Arteria Dahlan: Kalau ditanya apakah PDIP ada PKI-nya? Ya jelas

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 05 Oktober 2020 | 17:41 WIB
Arteria Dahlan: Kalau ditanya apakah PDIP ada PKI-nya? Ya jelas
Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan. [Suara.com/Wahyu K]

Suara.com - Anggota DPR RI Arteria Dahlan menjawab tudingan Wasekjen Partai Gerindra Ahmad Dhani yang menyebut PKI telah melebur ke PDIP.

Arteria membenarkan bila di tubuh partai berlogo banteng itu terdapat sejumlah kader keturunan PKI.

Politisi PDIP itu menyebut ada sejumlah kader partai dibawah naungan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang merupakan keturunan PKI.

Arteria berdalih, alasan PDIP merekrut mereka karena PDIP merupakan partai terbuka.

"Kalau ditanya apakah PDIP ada PKI-nya? Ya jelas, karena kami partai terbuka ya," kata Arteria dikutip dari Hops.id -- jaringan Suara.com, Senin (5/10/2020).

Arteria menyebut tak hanya PKI saja yang ada di tubuh PDIP, melainkan juga keturunan daru keluarga PRRI, DI/TII, anak penegak hukum, hingga anak-anak birokrat juga bergabung ke partai moncong putih.

"Tapi bukan hanya anak PKI. Anak PRRI, DI/TII, dan utamanya lagi banyak anak TNI, anak polisi, anak birokrat. Kenapa enggak dibilang partai TNI, partai polisi atau partai birokrat?" ungkap Arteria.

Meski anak-anak keturunan PKI bergabung ke dalam PDIP, Arteria memastikan mereka tak lagi menganut ideologi PKI.

Para anak keturunan PKI diwajibkan mematuhi ideologi PDIP dan hukum negara Indonesia.

baca juga

"Kenapa? Karena konstitusional. Ada TAP MPR 1/2003. Walaupun saya PRRI, ada yang DI/TII, ada yang PKI, begitu masuk PDIP, ikut aturan main PDIP. Ikut pada hukum negara," tegasnya.

Arteria mengklaim kader anak keturunan PKI juga tidak hanya ditemukan di PDIP saja, melainkan di partai politik lainnya. Meski demikian, Arteria tak menyebutkan secara detail partai politik mana yang dimaksudnya.

"Bukan hanya di PDIP yang ada PKI-nya. Teman-teman cari sendiri di partai mana," tukasnya.

Klaim Ahmad Dhani

Wasekjen Partai Gerindra Ahmad Dhani membahas sejarah PKI di momen peringatan hari jadi TNI ke-75. Ia menyebut PKI telah melebur ke partai politik.

"Mengapa masyarakat takut ada NEO PKI? Karena PKI dulu melebur ke PDIP dan rakyat tahu PDIP memimpin koalisi Jokowi-Maruf. Apalagi, rakyat juga sudah tahu soal Pancasila mau diganti Trisila dan Ekasila," tuding Ahmad Dhani.

Oleh karenanya, Ahmad Dhani berpesan agar TNI bisa fokus terhadap bahaya laten komunis.

"Pesan saya kepada TNI, fokus kepada bahaya laten komunis. Itu amanat TAP MPRS Nomor 25 Tahun 1966. Jangan Dibaca saja tapi harus ada implementasi dari amanat tersebut. Konkretnya apa saja, saya rasa pimpinan TNI lebih tahu," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singgung Ajaran Bung Karno, Andi Arief: PDIP Harusnya Menolak Omnibus Law

Singgung Ajaran Bung Karno, Andi Arief: PDIP Harusnya Menolak Omnibus Law

News | Senin, 05 Oktober 2020 | 16:24 WIB

Viral Foto Bareng Anggota DPR: Bukan Kami Langgar Covid, Disuruh Kameramen

Viral Foto Bareng Anggota DPR: Bukan Kami Langgar Covid, Disuruh Kameramen

News | Senin, 05 Oktober 2020 | 13:30 WIB

Rencana Anies Tempel Stiker Isolasi Mandiri, PDIP: Gak Baik, Bikin Stigma

Rencana Anies Tempel Stiker Isolasi Mandiri, PDIP: Gak Baik, Bikin Stigma

News | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 12:35 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×