Viral Anggota DPRD Tak Hafal Pancasila, Disoraki Pendemo UU Cipta Kerja

Rifan Aditya | Hernawan | Suara.com

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 19:13 WIB
Viral Anggota DPRD Tak Hafal Pancasila, Disoraki Pendemo UU Cipta Kerja
Viral Anggota DPRD Tak Hafal Pancasila, Diteriaki Para Pendemo (Instagram/@memoeffriantto).

Suara.com - Seorang pria yang merupakan anggota DPRD Paser, Kalimantan Timur mendadak viral di media sosial. Pasalnya, dihadapan para pendemo UU Cipta Kerja, ia salah melafalkan sila keempat Pancasila.

Akun Instagram @memoeffriantto pada Jumat (9/9/2020) mengunggah video rekaman pria yang tak hafal pancasila tersebut.

Anggota DPRD Paser ini kala itu berdiri sejajar bersama dengan empat rekan lainnya. Di sekelilingnya, terdapat massa unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja.

Dengan memegang mikrofon di tangannya, pria itu membacakan satu per satu sila dalam Pancasila dan diikuti secara serentak oleh para pendemo.

Sila pertama sampai ketiga berjalan lancar. Namun tak disangka, ia salah melafalkan sila keempat Pancasila. Anggota DPRD Paser tersebut hanya benar sampai pada kalimat "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat".

Viral Anggota DPRD Tak Hafal Pancasila, Diteriaki Para Pendemo (Instagram/@memoeffriantto).
Viral Anggota DPRD Tak Hafal Pancasila, Diteriaki Para Pendemo (Instagram/@memoeffriantto).

Pria yang diduga adalah sosok Ketua DPRD Paser ini kemudian tersenyum malu dan bertanya kepada rekan berkemeja biru di sampingnya.

Kesalahan yang dilakukannya sontak membuat riuh para pendemo yang memadati halaman gedung DPRD Paser. Mereka menyoraki pria yang salah saat melafalkan Pancasila tersebut.

Bahkan, ada satu dari mereka yang tiba-tiba bersujud. Setelah bangun, ia berteriak pemimpin negara kok sampai tidak hafal pancasila.

"Ya Allah pemimpin negara tidak hafal pancasila Ya Allah," ujarnya.

Menurut penuturan salah seorang warganet, kejadian itu terjadi di Kantor DPRD Paser, Jalan Gajah Mada Tana No.36, Tanah Grogot, Paser, Kabupaten Paser.

Video unggahan @memoefriantto tersebut mendadak viral. Hingga artikel ini diturunkan, videonya telah ditayangkan sebanyak 19.247 kali dan dibanjiri oleh berbagai komentar dari warganet.

Beberapa dari mereka menyinggung sosok Tante Lala yang sebelumnya viral lantaran mengajari anak kecil menghafal Pancasila. Adapun pria yang salah melafalkan Pancasila tersebut diduga adalah Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi.

"Suruh belajar Pancasila sama Tante Lala saja ini," kata @Dewi*********.

"Kayanya si Bapak harus belajar Pancasila sama Tante Lala," balas @rahmi*********.

"Memang kalau sila keempat jangan dijeda. Kalau dijeda terus melamun sudah salah," timpal @maul******.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Tetapkan 87 Demonstran Tolak Omnibus Law di Jakarta Jadi Tersangka

Polisi Tetapkan 87 Demonstran Tolak Omnibus Law di Jakarta Jadi Tersangka

Jakarta | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 16:16 WIB

Kericuhan Demo UU Ciptaker: 5.918 Diamankan, 240 Proses Pidana, 87 Ditahan

Kericuhan Demo UU Ciptaker: 5.918 Diamankan, 240 Proses Pidana, 87 Ditahan

News | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 16:02 WIB

Aksi Tolak UU Cipta Kerja Ricuh, 149 Pendemo di Magelang Ditangkap Polisi

Aksi Tolak UU Cipta Kerja Ricuh, 149 Pendemo di Magelang Ditangkap Polisi

Jawa Tengah | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 15:48 WIB

Terkini

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB