Viral Ibu-ibu Cegat Polisi, Aktivis Dandhy Laksono Beri Sindiran Menohok

Rifan Aditya , Hadi Mulyono

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 09:24 WIB
Viral Ibu-ibu Cegat Polisi, Aktivis Dandhy Laksono Beri Sindiran Menohok
Dandhy Laksono usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya. (Tangkapan layar Youtube/Iman D Nugroho)

Suara.com - Aktivis Dandhy Laksono ikut mengomentari video ibu-ibu yang sedang mencegat mobil polisi karena gara-gara mahasiswa yang ditangkap aparat.

Lewat akun Twitternya, Dandhy menyindir sikap arogan polisi di Ternate yang menurutnya tidak paham dengan jasa para mahasiswa.

"Yang polisi-polisi Ternate ini tidak tahu adalah, selama ini banyak mahasiswa jadi relawan perpustakaan jalanan dan ikut mengasuh anak-anak pedagang pasar saat orang tuanya berjualan," tulisnya di akun @Dandhy_Laksono, Jumat (09/10/2020).

Sindiran Dandhy untuk polisi itu pun langsung disambut beragam komentar dari warganet yang membanjiri ruang komentarnya.

"Pembangkangan sipil seperti seruan @zainalamochtar UGM dilaksanakan dengan berani oleh ibu-ibu pedagang pasar di Ambon. Real pembangkangan, untung yang di Jakarta dan kota lain belum melaksanakan," tulis pemilik akun @perangu***

Dandhy Laksono beri sindiran menohok untuk polisi. (Twitter/@Dandhy_Laksono)
Dandhy Laksono beri sindiran menohok untuk polisi. (Twitter/@Dandhy_Laksono)

"Ternate dari dahulu kala adalah tempatnya manusia-manusia heroik. Pejuang-pejuang yang hatinya penuh keberanian. (Brave Heart). Aku rindu Ternate," timpal akun @Gusnad****

"Respect buat ibu-ibu. Apapun mereka lakukan demi anak. Sayang, mungkin pak pol belum merasakan rasanya kehilangan," ungkap akun @Joeyta***

Sebelumnya, video aksi ibu-ibu yang menghadang mobil polisi viral di media sosial khususnya Twitter setelah diunggah oleh pemilik akun @adlunfiqri.

"Ibu-ibu pedagang pasar di Ternate mengamuk menuntut polisi membebaskan mahasiswa yang ditangkap karena aksi omnibus law (8/10/20)" tulisnya memberi keterangan.

baca juga

Dalam video tersebut, mobil polisi yang membawa mahasiswa peserta aksi dihadang oleh segerombolan ibu-ibu dengan penuh amarah.

Sambil berteriak kencang, ibu-ibu tersebut mendesak polisi agar segera membebaskan mahasiswa yang ditangkap.

Sementara polisi akhirnya tidak bisa berbuat apa-apa lantaran mobil yang digunakan untuk membekuk mahasiswa disandera oleh ibu-ibu.

Tidak hanya itu, ibu-ibu tersebut bahkan memblokade jalan dengan benda-benda di sekitarnya seperti gerobak, kayu dan palang besi.

Video ibu-ibu pedagang pasar di Ternate cegat polisi dapat disaksikan selengkapnya di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polda Metro: 23 Polisi Terluka Dalam Bentrok dengan Massa Aksi UU Ciptaker

Polda Metro: 23 Polisi Terluka Dalam Bentrok dengan Massa Aksi UU Ciptaker

Jakarta | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 21:39 WIB

Viral Lelaki Hampiri Polisi saat Aksi: Saya Kecil Tapi Tahu NKRI Harga Mati

Viral Lelaki Hampiri Polisi saat Aksi: Saya Kecil Tapi Tahu NKRI Harga Mati

News | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 20:24 WIB

Tak Takut Demo dan Virus Corona, Pendemo Ini Malah Panik Gegara Tupperware

Tak Takut Demo dan Virus Corona, Pendemo Ini Malah Panik Gegara Tupperware

Batam | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 17:22 WIB

Terkini

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:32 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:25 WIB

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:40 WIB

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:53 WIB

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

×