Vaksin Covid-19, PKS: Pemerintah Jangan Berbisnis dengan Rakyat

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 16:35 WIB
Vaksin Covid-19, PKS: Pemerintah Jangan Berbisnis dengan Rakyat
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Douglas Magno/AFP]

Suara.com - Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani Heryawan mengingatkan agar pemerintah jujur kepada rakyat dalam pengadaan dan pelaksanaan vaksin covid-19. 

Hal ini dikatakan Netty dalam diskusi polemik "Yakin dengan vaksin", Sabtu (17/10/2020).

Saya mengingatkan pemerintah bahwa ketika kita bicara tentang vaksin baik pengadaan maupun pelaksanaannya mohon jujur kepada rakyat," ujar Netty.

Kata Netty, ketika berbicara vaksin dari mulai pembiayaan riset, pengembangan hingga pengadaan vaksin membutuhkan anggaran yang besar. Karena itu ia mewanti wanti pemerintah tidak berbisnis dengan rakyat.

"Jadi jangan sekali-sekali berbisnis dengan rakyat, karena yang sakit tidak dapat menunggu, yang kemudian terkena dampak juga tidak dapat diabaikan," ucap dia.

Politikus PKS itu menyebut sebelumnya saat rapat dengar pendapat (RDP) di DPR dengan pemangku kepentingan terkait, ia juga telah mengingatkan ketika itu agar tidak ada penumpang gelap yang mengambil keuntungan dalam "Proyek Vaksin".

Pasalnya kata Netty, masyarakat tidak mengetahui jelas vaksin apa yang cocok untuk Indonesia.

"Jangan sampai ada penumpang gelap yang ingin mengambil keuntungan dari "proyek vaksin" ini kita nggak tahu kan. Masyarakat juga nggak tahu karena yang paling pas itu untuk masyarakat Indonesia untuk orang Indonesia, pokoknya yang terpenting adalah katanya teknologinya familiar, kemudian cocok dengan Indonesia dan diakui oleh WHO. Tapi kan itu di atas kertas kita nggak tahu yang sebenarnya," kata dia.

Netty menuturkan, hal yang harus dipikirkan pemerintah terkait vaksin yakni siapa saja nanti yang harus divaksinasi.

baca juga

"Yang perlu juga dipikirkan oleh pemerintah selain kejujuran tentang pembiayaan, kemudian pengadaannya nanti berikutnya adalah siapa yang harus divaksin. Semua orang pasti ingin selamat ya dari pandemi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Vaksin Covid-19, Wapres: Umat Islam Persiapkan 5 Hal Sebelum Datang 5

Soal Vaksin Covid-19, Wapres: Umat Islam Persiapkan 5 Hal Sebelum Datang 5

Sulsel | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 15:37 WIB

Halal atau Haram Vaksin Covid-19, Wapres Ma'ruf Amin: Ikuti Fatwa MUI

Halal atau Haram Vaksin Covid-19, Wapres Ma'ruf Amin: Ikuti Fatwa MUI

Sulsel | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 15:22 WIB

Koordinasi dengan WHO, Pemerintah RI Pastikan Kebutuhan Vaksin Tercukupi

Koordinasi dengan WHO, Pemerintah RI Pastikan Kebutuhan Vaksin Tercukupi

Health | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 13:21 WIB

Wapres Ma'ruf Amin: Vaksin Ikhtiar untuk Mencegah Penyakit

Wapres Ma'ruf Amin: Vaksin Ikhtiar untuk Mencegah Penyakit

Health | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 10:47 WIB

Filipina Prioritaskan Vaksin untuk Orang Miskin dan Pengaman Negara

Filipina Prioritaskan Vaksin untuk Orang Miskin dan Pengaman Negara

Health | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 10:09 WIB

Orang Muda Sehat Mungkin Perlu Menunggu Vaksin Covid-19 hingga 2022

Orang Muda Sehat Mungkin Perlu Menunggu Vaksin Covid-19 hingga 2022

Health | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 09:30 WIB

Vaksin Covid-19 Telat, Indonesia Bisa Merugi Rp 657 Triliun

Vaksin Covid-19 Telat, Indonesia Bisa Merugi Rp 657 Triliun

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 08:05 WIB

Terkini

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:31 WIB

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

×