Ahmad Dhani Klaim PKI Lebur ke PDIP, Budiman: Jadi Bodoh Demi Pimpin Oposan

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 05 Oktober 2020 | 18:19 WIB
Ahmad Dhani Klaim PKI Lebur ke PDIP, Budiman: Jadi Bodoh Demi Pimpin Oposan
Musisi Ahmad Dhani menjalani sidang tuntutan atas kasus Ujaran Kebencian di Pengadilan Negeri (PN), Jakarta Selatan, Senin (26/11). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

Suara.com - Politisi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko angkat bicara mengenai tudingan Wasekjen Partai Gerindra Ahmad Dhani yang menyebut PKI melebur ke PDIP. Menurutnya, Ahmad Dhani terlihat bodoh hanya demi mengejar posisi pimpinan oposisi.

Hal itu disampaikan oleh Budiman melalui akun Twitter miliknya @budimandjatmiko. Ia mengunggah tautan berita terkait pernyataan Ahmad Dhani tersebut kemudian memberikan sindiran menohok.

"Sudah saya cuitkan kemarin lusa: Jadi bodoh itu cara untuk bisa diangkat jadi pemimpin oposisi di periode ini. Bodohmu nanggung, ya enggak bisa manggung," kata Budiman seperti dikutip Suara.com, Senin (5/10/2020).

Budiman merasa heran dengan orang-orang yang berlomba-lomba menjadi pemimpin oposisi hingga bertindak bodoh dan tak berpikir panjang.

"Orang-orang seperti ini susah sekali pikir panjang ya? Bahkan untuk sekadar jadi oposisi yang cerdas. Dikejar umur?" ujar Budiman.

Budiman Sudjatmiko sindir Ahmad Dhani soal PKI melebur ke PDIP (Twitter/budimandjatmiko)
Budiman Sudjatmiko sindir Ahmad Dhani soal PKI melebur ke PDIP (Twitter/budimandjatmiko)

Menurut Budiman, ada cara alternatif lain bila seorang politisi hendak menjadi pemimpin oposan tanpa harus tampil bodoh.

Namun, para politisi 'kebelet jadi pimpinan oposisi' itu tak memperkaya literasi.

"Padahal ada alternatif lain untuk menjadi pemimpin oposisi (tanpa harus jadi tampak bodoh secara kebangetan). Tapi kalian sudah berhenti membaca dan berpikir serius sih, ya enggak bakal ketemu," tuturnya.

Dalam cuitannya, Budiman juga memprediksi beberapa pekan kedepan akan muncul pernyataan yang lebih bodoh daan provokatif dari tokoh-tokoh oposan yang berbeda.

baca juga

Ia menduga, para oposisi bersaing secara diam-diam untuk menjadi pemimpin oposisi.

"Tampaknya ada persaingan diam-diam diantara gerakan oposisi untuk jadi pemimpin oposisi. Masing-masing ingin di depan dengan berkata sebodoh mungkin," ungkap Budiman.

Fenomena tersebut, kata Budiman, menjadi pekerjaan rumah yang harus dipecahkan demi masa depan anak cucu.

"Ini PR yang harus kita pecahkan bersama untuk masa depan anak cucu kita. Bagaimana kita mengatasinya (demi anak cucu kita)?" tukasnya.

Klaim Ahmad Dhani

Wasekjen Partai Gerindra Ahmad Dhani membahas sejarah PKI di momen peringatan hari jadi TNI ke-75. Ia menyebut PKI telah melebur ke partai politik.

"Mengapa masyarakat takut ada NEO PKI? Karena PKI dulu melebur ke PDIP dan rakyat tahu PDIP memimpin koalisi Jokowi-Maruf. Apalagi, rakyat juga sudah tahu soal Pancasila mau diganti Trisila dan Ekasila," tuding Ahmad Dhani.

Oleh karenanya, Ahmad Dhani berpesan agar TNI bisa fokus terhadap bahaya laten komunis.

"Pesan saya kepada TNI, fokus kepada bahaya laten komunis. Itu amanat TAP MPRS Nomor 25 Tahun 1966. Jangan Dibaca saja tapi harus ada implementasi dari amanat tersebut. Konkretnya apa saja, saya rasa pimpinan TNI lebih tahu," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arteria Dahlan: Kalau ditanya apakah PDIP ada PKI-nya? Ya jelas

Arteria Dahlan: Kalau ditanya apakah PDIP ada PKI-nya? Ya jelas

News | Senin, 05 Oktober 2020 | 17:41 WIB

Singgung Ajaran Bung Karno, Andi Arief: PDIP Harusnya Menolak Omnibus Law

Singgung Ajaran Bung Karno, Andi Arief: PDIP Harusnya Menolak Omnibus Law

News | Senin, 05 Oktober 2020 | 16:24 WIB

Rencana Anies Tempel Stiker Isolasi Mandiri, PDIP: Gak Baik, Bikin Stigma

Rencana Anies Tempel Stiker Isolasi Mandiri, PDIP: Gak Baik, Bikin Stigma

News | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 12:35 WIB

Terkini

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

×