DPD Ragukan Tim Investigasi Kasus Intan Jaya Papua Bentukan Mahfud MD

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Jum'at, 02 Oktober 2020 | 14:35 WIB
DPD Ragukan Tim Investigasi Kasus Intan Jaya Papua Bentukan Mahfud MD
Politisi Partai Golkar Yorrys Raweyai.

Suara.com - Ketua Komite II DPD RI Yorrys Raweyai meragukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang dibentuk Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD bisa mengungkap kasus kematian warga sipil, pendeta dan anggota TNI di Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Yorrys mengatakan dirinya tidak berharap banyak dengan tim investigasi ini. Ia menilai dalam rekam jejaknya, tim bentukan pemerintah soal konflik di Papua jarang sekali membuahkan hasil yang baik.

"Saya bukan pesimis, tapi saya juga tidak optimis, tapi tim investigasi ini bukan pertama kali dibentuk, setiap kejadian yang memiliki ekspose yang cukup serius pemerintah mencoba membuat tim investigasi, pertanyaannya apakah tim investigasi ini bisa memberikan output yang bisa diharapkan semua pihak?" kata Yorrys dalam diskusi Amnesty International Indonesia, Jumat (2/10/2020).

Yorrys hanya berharap hasil dari TGPF bentukan Mahfud kali ini bisa menjadi pemantik untuk pemerintah untuk menyelesaikan akar permasalahan di Papua yang sudah berlangsung sejak 1965.

"Sejak 1965 kalau saya boleh katakan sampai dengan ini hari belum ada yang terungkap, transparan, dan disaksikan masyarakat," ucapnya.

Politisi Partai Golkar ini juga meminta pemerintah Indonesia dan rakyat Papua untuk saling mendengar, berdiskusi untuk mendapatkan solusi atas konflik selama ini.

Diketahui, Menkopolhukam Mahfud MD membentuk TGPF melalui Kepmenkopolhukam Nomor 83 Tahun 2020 dan menunjuk Benny Mamonto, Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sebagai ketua tim investigasi lapangan.

"Tim ini diberi tugas mulai dari awal keluar SK sampai dua minggu ke depan untuk melaporkan hasil ke Kemenko Polhukam," kata Mahfud saat menjelaskan melalui virtual, Jumat (2/10/2020).

TGPF tersebut terdiri dari Polri Kemenko Polhukam, Badan Intelijen Negara (BIN), Kantor Staf Kepresidenan (KSP). Sedangkan khusus tim investigasi lapangan tokoh masyarakat Papua, tokoh pendidikan di Papua juga ikut dilibatkan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bentuk TGPF Kasus Intan Jaya Papua, Pemerintah Tak Libatkan Komnas HAM

Bentuk TGPF Kasus Intan Jaya Papua, Pemerintah Tak Libatkan Komnas HAM

News | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 14:01 WIB

Pemerintah Bentuk TGPF Intan Jaya, Mahfud Tunjuk  Benny Mamonto Jadi Ketua

Pemerintah Bentuk TGPF Intan Jaya, Mahfud Tunjuk Benny Mamonto Jadi Ketua

News | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 13:32 WIB

Mahfud: Belum Pernah Ada Pilkada Tanpa Kontroversi, Itu Biasa

Mahfud: Belum Pernah Ada Pilkada Tanpa Kontroversi, Itu Biasa

News | Kamis, 01 Oktober 2020 | 22:24 WIB

Meski Banyak Pelanggaran di Pilkada, Pemerintah Belum Mau Terbitkan Perppu

Meski Banyak Pelanggaran di Pilkada, Pemerintah Belum Mau Terbitkan Perppu

News | Kamis, 01 Oktober 2020 | 18:07 WIB

Terkini

Crying in H Mart, Ketika Makanan Menjadi Cara untuk Mengingat

Crying in H Mart, Ketika Makanan Menjadi Cara untuk Mengingat

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Komjen Suyudi Minta Dukungan Warga Indonesia Usai Disetujui DPR Jadi Kapolri

Komjen Suyudi Minta Dukungan Warga Indonesia Usai Disetujui DPR Jadi Kapolri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Lapor Polisi Malah Rumah Diserang! Aksi Brutal Perusakan di Bekasi Viral di Medsos

Lapor Polisi Malah Rumah Diserang! Aksi Brutal Perusakan di Bekasi Viral di Medsos

Bekaci | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:57 WIB

Tangis di Balik Pintu Kelas

Tangis di Balik Pintu Kelas

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar

Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Ngaku Diminta Prabowo Urus Sektor Industri

Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Ngaku Diminta Prabowo Urus Sektor Industri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh

Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Modal Restu Dukun Jarah 36 Lokasi di Surabaya, Maling Motor Keok Didor di Makam Rangkah

Modal Restu Dukun Jarah 36 Lokasi di Surabaya, Maling Motor Keok Didor di Makam Rangkah

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Thom Haye Out, Inikah Susunan Pemain Timnas Indonesia Paling Ideal Hadapi Bangladesh?

Thom Haye Out, Inikah Susunan Pemain Timnas Indonesia Paling Ideal Hadapi Bangladesh?

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:51 WIB

5 Film dan Serial Netflix yang Layak Masuk Daftar Tontonan Oktober 2026

5 Film dan Serial Netflix yang Layak Masuk Daftar Tontonan Oktober 2026

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:50 WIB

×