Viral Video Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Dipukuli Polisi Pakai Rotan

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Rabu, 07 Oktober 2020 | 19:31 WIB
Viral Video Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Dipukuli Polisi Pakai Rotan
Pendemo dipukuli polisi (Twitter)

Suara.com - Beredar video aksi bentrok antara pendemo Omnibus Law Cipta Kerja dengan pihak kepolisian. Salah seorang pendemo yang diamankan oleh polisi dipukuli oleh polisi hingga diinjak-injak.

Aksi tersebut terjadi di Jalan Pejompongan Raya, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2020) sore.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, tampak sekelompok pemuda diduga merupakan pelajar STM melakukan aksi pelemparan batu terhadap pihak kepolisian.

Aparat kepolisian tampak siaga dengan membawa rotan panjang di tangannya.

Kemudian salah seorang pendemo berhasil ditangkap oleh polisi. Beberapa anggota kepolisian langsung mendatangi si pendemo yang berhasil ditangkap itu.

Pihak berwajib langsung memukulinya menggunakan rotan dan menginjak-injak si pendemo hingga terkapar di tepi jalan.

"Sudah sudah pak, jangan dipukuli. Mati anak orang pak. Wey mati itu!" teriak warga sekitar yang melihat aksi pemukulan terhadap pendemo itu.

Pendemo dipukuli polisi (Twitter)
Pendemo dipukuli polisi (Twitter)

Dalam video lainnya, tampak si pendemo yang berhasil ditangkap itu dijaga oleh seorang polisi.

Pendemo yang mengenakan kaos lengan panjang itu berusaha melarikan diri. Namun, aksinya berhasil dicegah polisi.

Polisi langsung menyeret pendemo itu ke tepi jalan dan memukulinya dengan menggunakan rotan.

Aksi polisi memukuli pendemo itu langsung diteriaki oleh warga sekitar. Warga dan pengendara yang melintas langsung berhenti dan memarahi polisi yang memukuli si pendemo.

"Wey jangan dipukul. Gila lo, jangan dipukul! Jangan dipukul!" teriak warga.

Pendemo dipukuli polisi (Twitter)
Pendemo dipukuli polisi (Twitter)

Aksi kekerasan yang dilakukan oleh polisi terhadap pendemo itu viral di media sosial.

Topik mengenai 'Polisi' menduduki posisi teratas dalam daftar trending topic Indonesia. Sedikitnya ada lebih dari 117 ribu cuitan menggunakan topik tersebut.

Banyak warganet membagikan video-video yang menunjukkan pihak kepolisian melakukan pemukulan terhadap pendemo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eko Patrio Ikut Sahkan UU Cipta Kerja, Netizen: Kok Jahat!

Eko Patrio Ikut Sahkan UU Cipta Kerja, Netizen: Kok Jahat!

Entertainment | Rabu, 07 Oktober 2020 | 19:04 WIB

Aksi Demo di Semarang, Polisi Halangi  Jurnalis Suara.com untuk Meliput

Aksi Demo di Semarang, Polisi Halangi Jurnalis Suara.com untuk Meliput

Jawa Tengah | Rabu, 07 Oktober 2020 | 19:04 WIB

Pendemo UU Cipta Kerja Hancurkan Gedung DPRD Lampung, Bakar Ban

Pendemo UU Cipta Kerja Hancurkan Gedung DPRD Lampung, Bakar Ban

Banten | Rabu, 07 Oktober 2020 | 18:55 WIB

Terkini

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 23:03 WIB

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:27 WIB

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:43 WIB

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:14 WIB

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:12 WIB

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:00 WIB

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:59 WIB

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:43 WIB