Pertama Kali dalam 70 Tahun, AS akan Hukum Mati Wanita Pencabut Janin

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 16:37 WIB
Pertama Kali dalam 70 Tahun, AS akan Hukum Mati Wanita Pencabut Janin
Narapidana hukuman mati, Lisa Montgomery. [AFP]

Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat untuk pertama kalinya dalam 70 tahun terakhir bakal kembali mengeksekusi mati terhadap seorang narapidana wanita.

Menyadur Channel News Asia (CNA), Sabtu (17/10/2020), eksekusi mati akan dilakukan terhadap wanita bernama Lisa Montgomery, sebagaimana dikatakan Departemen Kehakiman AS.

Lisa Montgomery dijadwalkan bakal disuntik mati pada 8 Desember di Kompleks Pemasyarakatan Federal di Terre Haute, Indiana.

Dia akan menjadi narapidana federal kesembilan yang dihukum mati sejak Departemen Kehakiman melanjutkan eksekusi pada Juli setelah hampir 20 tahun absen.

Montgomery dihukum karena membunuh Bobbie Jo Stinnett yang berusia 23 tahun di kota Skidmore di Missouri barat laut pada bulan Desember 2004.

Montgomery berkendara dari rumahnya di Kansas ke rumah Stinnett di Skidmore dengan kedok mengadopsi anak anjing terrier tikus, kata jaksa penuntut.

Ketika dia tiba di rumah, Montgomery menggunakan tali untuk mencekik Stinnett, yang sedang hamil delapan bulan.

Lebih sadirs, Montgomery kemudian mencabut janin di dalam rahim korban dengan menggunakan ppisau dapur.

Jaksa penuntut mengatakan Montgomery mengeluarkan bayi itu dari tubuh Stinnett, membawa anak itu bersamanya, dan berusaha menyamar sebagai ibunya.

Pengacara Montgomery berpendapat bahwa dia menderita delusi ketika membunuh Stinnett, tetapi juri menolak pembelaannya.

Pada tahun 2007, Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Barat Missouri menghukum mati Montgomery setelah dinyatakan bersalah atas penculikan federal yang mengakibatkan kematian.

Pengacaranya, Kelley Henry, mengatakan bahwa Montgomery layak untuk hidup karena dia sakit jiwa dan mengalami pelecehan masa kecil.

"Lisa Montgomery telah lama menerima tanggung jawab penuh atas kejahatannya, dan dia tidak akan pernah meninggalkan penjara," kata Henry dalam sebuah pernyataan.

"Tapi penyakit mentalnya yang parah dan dampak yang menghancurkan dari trauma masa kecilnya membuat mengeksekusinya menjadi ketidakadilan yang mendalam."

Sebelum Montgomery, wanita terakhir yang dieksekusi oleh pemerintah AS adalah Bonnie Heady, yang dihukum mati di kamar gas di Missouri pada tahun 1953, menurut Pusat Informasi Penalti Kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rangga Dibunuh Usai Bela Ibunya, UAS: Syahid, Bebas Azab Kubur dan Hisab

Rangga Dibunuh Usai Bela Ibunya, UAS: Syahid, Bebas Azab Kubur dan Hisab

News | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 13:41 WIB

Presiden Marcron Bela Guru yang Tampilkan Kartun Nabi Muhammad ke Murid

Presiden Marcron Bela Guru yang Tampilkan Kartun Nabi Muhammad ke Murid

News | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 10:34 WIB

Pecahkan Rekor, Perjalanan Astronot ke Stasiun Luar Angkasa Hanya 3 Jam

Pecahkan Rekor, Perjalanan Astronot ke Stasiun Luar Angkasa Hanya 3 Jam

Jatim | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 08:05 WIB

Mirip Jarak Jakarta-Cirebon, Astronot Pecahkan Rekor ke ISS Hanya 3 Jam

Mirip Jarak Jakarta-Cirebon, Astronot Pecahkan Rekor ke ISS Hanya 3 Jam

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 07:50 WIB

Robot Berbentuk Anjing Jadi Tenaga Kerja di Perusahaan Mobil Ford Amerika

Robot Berbentuk Anjing Jadi Tenaga Kerja di Perusahaan Mobil Ford Amerika

Video | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

News | Senin, 13 April 2026 | 21:06 WIB

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

News | Senin, 13 April 2026 | 20:39 WIB