Bocah 11 Tahun Bunuh Diri Setelah Dilarang Bermain PUBG

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Rabu, 07 Oktober 2020 | 15:54 WIB
Bocah 11 Tahun Bunuh Diri Setelah Dilarang Bermain PUBG
PlayerUnknown's Battlegrounds atau PUBG. (PUBG Corporation)

Suara.com - Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun memutuskan bunuh diri setelah keluarganya mencela dan melarangnya untuk bermain game online PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) ecara berlebihan.

Menyadur Gulf News, Rabu (7/10/2020), bocah yang tak disebutkan namanya itu mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di rumah keluarnya di Provinsi Sharkia, Mesir utara.

Jaksa Penuntut Umum Mesir mulai menyelidiki kematian tragis anak tersebut. Investigasi awal menyatakan dia murni bunuh diri.

Ini adalah kematian kedua seorang anak dalam seminggu terkait dengan game PUBG di Mesir. Pada 29 September, seorang anak di Port Said, juga meninggal akibat bermain PUBG.

Pada kasus di Port Said, pemeriksaan medis mengungkapkan bahwa anak tersebut meninggal karena menderita tekanan darah yang naik tiba-tiba akibat obesitas.

Jaksa penuntut umum mengatakan bahwa orang tua anak tersebut mengungkapkan putranya sibuk bermain PUBG sebelum menemui ajalnya.

Kematian demi kematian akibat game online tersebut, lembaga keagamaan tertinggi Mesir, Al Azhar, bahkan sampai harus mengeluarkan fatwa bahaya game online terhadap anak pada 2018.

Mereka turut menerbitkan fatwa yang melarang anak-anak memainkan game PUBG.

Pada 2018, seorang siswa di gubernur Alexandria menikam gurunya hingga tewas, mengklaim bahwa PUBG telah mendorongnya untuk melakukan kejahatan.

Siswa, yang saat itu berusia 16 tahun, menunjukkan bahwa membunuh orang adalah salah satu tujuan utama permainan, dan bahwa dia membayangkan dia berada di dalam permainan.

Al Azhar menyarankan orang tua untuk memantau anak-anak mereka sepanjang waktu, dan memeriksa aplikasi seluler yang mereka gunakan.

Orang tua juga dihimbau untuk mengurangi waktu yang anak-anak mereka habiskan di depan layar, dan mendorong mereka untuk melakukan aktivitas lain seperti olahraga dan belajar.

PUBG adalah game online yang bisa dimainkan melalui platforme smartphone maupun komputer yang muncul pada 2017.

Idenya didasarkan pada pertempuran online dengan pemain dari berbagai belahan dunia.

Permainan telah menyebar luas di sejumlah negara Arab, terutama di kalangan remaja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zuxxy dan Luxxy BTR Jadi Perwakilan Indonesia di Esports Awards 2020

Zuxxy dan Luxxy BTR Jadi Perwakilan Indonesia di Esports Awards 2020

Tekno | Selasa, 06 Oktober 2020 | 16:00 WIB

Baru 24 Jam Menikah, Pengantin Baru Tewas Keracunan Gas

Baru 24 Jam Menikah, Pengantin Baru Tewas Keracunan Gas

News | Selasa, 06 Oktober 2020 | 12:34 WIB

Vanessa Angel Mau Bunuh Diri Tengah Malam Malu Terjerat Prostitusi Online

Vanessa Angel Mau Bunuh Diri Tengah Malam Malu Terjerat Prostitusi Online

Bali | Selasa, 06 Oktober 2020 | 07:32 WIB

Suami Ungkap Vanessa Angel Sempat Ingin Terjun dari Kamar Hotel

Suami Ungkap Vanessa Angel Sempat Ingin Terjun dari Kamar Hotel

Video | Selasa, 06 Oktober 2020 | 07:00 WIB

Arkeolog Buka Peti Mumi Berusia 2.500 Tahun

Arkeolog Buka Peti Mumi Berusia 2.500 Tahun

Tekno | Senin, 05 Oktober 2020 | 12:00 WIB

Terkini

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:27 WIB

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:23 WIB

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:17 WIB

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:15 WIB

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:11 WIB

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:59 WIB

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:54 WIB

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:50 WIB

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:00 WIB

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:53 WIB