Anak Pensiunan Angkatan Darat Lulus IPK 3,97 di IPB, Sempat Bingung Biaya

Siswanto | Suara.com

Rabu, 30 September 2020 | 19:18 WIB
Anak Pensiunan Angkatan Darat Lulus IPK 3,97 di IPB, Sempat Bingung Biaya
Restu Triadi [dokumentasi IPB]

Suara.com - Restu Triadi, anak pensiunan TNI Angkatan Darat berhasil menjadi lulusan terbaik Institut Pertanian Bogor dengan capaian indeks prestasi kumulatif  3,97 dari Departemen Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Menurut siaran pers yang diterima, Rabu (20/9/2020), meski sempat terkendala biaya kuliah karena ayahnya sudah pensiun dan menderita stroke, Restu tetap bersemangat melanjutkan kuliah dengan mengajukan penurunan biaya uang kuliah tunggal.

"Saya harus ke rektorat dan mengajukan surat permohonan penurunan UKT untuk meringankan beban kedua orang tua. Alhamdulillah prosesnya dipermudah dan permohonan saya dikabulkan sehingga biaya UKT turun sejak semester III," kata Restu.

Restu mengatakan tunjangan pensiun ayahnya yang hanya sekitar Rp1,5 juta per bulan tersebut tidak cukup untuk memenuhi biaya kuliah.

Cobaan kembali dihadapi restu pada 2017 ketika ayahnya meninggal. Sejak saat itu, Restu menggantungkan biaya kuliahnya pada kedua kakaknya yang sudah bekerja.

"Selama kuliah, banyak tugas dan projek yang harus saya selesaikan. Saat aktif menjadi staf Himpunan Profesi Mahasiswa Ilmu Komputer, ada tambahan tugas dan kegiatan di organisasi sehingga memerlukan manajemen waktu yang baik," tuturnya.

Restu mengatakan ilmu yang dia pelajari semasa kuliah sangat menambah wawasannya tentang dunia teknologi informasi. Penggunaan ilmu komputer ternyata sangat luas dan dapat dikolaborasikan dengan banyak disiplin ilmu lainnya.

Selama berkuliah di IPB, alumni SMA Negeri 47 Jakarta itu sempat membuat aplikasi MyTosca dan Sistem Monitoring Kekeringan Tebu.

MyTosca merupakan aplikasi berbasis web yang dibuat bersama teman kelompoknya saat praktik kerja lapangan di PT. Telkom Indonesia Witel Bogor untuk memantau dan mempermudah kerja account manager dalam mengurusi klien.

Sedangkan Sistem Monitoring Kekeringan Tebu adalah aplikasi berbasis web yang dikembangkan Restu sendiri sebagai pelaksanaan hasil penelitian skripsinya. Web tersebut dapat digunakan untuk mengetahui tingkat water stress pada area perkebunan tebu menggunakan citra satelit.

Restu juga aktif sebagai anggota Codepanda sebuah rumah perangkat lunak yang dibangun beberapa kakak kelasnya yang memberikan informasi lebih lanjut tentang pembuatan aplikasi web maupun seluler.

"Setelah lulus, untuk beberapa tahun ke depan, saya ingin fokus mengembangkan karier sambil menyisihkan uang untuk ditabung. Tabungan tersebut akan saya gunakan untuk berinvestasi atau berwirausaha," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Perkuat Kolaborasi Strategis dengan IPB University, Dukung Inovasi Masa Depan

BRI Perkuat Kolaborasi Strategis dengan IPB University, Dukung Inovasi Masa Depan

Bri | Jum'at, 13 Maret 2026 | 10:32 WIB

Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?

Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?

News | Minggu, 15 Februari 2026 | 21:00 WIB

Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT

Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 23:51 WIB

Sampah Jadi Listrik Dinilai Menjanjikan, Akademisi IPB Tekankan Peran Pemilahan di Masyarakat

Sampah Jadi Listrik Dinilai Menjanjikan, Akademisi IPB Tekankan Peran Pemilahan di Masyarakat

News | Kamis, 25 Desember 2025 | 08:47 WIB

Pengamat Soal Viral Video Zulhas: Bagus Kalau DPR Mengklarifikasinya

Pengamat Soal Viral Video Zulhas: Bagus Kalau DPR Mengklarifikasinya

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 18:00 WIB

Pakar IPB Bongkar Fakta Mengerikan di Balik 'Rudal Kayu' Banjir Bandang Sumatera

Pakar IPB Bongkar Fakta Mengerikan di Balik 'Rudal Kayu' Banjir Bandang Sumatera

Video | Selasa, 09 Desember 2025 | 13:00 WIB

Peneliti IPB Ungkap Kondisi Perairan Pulau Obi

Peneliti IPB Ungkap Kondisi Perairan Pulau Obi

News | Rabu, 19 November 2025 | 18:25 WIB

Bukan Cuma buat Konjac, Umbi Porang Kini Jadi 'Bahan Sakti' Skincare Baru dari IPB

Bukan Cuma buat Konjac, Umbi Porang Kini Jadi 'Bahan Sakti' Skincare Baru dari IPB

Your Say | Rabu, 19 November 2025 | 15:51 WIB

Presiden Prabowo Lantik Arif Satria dan Amarulla Octavian Pimpin BRIN

Presiden Prabowo Lantik Arif Satria dan Amarulla Octavian Pimpin BRIN

Foto | Selasa, 11 November 2025 | 07:00 WIB

IPB Bahas Masa Depan Kawasan Puncak: Antara Lestari dan Laju Ekonomi

IPB Bahas Masa Depan Kawasan Puncak: Antara Lestari dan Laju Ekonomi

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 13:01 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB