Cara Mudah Warga Menangkal Hoaks soal Pilkada 2020

Reza Gunadha, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 01 Oktober 2020 | 15:29 WIB
Cara Mudah Warga Menangkal Hoaks soal Pilkada 2020
Diskusi daring AJI ngopi online bareng VOA dengan tema 'Mengupas Jurnalisme Pengecekan Fakta Dalam Menopang Indrustri Media', Kamis (1/10/2020). [AJI]

Suara.com - Presiden Jokowi berkukuh tetap menggelar Pilkada serentak di banyak daerah tahun 2020, meski pandemi virus corona covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Hal itu tak hanya menimbulkan kekhawatiran mengenai protokol kesehatan yang mudah dilanggar, tapi juga massifnya penyebaran hoaks.

Sebab, pandemi secara tak langsung erat terkait susahnya masyarakat mendapat informasi benar.

Namun, Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono, mengatakan kekhawatiran tersebut bukan tanpa solusi.

Ia mengatakan, persebaran hoaks, terutama yang memakai medium media massa pada masa Pilkada 2020, bisa ditangkal melalui peran pengawasan aktif oleh publik.

"Memang, peran publik harus mengontrol, laporkan misalnya bila ada temuan-temuan manipulasi kepada Dewan Pers," kata Suwarjono dalam diskusi daring AJI ngopi online bareng VOA dengan tema 'Mengupas Jurnalisme Pengecekan Fakta Dalam Menopang Indrustri Media', Kamis (1/10/2020). 

Secara teknis, kata Suwarjono, terdapat tahapan yang mudah ditempuh publik bila menemukan informasi meragukan terkait pilkada.

Tahap pertama, publik bisa memverifikasi informasi itu ke sumber publikasinya, semisal media massa.

Tahap kedua, bila produsen berita itu tidak memberikan tanggapan, publik bisa mengadukannya ke Dewan Pers RI.

baca juga

"Dewan Pers saya kira akan merespons secara baik, karena banyak alat untuk menerima laporan. Misalnya via email, WhatsApp. Dewan Pers akan memeriksa pengaduan itu sesuai tingkat keparahannya," kata Suwarjono.

Dalam forum yang sama, Pemimpin Redaksi Majalah Tempo, Wahyu Dhyatmika, mengatakan, jawaban atas massifnya pemberitaan yang tak jelas adalah kemampuan literasi publik itu sendiri. 

"Literasi publik soal bagaimana secara mandiri mampu memilih materi-materi pemberitaan yang misleading, misinformasi," kata Wahyu.

Wahyu menambahkan, publik juga bisa secara mandiri menentukan pilihan mana pemberitaan serta media massa yang berkualitas dan sebaliknya.

"Kita sebagai publik, sebagai warganet, yang pada akhirnya menjadi jawaban tentang hal itu. Publik lah yang bisa menyelamatkan banjir misinformasi-misinformasi ini," sambungnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bela Nelayan, AJI Makassar dan WALHI Sulsel Diserang Konten Palsu

Bela Nelayan, AJI Makassar dan WALHI Sulsel Diserang Konten Palsu

Sulsel | Jum'at, 25 September 2020 | 05:39 WIB

Ini Susunan Lengkap Pengurus AMSI Periode 2020-2023

Ini Susunan Lengkap Pengurus AMSI Periode 2020-2023

News | Selasa, 15 September 2020 | 20:47 WIB

HUT AJI ke-26: Mengawal Jurnalisme di Masa Pandemi

HUT AJI ke-26: Mengawal Jurnalisme di Masa Pandemi

News | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 21:14 WIB

Majalah Tempo Dianugerahi Udin Award dalam HUT ke-26 AJI

Majalah Tempo Dianugerahi Udin Award dalam HUT ke-26 AJI

News | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 20:41 WIB

Kala Wabah Virus Corona, Media Diminta Jadi Penentu Kebenaran informasi

Kala Wabah Virus Corona, Media Diminta Jadi Penentu Kebenaran informasi

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 21:46 WIB

Ungkap Keganjilan Kasus Anak Papua, Suara.com Raih Penghargaan AJI - UNICEF

Ungkap Keganjilan Kasus Anak Papua, Suara.com Raih Penghargaan AJI - UNICEF

News | Rabu, 29 April 2020 | 20:27 WIB

Gelombang PHK Industri Media Saat Pandemi Corona, Ini Catatan AJI Jakarta

Gelombang PHK Industri Media Saat Pandemi Corona, Ini Catatan AJI Jakarta

News | Selasa, 21 April 2020 | 12:00 WIB

Terkini

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

×