Ayah Tega Bunuh Bayinya, Bungkus dan Lumuri Mayat Pakai Garam

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 13 Oktober 2020 | 16:58 WIB
Ayah Tega Bunuh Bayinya, Bungkus dan Lumuri Mayat Pakai Garam
Ilustrasi mayat bayi.[Ist]

Suara.com - Seorang bayi laki-laki berusia delapan bulan ditemukan tewas dengan kondisi tubuh berlumuran garam, diduga dibunuh oleh ayah kandunnya yang alami gangguan jiwa.

Menyadur My Metro, Selasa (13/10/2020) seorang bayi bernama Wan Mohamad Afiq Wan Roslan ditemukan meninggal dunia dan diyakini dibunuh oleh ayah korban yang mengidap gangguan jiwa.

Kapolsek Bachok, Wakil Inspektur Samsulmuddin Sulaiman mengatakan, pihaknya mengetahui kejadian tersebut setelah sepupu tersangka berusia 50-an datang untuk melaporkan kematian bayi tersebut pada pukul 11.30 pagi waktu setempat.

Wakil Inspektur mengatakan, pelapor mengungkapkan bahwa dirinya dihubungi oleh tersangka untuk melihat kondisi bayinya dan setibanya di rumahnya di Kampung Sungai Dua, Bachok, pelapor menemukan bahwa anak tersangka telah meninggal dengan kondisi yang mencurigakan.

"Setelah mendapat laporan, polisi menggerebek rumah tersangka yang dikunci dari dalam dan terpaksa mendobrak rumah tersebut."

"Begitu kami berhasil masuk ke dalam rumah, kami menangkap seorang pria yang diduga sebagai tersangka dan membawa seorang wanita yang diyakini sebagai ibu korban yang berusia 32 tahun dalam keadaan trauma dan menangis. Hasil pemeriksaan menemukan satu karung berisi bayi yang disembunyikan di bawah meja di dapur," jelas Wakil Inspektur Samsulmuddin Selaiman.

Samsulmuddin mengatakan, dari hasil pemeriksaan pada bayi ditemukan beberapa luka memar di sekujur tubuh termasuk di bagian leher kiri dan kanan.

Ia mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah luka tersebut adalah dari disulut rokok atau akibat dicekik dan meyakini korban meninggal kurang dari 24 jam.

"Pemeriksaan pendahuluan oleh tim forensik tidak menemukan adanya bekas luka berdarah pada bayi tersebut dan ditemukan bahwa tubuh bayi juga diolesi garam kasar di sekujur tubuh," ujarnya.

baca juga

Dia mengatakan kematian bayi itu diyakini karena benda tumpul dan tidak ditemukan senjata tajam di tempat kejadian.

Pemeriksaan awal kepada tersangka ditemukan bahwa ia mengalami gangguan jiwa selama dua pekan terakhir, menurut Wakil Insperktur.

Pemeriksaan pendahuluan juga menemukan adanya luka memar dan cakaran di kedua tangan kanan dan kiri sang ibu dan sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas Bachok.

"Jenazah bayi dibawa ke Rumah Sakit Raja Perempuan Zainab II (HRPZII) Kota Bharu, untuk diotopsi dan kasusnya sedang diselidiki sesuai pasal 302 KUHP," ujar Samsulmuddin Selaiman.

Sementara itu, Masitah Mohd Ragimi (46), kerabat keluarga korban, mengaku kaget saat menerima kabar meninggalnya keponakannya yang juga anak tunggal pasangan tersebut.

Masitah mengatakan terakhir kali ia mengunjungi pasangan tersebut ketika tersangka sedang sakit demam akibat bisul pada Rabu malam.

"Setahu saya, tersangka hidup sejahtera (hidup sejahtera) bersama istri dan anaknya, kami tidak pernah mendengar ada masalah, korban juga anak pertama dari pernikahan tersangka dengan keponakan saya," ujar Masitah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jatuh dari Sepeda dan Tertabrak Truk, Bocah 12 Tahun Tewas Seketika

Jatuh dari Sepeda dan Tertabrak Truk, Bocah 12 Tahun Tewas Seketika

News | Minggu, 11 Oktober 2020 | 15:52 WIB

Jamaah Positif Covid-19, Masjid Bandara Sultan Abdul Aziz Ditutup Sementara

Jamaah Positif Covid-19, Masjid Bandara Sultan Abdul Aziz Ditutup Sementara

Batam | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 14:59 WIB

Gelombang Ketiga Covid-19 Ancam Kedah dan Sabah di Malaysia

Gelombang Ketiga Covid-19 Ancam Kedah dan Sabah di Malaysia

Health | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 19:42 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×