewakili anaknya untuk mengambil Ijazahnya."

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bergelimang Air Mata, Ibu Wakili Wisuda Anaknya yang Telah Meninggal Dunia

Bergelimang Air Mata, Ibu Wakili Wisuda Anaknya yang Telah Meninggal Dunia

News | Selasa, 29 September 2020 | 08:08 WIB

Pandemi Covid-19, Mahasiswa UIN Malang Bikin Petisi Tolak Wisuda Online

Pandemi Covid-19, Mahasiswa UIN Malang Bikin Petisi Tolak Wisuda Online

News | Selasa, 29 September 2020 | 08:08 WIB

Diwarnai Protes, Wisuda Online IAIN Syekh Nurjati Cirebon Berujung Ricuh

Diwarnai Protes, Wisuda Online IAIN Syekh Nurjati Cirebon Berujung Ricuh

News | Sabtu, 26 September 2020 | 11:28 WIB

Terkini

Jalur KRL Bekasi-Cikarang Akan Segera Dibuka Secara Bertahap, Begini Penjelasan KAI

Jalur KRL Bekasi-Cikarang Akan Segera Dibuka Secara Bertahap, Begini Penjelasan KAI

News | Rabu, 29 April 2026 | 08:08 WIB

Warga Jakarta Wajib Simak! BMKG Prediksi Perubahan Cuaca Mulai Sore Ini

Warga Jakarta Wajib Simak! BMKG Prediksi Perubahan Cuaca Mulai Sore Ini

News | Rabu, 29 April 2026 | 07:36 WIB

4 TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana, Intip Ancaman Hukumannya

4 TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana, Intip Ancaman Hukumannya

News | Rabu, 29 April 2026 | 07:12 WIB

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB