Profil Irwan Demokrat, Anggota DPR yang Mikrofonnya Dimatikan

Rifan Aditya

Selasa, 06 Oktober 2020 | 20:35 WIB
Profil Irwan Demokrat, Anggota DPR yang Mikrofonnya Dimatikan
Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat Irwan Fecho [Akun Facebook Irwan Fecho]

Suara.com - Nama Irwan Fecho, politikus Partai Demokrat menjadi sorotan publik saat mikrofonnya dalam Rapat Paripurna Pengesahaan RUU Cipta Kerja dimatikan oleh yang diduga Ketua DPR RI Puan Maharani. Berikut profil Irwan Demokrat.

Mikrofon milik Irwan dimatikan ketika ia sedang memberikan interupsi bahwa Undang-Undang Cipta Kerja dapat berpotensi mempeparah kerusakan lingkungan hingga menghilangkan hak-hak rakyat kecil. Video kejadian itu viral di media sosial.

Sosok Irwan pun dicari-cari oleh warganet. Simak ulasan profil Irwan Demokrat serta pendidikan dan perjalanan kariernya.

Biodata Irwan Demokrat

Irwan akrab dipanggil Irwan Fecho lahir di Kutai Timur, Kalimantan Timur pada tanggal 30 April 1979. Ia beragama Islam.

Politikus ini bergabung di Partai Demokrat. Irwan saat ini menjabat sebagai anggota DPR-RI Komisi V.

Pendidikan Irwan Demokrat

Irwan pernah bersekolah di SD Negeri 1 Palakka. Kemudian meneruskan di SMP Negeri 1 Sangkulirang dan Sekolah Kehutanan Menengah Atas (SKMA) Samarinda dan lulus pada tahun 1998.

Setelah lulus dari SKMA, Irwan Fecho menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ditugaskan di BIPHUT Samarinda pada tahun 1998 hingga 2004 silam. Setelah Irwan bekerja di BIPHUT Samarinda selama 5 tahun, ia pindah ke Sangatta pada tahun 2004 dan bekerja sebagai Staf di Dinas Kehutanan Kutai Timur hingga tahun 2014.

baca juga

Pada tahun 2018, Irwan Fecho memutuskan untuk berhenti menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dikarenakan ia ingin meneruskan pendidikannya di Universitas Mulawarman Samarinda (Unmul). Ia pernah tercatat sebagai lulusan terbaik (cumlaude) saat jenjang S2 Ilmu Kehutanan Unmul. Kini, Irwan Fecho sedang menyelesaikan studi S3 Ilmu Kehutanan di Unmul.

Perjalanan Karier Irwan Demokrat

Karier Irwan Fecho tercatat sebagai salah satu pendiri organisasi Gerakan 20 Mei Kutai Timur pada tahun 2014 dan pada tahun 2018 memimpin hingga saat ini. Irwan Fecho juga merupakan seorang aktivis lingkungan yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup KNPI Kutai Timur Hingga saat ini.

Selain itu, Irwan Demokrat juga salah satu pendiri organisasi Forum Peduli Karst Kutai Timur dan menjadi ketua umum pada tahun 2018, Ketua DPD Forum Bela Negara Kutai Timur 2018, Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia Cabang Kutai Timur.

Irwan terpilih menjadi Anggota DPR RI pada periode 2019 – 2024 setelah memperoleh suara sebanyak 40.329 yang mewakili Partai Demokrat dari Dapil Kalimantan Timur.

Berikut riwayat pekerjaan Irwan Demokrat

  • PT.THO SANGKULIRANG MANDIRI, Sebagai: KOMISARIS UTAMA . Tahun: 2018 - -
  • DINAS KEHUTANAN KUTAI TIMUR , Sebagai: KASIE. Tahun: 2014 - 2016
  • DINAS KEHUTANAN KUTAI TIMUR , Sebagai: STAF. Tahun: 2004 - 2014
  • STAF BIPHUT SAMARINDA , Sebagai: STAF. Tahun: 1998 - 2004

Video Detik-detik Mikrofon Irwan Fecho Dimatikan

Momen detik-detik matinya mikrofon Irwan Fencho viral di media sosial seperti dalam postingan yang dibagikan oleh politikus Partai Demokrat lainnya.

Politisi Partai Demokrat Andi Arief menilai ada andil Puan Maharani dalam momen detik-detik matinya mikrofon Irwan Fencho. Hal ini terekam dalam sebuah potongan video rapat yang beredar di sosial media.

Dalam video yang dibagikan Wasekjen Demokrat Imelda Sari, layar tampak menunjukkan posisi Puan Maharani duduk. Sementara Irwan Fencho tengah memberikan interupsinya.

"Menghilangkan hak-hak rakyat kecil. Kalau mau dihargai tolong ha.." belum sempat Irwan menyelesaikan kalimatnya, tiba-tiba suaranya tak terdengar lagi melalui mikrofon.

Tangkap layar cuitan Wasekjen Demokrat Imelda Sari terkait video Puan Maharani matikan mik anggota dewan saat rapat pengesahan RUU Cipta Kerja di DPR. (Twitter).
Tangkap layar cuitan Wasekjen Demokrat Imelda Sari terkait video Puan Maharani matikan mik anggota dewan saat rapat pengesahan RUU Cipta Kerja di DPR. (Twitter).

Hilangnya suara Irwan berbarengan dengan gestur yang ditunjukkan Puan Maharani dari layar kamera. Gestur itulah yang membuat Puan mendapat sorotan dan dicurigai telah mematikan mikrofon Irwan. Andi Arief kemudian menyindir Ketua DPR RI itu.

"Anggota Fraksi Demokrat sedang bicara, tiba-tiba mic dimatikan. Dulu kau menangis saja kami berikan tampungannya dalam wajan-wajan penghormatan. Puan Maharani," kata Andie Arief dikutip dari Twitter-nya.

Nah, itulah profil Irwan Demokrat, anggota DPR yang mikrofonnya dimatikan Puan Maharani.

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolri Kirim Telegram Larang Demonstrasi saat Pandemi Virus Corona

Kapolri Kirim Telegram Larang Demonstrasi saat Pandemi Virus Corona

Jakarta | Selasa, 06 Oktober 2020 | 19:32 WIB

Serikat Buruh Dunia Kirim Surat ke Jokowi: Cabut UU Cipta Kerja

Serikat Buruh Dunia Kirim Surat ke Jokowi: Cabut UU Cipta Kerja

News | Selasa, 06 Oktober 2020 | 19:46 WIB

Media Asing Soroti UU Cipta Kerja Indonesia, Sebut RUU Unggulan Pemerintah

Media Asing Soroti UU Cipta Kerja Indonesia, Sebut RUU Unggulan Pemerintah

News | Selasa, 06 Oktober 2020 | 19:36 WIB

Terkini

KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik

KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik

Kalbar | Minggu, 13 September 2026 | 19:46 WIB

Isu Pungli Bansos Beras 30 Kg, Bapanas Buka Suara

Isu Pungli Bansos Beras 30 Kg, Bapanas Buka Suara

News | Minggu, 13 September 2026 | 19:36 WIB

Kosgoro 1957 Tegaskan Siap Perkuat Golkar Menuju Pemilu 2029

Kosgoro 1957 Tegaskan Siap Perkuat Golkar Menuju Pemilu 2029

News | Minggu, 13 September 2026 | 19:36 WIB

FTL Universe 2026 Resmi Digelar, BRImo Bawa Kejutan Spesial

FTL Universe 2026 Resmi Digelar, BRImo Bawa Kejutan Spesial

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 19:32 WIB

Anak Mulai Pilih-Pilih Makanan? Dokter Ungkap Solusi Penuhi Nutrisi Balita

Anak Mulai Pilih-Pilih Makanan? Dokter Ungkap Solusi Penuhi Nutrisi Balita

Health | Minggu, 13 September 2026 | 19:28 WIB

CISDI Dorong Harga Minuman Manis Naik Minimal 20 Persen lewat Cukai

CISDI Dorong Harga Minuman Manis Naik Minimal 20 Persen lewat Cukai

News | Minggu, 13 September 2026 | 19:13 WIB

Tangerang 10K Meriah, Semarang Bersiap Jadi Etape Selanjutnya

Tangerang 10K Meriah, Semarang Bersiap Jadi Etape Selanjutnya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 19:03 WIB

4 Shio Diprediksi Paling Hoki setelah 14 September 2026, Hidup Makin Mudah

4 Shio Diprediksi Paling Hoki setelah 14 September 2026, Hidup Makin Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:55 WIB

Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026

Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:54 WIB

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:50 WIB

×