Cegah Corona, Nagari Pandai Sikek Tutup Jalur Pendakian Gunung Singgalang

Erick Tanjung Suara.Com
Sabtu, 03 Oktober 2020 | 18:52 WIB
Cegah Corona, Nagari Pandai Sikek Tutup Jalur Pendakian Gunung Singgalang
PANORAMA GUNUNG MARAPI. Beberapa pendaki berada di Cadas Gunung Singgalang dengan latar belakang panorama Gunung Marapi (2.891 mdpl) di Agam, Sumatera Barat, Minggu (17/9). (Antara/Wahdi Septiawan).

Suara.com - Pemerintah Nagari Pandai Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat menutup sementara jalur pendakian menuju Gunung Singgalang hingga waktu yang belum ditentukan.

"Penutupan jalur pendakian telah diberlakukan sejak awal Oktober bertujuan memutus penyebaran Covid-19 di Tanah Datar," kata Wali Nagari Pandai Sikek Harmen di Batusangkar, Sabtu (3/10/2020).

Ia mengatakan penutupan jalur pendakian dilakukan melalui Kelompok Sadar Wisata atau Pokdarwis sesuai dengan arahan pihak kepolisian dan Pemerintah Nagari setempat. Dalam pengumuman larangan tersebut berbunyi registrasi dan kegiatan pendakian Gunung Singgalang Nagari Pandai Sikek ditutup mulai 1 Oktober 2020 sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Jika ada yang melakukan pendakian selama masa penutupan maka pihak pengelola akan memberikan sangsi sesuai aturan yang berlaku. Menurutnya selama ini jalur pendakian lewat Pandai Sikek salah satu jalur yang digunakan untuk pendakian Gunung Singgalang meski tidak seramai pendakian Gunung Marapi.

"Namun, sesuai instruksi yang kita terima makanya kita berlakukan penutupan sementara untuk pencegahan Covid-19," ujarnya.

Sementara data perkembangan Covid-19 di Kabupaten Tanah Datar pada Sabtu (3/10) bertambah 13 orang kasus positif baru, sehingga jumlah kasus terkonfirmasi menjadi 219 orang.

Terdiri dari 5 orang dirawat di RS. Achmad Muchtar Bukittinggi, 1 orang di RSUD Pariaman, 2 orang dirawat di RS Ibnu Sina Padang Panjang, 3 orang dirawat di RSUD Padang Panjang, 1 Orang di RS Bhayangkara Padang, 1 orang di RSUD Hanafiah Batusangkar.

Sebanyak 10 orang dikarantina di PPSDM Baso, 1 orang dikarantina di Diklat Padang Besi dan 34 orang isolasi mandiri, 154 sudah sudah sembuh dan meninggal dunia 7 orang. (Antara)

Baca Juga: Pemerintah Ubah Aturan Jaga Jarak dari 1 Meter Menjadi 2 Meter

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI