Habitat Tergusur, Tawuran Antar Geng Monyet Tewaskan Tujuh Manusia

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Senin, 12 Oktober 2020 | 17:44 WIB
Habitat Tergusur, Tawuran Antar Geng Monyet Tewaskan Tujuh Manusia
Ilustrasi monyet. (Pixabay/seth0s)

Suara.com - Dua geng monyet yang saling baku hantam di India sepanjang tiga bulan terakhir, menewaskan setidaknya tujuh orang.

Menyadur Vice, Senin (12/10/2020), tawuran antar geng monyet ini terjadi di kota Agra dan Shajahanpur, negara bagian Uttar Pradesh.

Konflik monyet paling anyar terjadi pada 6 Oktober lalu, di mana seorang pedagang emas, Laxman Tulsiani, dan juru kunci, Veera, meninggal dunia usai tertimpa tembok.

Perkelahian primata di kota Agra itu mengakibatkan dinding sebuah bangunan runtuh dan melukai dua pria malang itu.

Sebelumnya pada Juli, sebuah keluarga yang terdiri dari lima orang tewas sebagai buntut insiden baku hantam antara dua geng monyet.

Ilustrasi monyet - (Pixabay/da-holledauer)
Ilustrasi monyet - (Pixabay/da-holledauer)

Serupa, keluarga ini meninggal dunia setelah tertimpa tembok rumah yang runtuh akibat diguncang monyet. Insiden ini terjadi saat kelima orang asal Shahjahanpur itu tengah tertidur.

Ahli primata asal India, Iqbal Malik, mengatakan warga hidup berdampingan dengan monyet tanpa konflik hingga akhir 80-an.

Sejak saat itu, konflik monyet dan manusia mulai bermunculan. Malik menilai, berkurangnya lahan sebagai akar permasalahan menahun ini.

"Kurangnya kontrol populasi manusia dan monyet, menipisnya kawasan hutan yang bisa menjadi habitat monyet, dan beralih ke pertanian monokultur telah menyebabkan meningkatnya persaingan dan agresi di antara monyet," ujar Malik.

Agresi ini, sambung Malik, kemudian berlanjur ke manusia, terurama dalam kasus ketika yanah yang dihuni monyet dirampas oleh pihak berwenang.

Sepanjang 2002 hingga 2018, negara di Asia Selatan ini telah kehilangan 310.624 hektar hutan akibat deforestasi dan industrialisasi.

Pusat penelitian primata yang dikelola pemerintah mengatakan, lebih dari 1.000 kasus gigitan monyet dilaporkan setiap hari di kota-kota India.

Sejak 2015, setidaknya adanya 13 kematian yang disebabkan oleh serangan monyet yang memiliki populasi lebih dari 50 juta di negara tersebut.

Bergantung pada skala dan sifat kerusakan, pemerintah telah melakukan sejumlah upaya untuk meredam permasalahan ini dengan merelokasi monyet ke suaka margasatwa atau ke hutan negara bagian lain.

Kepercayaan mempengaruhi cara masyarakat memperlakukan monyet. Sejumlah pihak masih menghormati primata ini karena ia lekat dengan dewa Hanuman (Bajrangbali), yang populer dalam mitologi Hindu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Masuk Rumah Warga untuk Cari Makanan, Monyet di Afrika Selatan Dibui

Sering Masuk Rumah Warga untuk Cari Makanan, Monyet di Afrika Selatan Dibui

News | Kamis, 01 Oktober 2020 | 17:49 WIB

Ngeri, Pemukiman Warga di Tasik Diserang Gerombolan Monyet

Ngeri, Pemukiman Warga di Tasik Diserang Gerombolan Monyet

Jabar | Selasa, 29 September 2020 | 12:20 WIB

Pria Ini Temukan Selfie Monyet di Ponselnya yang Hilang, Begini Fotonya

Pria Ini Temukan Selfie Monyet di Ponselnya yang Hilang, Begini Fotonya

News | Rabu, 16 September 2020 | 12:41 WIB

Terkini

Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari

Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:16 WIB

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB

Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran

Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:26 WIB

Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai

Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:21 WIB

Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian

Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:17 WIB

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:00 WIB

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:21 WIB