BNPB Sebut Daerah yang Laksanakan Pilkada 2020, Risiko Covid-19-nya Turun

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 02 Oktober 2020 | 17:41 WIB
BNPB Sebut Daerah yang Laksanakan Pilkada 2020, Risiko Covid-19-nya Turun
Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Pelaksanaan Kampanye Pilkada Serentak Tahun 2020 di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jumat (2/10/2020). (Dok : Kemendagri)

Suara.com - Berdasarkan data yang dikumpulkan selama 4 minggu terakhir, daerah-daerah yang akan melaksanakan Pilkada Serentak 2020, mengalami penurunan jumlah zonasi yang berisiko tinggi Covid-19, dari 45 ke 29 kabupaten/kota, sedangkan di daerah yang tidak menyelenggarakan Pilkada, justru terjadi peningkatan dari 25 ke 33 kabupaten/kota.

“Ternyata dari data yang terkumpulkan selama 4 minggu terakhir, ada kecenderungan perbandingan zonasi merah antara kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada dan kabupaten/kota yang tidak melaksanakan Pilkada. Data daerah yang melaksanakan Pilkada justru mengalami penurunan jumlah zonasi yang berisiko tinggi, yaitu dari 45 ke 29 kabupaten/kota, sedangkan di daerah yang tidak menyelenggarakan Pilkada, justru terjadi peningkatan dari 25 ke 33 kabupaten/kota,” ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, dalam Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Pelaksanaan Kampanye Pilkada Serentak Tahun 2020 di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jumat (2/10/2020).

Menurut Doni, pada 309 kabupaten/kota, diantaranya 270 daerah (9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota) ditambah kabupaten/kota yang tidak melaksanakan Pilkada tetapi provinsinya melaksanakan Pilkada, zona merahnya berkurang dari 45 ke 29 kabupaten/kota; zona orange bertambah dari 152 ke 190 kabupaten/kota; zona kuning berkurang dari 72 ke 67 kabupaten/kota; dan zona hijau berkurang dari 40 ke 23 kabupaten/kota.

Ia menyebut, daerah yang melaksanakan Pilkada maupun yang tidak melaksanakan Pilkada sangat tergantung kepada ketaatan dan kepatuhan protokol kesehatan.

“Daerah yang menyelenggarakan Pilkada maupun yang tidak, sangat tergantung terhadap protokol kesehatan. Manakala aturan ditepati, ditaati dan dipatuhi, maka mereka yang melanggar akan diberi sanksi. Kita yakin, pelaksanaan Pilkada bisa berjalan lebih baik,” ujarnya.

Untuk 205 kabupaten/kota yang tidak melaksanakan Pilkada: zona merah bertambah dari 25 ke 33 kabupaten/kota; zona orange  cenderung konstan; zona kuning bertambah dari 42 ke 45 kabupaten/kota, dan zona hijau berkurang dari 23 ke 12 kabupaten kota.

Doni juga menambahkan, dari data yang dihimpun melalui survei Badan Pusat Statistik (BPS), 14 – 21 September yang lalu, masih terdapat 17 persen dari warga negara yang merasa tidak mungkin dan sangat tidak mungkin terpapar Covid-19. Sebanyak 17 persen dari 270 juta penduduk setara dengan sekitar 44,9 juta orang.

Kemudian ia juga mengungkapkan hal yang yang membuat masyarakat menjadi tidak patuh pada protokol kesehatan.

“Pertama, tertinggi karena tidak ada sanksi. Jadi mungkin ini menjadi referensi kita bahwa masyarakat masih berharap adanya sanksi bagi mereka yang melanggar protokol kesehatan. Kemudian suri teladan. Aparat atau pemimpin tidak memberi contoh,” imbuhnya.

Doni menyampaikan, peran media sangat penting dalam meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat pada protokol kesehatan.

“Peran media masih sangat besar, terutama media sosial, diikuti oleh televisi dan juga Whatsapp,” kata Doni.

Menurutnya, pihak yang juga berperan besar dalam meningkatkan kepatuhan dan disiplin protokol kesehatan, antara lain akeluarga dan komunitas sebagai garda terdepan. Di samping itu, keterlibatan tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, tokoh masyarakat dan lain-lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Pilkada 2020 di Tengah Pandemi, Mendagri Gelar Terus Rapat Kordinasi

Soal Pilkada 2020 di Tengah Pandemi, Mendagri Gelar Terus Rapat Kordinasi

News | Kamis, 01 Januari 1970 | 07:00 WIB

Cegah Covid-19, Mendagri Minta Daerah Lakukan Rakor Pilkada 2020

Cegah Covid-19, Mendagri Minta Daerah Lakukan Rakor Pilkada 2020

News | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 17:22 WIB

Jadi Alat Kampanye, Palson Pilkada Boleh Bagi-bagi Masker Bergambar Diri

Jadi Alat Kampanye, Palson Pilkada Boleh Bagi-bagi Masker Bergambar Diri

News | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 13:53 WIB

Doni Monardo Klaim Pilkada Tak akan Berpotensi Tingkatkan Kasus Corona

Doni Monardo Klaim Pilkada Tak akan Berpotensi Tingkatkan Kasus Corona

News | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 12:50 WIB

PDIP Kaltim Belum Putuskan Nama Pengganti Calon Wali Kota Bontang Adi Darma

PDIP Kaltim Belum Putuskan Nama Pengganti Calon Wali Kota Bontang Adi Darma

Kaltim | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 11:07 WIB

Ketua Tim Pemenang Kotak Kosong Balikpapan Penuhi Panggilan Bawaslu

Ketua Tim Pemenang Kotak Kosong Balikpapan Penuhi Panggilan Bawaslu

Kaltim | Kamis, 01 Oktober 2020 | 19:18 WIB

Terkini

Viral Mobil Dinas Plat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Milik Kami

Viral Mobil Dinas Plat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Milik Kami

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 07:38 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 07:05 WIB

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10 WIB

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:44 WIB

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:32 WIB

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:13 WIB

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:00 WIB

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:30 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB