Orang Muda Sehat Mungkin Perlu Menunggu Vaksin Covid-19 hingga 2022

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 09:30 WIB
Orang Muda Sehat Mungkin Perlu Menunggu Vaksin Covid-19 hingga 2022
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Obat maupun vaksin Covid-19 masih dalam tahap pengujian dan belum resmi diluncurkan, namun diprediksi orang muda yang sehat mungkin harus menunggu vaksin hingga 2022.

Sebab, pejabat pemerintahan harus memprioritaskan mereka yang berisiko tinggi terlebih dahulu.

Dilansir dari Fox News, Dr Soumya Swaminathan, kepala ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengatakan vaksin Covid-19 diharapkan akan selesai pada tahun 2021, namun jumlahnya akan dibatasi.

Dia mengatakan ada sekitar 11 vaksin di seluruh dunia dalam pengujian tahap akhir, dan 200 kandidat lainnya sedang dikembangkan. 

"Orang cenderung berpikir, 'Ah, pada 1 Januari atau 1 April saya akan mendapatkan vaksin dan kemudian semuanya akan kembali normal,'' kata Swaminathan. 

Ia memperingatkan bahwa skenarionya tidak akan berhasil seperti itu, sebab belum pernah ada yang memproduksi vaksin dalam volume yang dibutuhkan seperti saat ini.

Dia mengatakan WHO memiliki kelompok yang disebut kelompok penasihat strategis ahli imunisasi (SAGE), yang baru-baru ini merilis sebuah dokumen untuk memandu negara-negara dalam menentukan prioritas vaksin. 

"Saya pikir kebanyakan orang setuju bahwa orang-orang yang paling berisiko terhadap penularan, tertular penyakit, dan sakit karenanya adalah petugas kesehatan, pekerja garis depan, dan kemudian orang tua dan yang rentan," katanya.

Negara-negara harus mulai menyiapkan rencana distribusi dan menentukan bagaimana vaksin akan dikirimkan melalui sistem kesehatan, lanjutnya.

"Anak muda yang sehat mungkin harus menunggu hingga tahun 2022 untuk mendapatkan vaksin, namun pada saat itu mudah-mudahan kita dapat membendung dampak akut, mengurangi kematian, melindungi mereka yang berada pada risiko tertinggi. Mulai memecahkan masalah akut dan kemudian kita mulai dengan melindungi sebagian besar populasi," jelasnya lagi.

Maria Van Kerkhove, pimpinan teknis Covid-19 WHO, menekankan pentingnya memvaksinasi mereka yang berisiko tertinggi di semua negara terlebih dahulu, ketimbang memvaksinasi semua orang di satu negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres Ma'ruf Sebut MUI Dilibatkan Dalam Proses Pengadaan Vaksin Covid-19

Wapres Ma'ruf Sebut MUI Dilibatkan Dalam Proses Pengadaan Vaksin Covid-19

News | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 02:05 WIB

Vaksin Covid-19 Telat, Indonesia Bisa Merugi Rp 657 Triliun

Vaksin Covid-19 Telat, Indonesia Bisa Merugi Rp 657 Triliun

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 08:05 WIB

Survei: 70,7 Persen Yakin Vaksin Merah Putih Dapat Akhiri Pandemi Covid-19

Survei: 70,7 Persen Yakin Vaksin Merah Putih Dapat Akhiri Pandemi Covid-19

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 18:54 WIB

Terkini

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB